RAM 12GB di Smartphone Apakah Berguna?

TEKNOLOGI | 8 April 2019 16:15 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Tahun lalu beberapa smartphone memberi terobosan berupa RAM dengan kapasitas 10GB. Beberapa di antaranya adalah Xiaomi Mi Mix 3 dan juga OnePlus 6T McLaren Edition.

Namun 2019 dimulai dengan peningkatan di aspek serupa, yakni RAM kapasitas masif 12GB.

Smartphone yang pertama menceburkan diri di arus ini adalah Lenovo Z5 Pro, disusul dengan deretan smartphone lain seperti Black Shark 2 edisi 12GB, Vivo iQOO yang masih akan rilis, serta yang kini sedang hangat-hangatnya yakni Samsung S10+ versi RAM 12GB dan storage 1TB.

Namun apakah RAM 12GB di sebuah smartphone adalah hal yang berguna, atau justru mubazir?

Berdasarkan laporan dari Android Authority, soal manajemen RAM di smartphone adalah hal yang kompleks. Namun satu hal yang pasti, Android sendiri telah memiliki metode adaptasi ketika kapasitas RAM mepet.

Ketika kita membuka sebuah aplikasi baru dan RAM tidak cukup, Android akan secara langsung mematikan aplikasi lawas yang terbuka. Hal ini dilakukan untuk membebaskan memori sehingga aplikasi baru bisa terbuka.

Ketika berbicara aplikasi yang paling berat, tentu kita akan menyebut soal game. Game sendiri memiliki beberapa kategori, yakni game ringan, sedang, dan berat.

Game yang ringan seperti 2048, hanya menghabiskan 100MB RAM. Game sedang semacam Rise Up, membutuhkan kira-kira 250MB. Sementara game berat seperti Fortnite, PUBG, atau bahkan Need For Speed: No Limits, membutuhkan sekitar 800MB hingga 1GB.

Dengan mengabaikan kualitas GPU, prosesor, ketajaman layar, dan spesifikasi secara umum lainnya, sebenarnya game berat pun bisa Anda mainkan di smartphone dengan RAM 3GB. Jika Anda tidak nge-game dan hanya menggunakan aplikasi sehari-hari, tentu RAM sedemikian sudah cukup dan tak perlu menggunakan bahkan RAM 8GB.

Namun permasalahan soal RAM adalah seberapa banyak aplikasi yang bisa Anda buka tanpa harus 'membunuh' aplikasi yang telah terbuka terlebih dahulu.

Berdasarkan riset yang dilakukan Android Authority, RAM 4GB sudah cukup berguna dan tak akan memberi Anda masalah. RAM 6GB atau 8GB tetap akan sangat berguna ketika digunakan untuk penggunaan berat, seperti orang-orang yang menggunakan smartphone secara penuh untuk pekerjaan dan hiburan. Selebihnya? Mubazir.

Ambil contoh Samsung S10+ dengan RAM 12GB. RAM sebesar ini bisa membuka 20 aplikasi dengan 5 buah aplikasi dengan grafis berat seperti game dan sisanya adalah aplikasi yang mungkin bisa mengisi memor seperti Chrome dan Google Photos.

Mungkin hal tersebut terlihat positif, namun tentu kita tidak memainkan 5 game sekaligus, dan membuka dertan aplikasi seperti browser dan aplikasi fotografi secara bersamaan. Dengan mematikan beberapa aplikasi yang tak terpakai pun tidak susah dan tak memubazirkan kapasitas RAM.

Menurut Anda?

Baca juga:
Erajaya Sebut Kinerja Keuangan Memuaskan di Tahun 2018
Oppo Reno Akan Berfokus Lebih di Kamera
Apple Kembangkan Sendiri Modem Untuk iPhone 5G
Xiaomi Klaim Telah Jual 4 Juta Unit Redmi Note 7
Nokia X71 Resmi Diperkenalkan, Smartphone Dengan Layar dan Kamera Tajam
Samsung Perkenalkan Galaxy A10 dan A20, Ini Harganya!
Sony Akan Tutup Divisi Smartphone Sebab Rugi Hingga Rp 12,9 Triliun

(mdk/idc)