Saat Pandemi, TokoTalk Klaim Metode Pembayaran COD Masih Diminati

Saat Pandemi, TokoTalk Klaim Metode Pembayaran COD Masih Diminati
Saat Pandemi, TokoTalk Klaim Metode Pembayaran COD Masih Diminati. ©2020 Merdeka.com
TEKNOLOGI | 5 Agustus 2020 15:51 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Laporan bertajuk Statistik E-Commerce 2019 yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa metode pembayaran yang paling banyak disediakan di platform online adalah COD, yaitu sebanyak 83,73 persen. Hal ini menandakan bahwa COD merupakan layanan yang sangat diminati dan memiliki nilai jual tersendiri bagi platform e-commerce.

Head of Business Development TokoTalk, Kemas Antonius, menjelaskan bahwa secara keseluruhan terjadi peningkatan jumlah transaksi layanan COD sebesar 69 persen pada periode Juni - Juli 2020.

"Dari data yang kami analisis, layanan COD sangat populer di daerah-daerah yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi dan mengalami masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) paling panjang, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur," jelas Kemas dalam keterangan persnya, Rabu (5/8).

Jawa Barat merupakan daerah dengan transaksi COD tertinggi, yaitu sebesar 37,09 persen. Disusul oleh DKI Jakarta 31,24 persen dan Jawa Timur 11,05 persen. Sedangkan kota dengan transaksi COD terbesar jatuh pada Bekasi, yaitu sebesar 7,05 persen.

Tidak mudah bagi usaha kecil dan menengah untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan, ketika baru beralih dari berjualan offline online di masa pandemi covid-19. Layanan cash on delivery atau COD, ternyata bisa membantu UKM meraih kepercayaan dari pembeli mereka.

Baca Selanjutnya: Sementara itu William pemilik Terminal...

Halaman

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami