Putri Inspirasi Woobiz 2020, Filter Bakat Muda Kembangkan Potensi Daerah

Putri Inspirasi Woobiz 2020, Filter Bakat Muda Kembangkan Potensi Daerah
TEKNOLOGI | 23 September 2020 07:51 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Sebagai platform yang hadir untuk meningkatkan perekonomian bangsa dan mengedukasi agar setiap individu bisa mandiri secara finansial dengan cara berjualan, Woobiz turut serta berkolaborasi dengan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama) mengadakan Putri Inspirasi Woobiz 2020.

Ajang ini melibatkan tiga juta anggota IPPNU yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Tak pelak dari jumlah anggota yang ada di penjuru nusantara, Woobiz mencari bakat-bakat muda yang mampu menjadi pionir untuk bisa mengajak komunitas di sekitarnya agar bisa mandiri secara finansial dengan cara berjualan.

Berdasarkan data yang masuk, lebih dari 500 pendaftar dan 350 data terverifikasi serta memenuhi syarat untuk masuk ke tahap seleksi. Dalam tempo waktu satu bulan berjalan, tersaring 100 besar peserta yang kemudian diseleksi lagi untuk masuk 35 besar. Dari jumlah yang ada terpilih 10 finalis yang merupakan perwakilan dari pimpinan anak cabang IPPNU yang sudah memiliki latar belakang leadership untuk bisa menjadi kandidat berkompetensi Putri Inspirasi Woobiz 2020.

Proses seleksi Putri Inspirasi Woobiz dilakukan secara bertahap. Salah satu proses yang dilakukan yakni karantina online. Selama karantina, peserta mendapatkan pembekalan berupa peningkatan keterampilan bicara di depan publik (public speaking), entrepreneuship, social media and personal branding, serta women empowerment.

Beberapa juri yang turut terlibat dalam Putri Inspirasi 2020 yakni, Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya, Influencer Aninda Syah Arwan, Ketua IPPNU Nurul Hidayatul Ummah, Public Figure Veve Zulfikar Basyaiban, serta perwakilan dari Woobiz, Putri Noor Shaqina.

Baca Selanjutnya: Putri Inspirasi Berikan Solusi...

Halaman

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami