Qualcomm Diizinkan Untuk Jual Prosesor ke Huawei

Qualcomm Diizinkan Untuk Jual Prosesor ke Huawei
Ilustrasi Prosesor 5G Qualcomm. ©2019 Qualcomm via Engadget
TEKNOLOGI | 25 November 2020 11:07 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Vendor chip terkemuka asal Amerika Serikat Qualcomm, diperbolehkan oleh pemerintah AS untuk menyuplai chipset 4G kepada Huawei.

Izin diberikan sebagai pengecualian dari larangan administrasi yang diterapkan pemerintah Trump agar perusahaan AS tak berbisnis dengan perusahaan Tiongkok.

Mengutip laman Reuters via Tekno Liputan6.com, Qualcomm tidak merinci produk mana saja yang diizinkan untuk dijual ke Huawei.

"Kami mendapatkan lisensi untuk sejumlah produk yang mencakup beberapa produk 4G," kata juru bicara Qualcomm.

Sekadar informasi, Qualcomm dan perusahaan semikonduktor AS lainnya dipaksa untuk berhenti menjual produk mereka ke Huawei pada September tahun lalu, setelah pembatasan perdagangan AS diberlakukan.

Juru bicara Qualcomm menolak berkomentar mengenai produk spesifik apa yang diizinkan untuk dijual ke Huawei. Namun produk-produk tersebut terkait dengan perangkat mobile.

Pelanggan Qualcomm

Disebutkan, Qualcomm memiliki aplikasi lisensi lain yang masih menunggu keputusan pemerintah AS.

Huawei sendiri merupakan salah satu pelanggan chip Qualcomm, mengingat perusahaan yang bermarkas di San Diego ini merupakan pemasok chip smartphone terbesar di dunia.

Huawei menggunakan chip yang dirancang sendiri (Kirin) pada smartphone flagship-nya. Namun, tetap memakai chip Qualcomm untuk sebagian smartphone dengan harga yang lebih rendah.

Sayangnya, gara-gara perang datang dengan AS, kesempatan Huawei untuk merancang chip-nya sendiri digagalkan oleh AS.

Pasalnya, AS memblokir akses ke perangkat lunak desain chip serta alat fabrikasi, hal yang paling krusial dalam pembuatan chipset.

Baca Selanjutnya: Minim Dampak...

Halaman

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami