Review Huawei Honor 10, smartphone eksotis kamera siap eksis

TEKNOLOGI | 1 Agustus 2018 16:22 Reporter : Dwi Zain Musofa

Merdeka.com - Huawei dalam waktu dekat akan meluncurkan salah satu smartphone flagshipnya yaitu Honor 10 ke Indonesia. Honor 10 yang masuk dalam seri N, di bawah seri View, bakal dirilis pada 2 Agustus 2018.

Kali ini merdeka.com memiliki kesempatan untuk mencoba smartphone Honor 10. Bagaimana review selengkapnya dari smartphone satu ini? Berikut ulasan selengkapnya.

Bodi dan desain

Huawei Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Berbeda dengan seri Honor View 10 yang hadir di Indonesia dengan mengandalkan sektor spesifikasi sebagai nilai jual utama, Honor 10 hadir dengan mengusung desain eksotis dan kamera jempolan sebagai senjata utama.

Tak dipungkiri, setalah mengeluarkan smartphone ini dari dushboxnya, Honor 10 warna glacier grey yang kami dapat memang memiliki kualitas dan desain bodi di atas rata-rata. Jika kebanyakan smartphone kelas menengah ke atas menggunakan bodi belakang berbahan metal, Honor 10 mencoba tampil beda dengan menggunakan bahan kaca yang memiliki kemampuan reflektif yang unik. Huawei mengklaim jika bodi belakang Honor 10 dibuat dari bahan kaca 15 lapis yang bakal memendarkan pantulan indah jika terkena cahaya.

Huawei Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Di bodi belakang Honor 10 terdapat dua buah kamera dan satu buah lampu flash. Tidak ada fingerprint sensor di bodi belakang membuat tampilan belakang Honor 10 terlihat lebih rapi.

Beralih ke bodi depan, Honor 10 hadir mengusung tema compact dengan menyematkan layar 5,84 inci ber-rasio 19:9. Layar Honor 10 ini berjenis IPS dan telah dilindungi dengan Gorilla Glass. Di atas layarnya terdapat notch yang berisi kamera depan, sensor proximity, dan speaker. Sedangkan di bawah layarnya terdapat sebuah fingerprint sensor yang tertanam di bawah lapisan layar smartphone yang membuat tampilan sensor fingerprint di Honor 10 ini tidak mencolok.

Tidak ada tombol capacitive di bagian depan Honor 10 karena tombol tersebut berada di dalam layar. Praktis dari depan, smartphone ini terlihat elegan dan minimalis. Layar yang tidak terlalu besar dan bezel yang tipis ditambah dengan berat bodi yang hanya 153 gram membuat Honor 10 memiliki nilai lebih di sektor ergonomi genggaman tangan.

Sejauh kami mencoba menggunakan smartphone ini sebagai daily driver selama hampir sepekan, smartphone dengan dimensi 149,6 x 71,2 x 7,7 mm ini sangat nyaman digunakan dari kegiatan bersosial media, bermain game, hingga aktivitas kerja.

Hanya satu kekurangan dari bodi Honor 10 ini, bodi belakang dari kaca membuat Honor 10 bagaikan magnet bagi sidik jari. Sulit menjaga tampilan Honor 10 tetap kinclong sepanjang hari. Namun, masalah ini bisa dihilangkan ketika Anda menggunakan softcase bawaan yang sudah berada dalam paket penjualan Honor 10.

Spesifikasi

Huawei Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Meski Honor 10 masuk dalam seri N atau bisa disebut berada di bawah seri View, namun soal spesifikasi Huawei tidak pelit di smartphone satu ini.

Sebagai smartphone terbarunya di Indonesia, Honor 10 hadir dengan mengusung prosesor Hisilicon Kirin 970 octa-core (4x2.4 GHz Cortex-A73 & 4x1.8 GHz Cortex-A53). Prosesor ini juga yang digunakan Huawei di flagship mereka yang lain seperti Huawei P20 Pro.

Prosesor Kirin 970 ini ditemani dengan GPU Mali-G72 MP12 yang membuat Honor 10 memiliki score benchmark yang cukup tinggi baik di Antutu maupun Geekbench.

Skor benchmark Honor 10 di Antutu (Kanan) dan Geekbench (Kiri) ©2018 Merdeka.com


Soal multitasking, Honor 10 juga handal. RAM 4GB yang dikombinasikan dengan ROM berukuran 128GB (ada juga varian 64GB untuk varian lebih murah) membuatnya mampu dijejali banyak aplikasi terkini. Selain itu, sejauh kami gunakan, performa multitasking Honor 10 termasuk baik. Tidak ada gejala relog pada saat membuka kembali aplikasi di daftar running apps.

Pengalaman menggunakan Honor 10 semakin istimewa dengan dukungan layar IPS 5,84 inci ber-resolusi Full HD 1080 x 2280 piksel dengan kepadatan piksel 432 ppi. Aktivitas browsing, membuka Youtube, menonton film, hingga bermain game mampu disajikan Honor 10 dengan tampilan di layar yang memanjakan mata.

EMUI 8.1 yang dikombinasikan dengan Android Oreo 8.1 juga tidak membuat kami kerepotan meski ini merupakan pengalaman pertama kami berinteraksi dengan UI bawaan Huawei selama berhari-hari. Fitur-fitur yang disediakan juga banyak, sehingga bisa membantu memperkaya pengalaman pengguna.

Di sektor baterai, Huawei Honor 10 tidak menyediakan baterai berukuran ekstra besar, yang justru terkadang membuat berat smartphone jadi tidak ramah. Honor 10 mengusung baterai Li-Po 3400 mAh dengan fitur Huawei Supercharge. Smartphone ini bisa mengisi daya dari 15 persen ke 50 persen hanya dalam waktu kurang dari 25 menit saja. Selama kami gunakan, untuk proses charging hingga 100 persen rata-rata memakan waktu 1 jam. Ini tak terlepas dari charger adapter yang memiliki output 5V/4,5A.

Sensor di Honor 10 juga lengkap, ada accelerometer, gyro, proximity, hingga kompas di dalamnya. Selain itu, adanya fitur NFC di Honor 10 juga memudahkan pengguna untuk menyambungkan Honor 10 dengan perangkat lainnya yang memiliki fitur serupa.

Kamera dengan jargon Beauty in AI

Huawei Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Kamera Honor 10 sengaja dibahas terpisah karena kamera di Honor 10 ini menjadi salah satu nilai jual utama selain keindahan desain bodinya.

Huawei Honor 10 mengusung kamera belakang berformat dual kamera 24MP + 16MP f/1.8 yang didukung LED flash. Kamera belakang ini belum dilengkapi fitur OIS namun sudah terdapat EIS. Sedangkan di bagian depan terdapat kamera 24MP f/2.0 yang bisa merekam video berkualitas 1080p di 30fps.

Kamera belakang

Huawei mencoba menarik perhatian pasar dengan ikut serta menggunakan jasa teknologi Artificial Intelligence (AI). Huawei mengklaim jika kombinasi prosesor Kirin 970 dan AI yang diusung Honor 10 bisa mengidentifikasi 22 kategori pemotretan dan sekitar 500 kondisi pengambilan foto.

Apakah AI ini bekerja sebagaimana apa yang dijanjikan Huawei?

Selama menggunakan Honor 10, AI di kamera belakang Honor 10 berjalan baik dengan secara otomatis mengategorikan setiap kondisi foto yang ada di lapangan. AI bisa langsung mendeteksi apakah foto diambil dalam keadaan malam hari yang gelap atau di tengah siang hari bolong dengan sinar matahari yang menyilaukan.

Hasil foto kamera belakang Honor 10 ©2018 Merdeka.com




Hasil foto kamera belakang Honor 10 ©2018 Merdeka.com

AI di kamera Honor 10 juga bisa mendeteksi jenis objek yang akan di foto semisal makanan, sehingga AI akan menyiapkan settingan terbaik untuk menghasilkan foto dengan kualitas yang baik. Selain itu, Honor 10 juga menyediakan beragam menu serta mode manual untuk optimalisasi kualitas foto bagi pengguna.

Hasil foto kamera belakang Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Hasil foto bokeh Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Hasil foto malam hari Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Hasil foto low-light Honor 10 ©2018 Merdeka.com



Kamera depan

Huawei Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Kamera 24MP yang diusung Honor 10 sudah dilengkapi lensa dengan bukaan f/2.0 sehingga bisa menghasilkan foto bokeh seperti kamera belakangnya. Di samping itu, Huawei juga menyediakan fitur lain seperti Augmented Reality (AR) untuk menghasilkan foto/video selfie lucu hingga hadirnya fitur 3D Lighting untuk foto selfie bak model di sesi pemotretan studio.

Hasil foto kamera depan Honor 10 ©2018 Merdeka.com

Hasil foto kamera depan Honor + fitur Augmented Reality 10 ©2018 Merdeka.com


Overall, kami angkat jempol untuk sektor kamera. Tidak salah jika Beauty in AI jadi jargon Honor 10.

Ketahanan baterai dan pengalaman penggunaan sehari-hari

Huawei Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Ketahanan Baterai 3400 mAh

Kapasitas baterai Honor 10 ini memang bukan yang terbesar di kelasnya. Namun baterai ini mampu menyokong kebutuhan daya prosesor Hisilicon Kirin 970, GPU Mali-G72, dan RAM 4GB dengan cukup baik.

Untuk penggunaan ugal-ugalan yang mana kami menggunakan Honor 10 untuk aktivitas game, bersosial media, browsing, dan menonton film bergantian tanpa henti, baterai Honor 10 mampu bertahan hingga 8 jam. Sedangkan untuk aktivitas normal seperti browsing, bersosial media, dan bermain game sesekali, Honor 10 mampu bertahan hingga 18 jam.

Fitur keamanan

Untuk fitur keamanan, selain mengandalkan sensor sidik jari, Honor 10 juga dilengkapi dengan face detection di kamera depannya. Pengguna nantinya bisa membuka smartphone hanya dengan mengarahkan kamera depan ke wajah mereka.

Proses deteksi muka oleh Honor 10 ini juga tergolong akurat dan cepat dengan waktu pemindaian tidak sampai 1 detik baik untuk sensor sidik jari maupun face detectionnya.

Kualitas speaker

Menjadikan Honor 10 sebagai daily driver, tentu sektor speaker dan kualitas produksi suara menjadi salah sektor yang tak kalah penting.

Seperti sadar akan hal tersebut, Huawei juga membekali Honor 10 dengan teknologi Huawei Histen, Teknologi ini membuat suara yang dikeluarkan dari speaker yang berada di bagian bawah bodinya memiliki kualitas di atas rata-rata. Tak hanya kencang, namun speaker Honor 10 mampu menyajikan suara yang bulat dan memiliki kedalaman di sektor bass.

Huawei Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Huawei Histen juga mampu memberikan sound efect yang autentik pada pengguna kala mendengarkan dengan menggunakan earphones atau headset. Selama kami menggunaan smartphone ini, mendengarkan lagu di Spotify ataupun berselancar video clip terbaru di Youtube jadi makin menyenangkan.

Performa gaming

Meski spesifikasi bukan jadi poin utama nilai jual Honor 10, namun masuk kasta flagship dengan dukungan spesifikasi yang mumpuni membuat Honor 10 mampu menjalankan semua game triple A di Android dengan lancar. Game seperti Player Unknown Battle Ground (PUBG) bisa dijalankan dengan lancar tanpa ditemui lag atau gejala FPS drop saat game dijalankan dengan setelan grafis High.

Begitupun kala mencoba menggunakan game sejuta umat Mobile Legend Bang Bang, mode high frame rate bisa berjalan mulus hingga pengalaman bermain jadi makin nyaman.

Fitur pendukung

Huawei sepertinya ingin membuat pengguna Honor 10 nanti tak memerlukan smartphone lain sebagai pendukung aktivitas sehari-harinya. Fitur yang dijejalkan di Honor 10 terhitung banyak. Ada USB type C yang mendukung usb on-the-go, NFC untuk menghubungkan ke peripheral secara mudah, hingga infra red yang membuat Honor 10 bisa berubah menjadi remot segala device Anda baik di rumah atau di kantor.

Fitur phone clone juga memudahkan pengguna untuk memindahkan data mereka dari smartphone Android lama mereka ke Honor 10 dalam hitungan waktu singkat.

Huawei Honor 10 ©2018 Merdeka.com


Jika berbicara pengalaman penggunaan sehari-hari, ada satu kekurangan yang didapati. Prosesor Hisilicon Kirin 970 ternyata tak seadem kompetitor setaranya yaitu Snapdragon 835. Saat kami gunakan untuk bermain game, bodi belakang Honor 10 terasa hangat di tangan.

Namun, pihak Huawei mengklaim jika prosesor Kirin 970 di Honor 10 ini memang dioptimalisasi kinerjanya untuk mendukung sektor pengambilan gambar di kedua kamera. Honor 10 disebut bisa mengambil foto yang hasilnya tak kalah baik dari smartphone flagship lain yang sudah beredar dengan menggunakan AI dan disokong prosesor sekelas atau setingkat di atasnya.

Harga

Sayangnya, sampai artikel ini kami naikkan, masih belum ada keterangan berapa harga yang akan dipatok Huawei pada smartphone Honor 10 ini nanti di Indonesia. Namun sebagai perbandingan, saat ini Huawei Honor 10 versi pasar Tiongkok dan Malaysia sudah beredar di e-commerce besar tanah air dengan harga antara Rp 5,8 juta hingga Rp 6 jutaan.

Di Malaysia sendiri, Honor 10 sudah resmi beredar dengan banderol harga RM 1599 atau setara Rp 5,7 juta (1 RM = Rp 3.560).

Verdict

Huawei Honor 10 bakal hadir di Indonesia sebagai smartphone flagship yang menonjolkan sisi desain elegan dan kemampuan kamera + AI yang berada di top class.

Meski tak menduduki deretan posisi teratas di tes benchmark, namun Honor 10 mampu melakukan aktivitas multitasking dengan baik serta dapat menjalankan game populer di Android dengan lancar.

Bagi Anda pengguna casual, stylish, kekinian, yang menjadikan kemampuan kamera smartphone sebagai salah satu poin utama dalam meminang sebuah smartphone terbaru di pasaran, maka Huawei Honor 10 bisa menjadi pilihan Anda.

Video Unboxing Huawei Honor 10

(mdk/dzm)