Realme sebut Terus Pantau Penjualan dan Produksi di Saat Wabah Corona

Realme sebut Terus Pantau Penjualan dan Produksi di Saat Wabah Corona
TEKNOLOGI | 26 Maret 2020 12:19 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Realme menyatakan bahwa pandemic virus corona belum benar-benar terdampak di Indonesia. Hal itu berlaku untuk penjualan maupun produksi, meskipun Marketing Director Realme Indonesia Palson Yi mengatakan ada sedikit penurunan.

"Kami masih memantau terus penjualan harian, memang ada penurunan tapi memang masih dalam batas wajar," tuturnya usai peluncuran Realme 6 di Indonesia.

Palson juga menuturkan pihaknya tengah menyiapkan strategi untuk tetap mendorong penjualan. Salah satunya, menurut Palson, Realme akan bekerja sama dengan partner e-commerce untuk memastikan seperti apa strategi yang akan dibutuhkan untuk penjualan online, mengingat penjualan online diprediksi masih akan bertumbuh.

"Kami juga akan memberikan berbagai penawaran yang bisa menarik pembeli di masing-masing e-commerce," tuturnya lebih lanjut. Sementara untuk penjualan offline, Palson mengatakan Realme sudah mengedukasi para sales untuk menjual barang dengan standar kesehatan yang ditetapkan.

Oleh sebab itu, Palson mengatakan penjualan Realme saat ini masih sesuai tidak banyak berubah. Dia juga mengatakan pihaknya sudah sepenuhnya mempersiapkan penjualan Realme 6 dan Realme 6 Pro yang akan hadir secara offline mulai 4 April 2020.

1 dari 1 halaman

Produksi Tetap Berjalan

Sementara untuk masalah produksi, dia mengatakan proses masih berjalan seperti biasa. Namun di tengah penyebaran virus corona, proses produksi dipantau cukup ketat dalam hal kesehatan para karyawan.

"Jadi, para karyawan akan dicek suhu tubuhnya, lalu dibekali pula dengan hand sanitizer," ujarnya lebih lanjut.

Kendati masih berjalan normal, Realme masih akan memantau kondisi ini apabila memang diperlukan penyesuaian.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustinus Mario Damar

(mdk/faz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami