Samsung Berhenti Produksi Layar LCD di Akhir 2020, Bagaimana Nasib Apple?

Samsung Berhenti Produksi Layar LCD di Akhir 2020, Bagaimana Nasib Apple?
TEKNOLOGI | 1 April 2020 18:14 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Panel layar LCD kini jadi makin ketinggalan zaman. Smartphone-smartphone teranyar makin banyak yang menggunakan panel OLED, bahkan di smartphone murah sekalipun.

Hal ini ternyata mendorong Samsung Display, salah satu pabrik layar terbesar dunia, memutuskan untuk mengakhiri produksi panel layar LCD mereka pada akhir 2020 mendatang, seperti dilaporkan oleh Phone Arena.

Nantinya, pabrik Samsung Display yang ada di Korea Selatan akan berfokus ke produksi layar "quantum dot", yang merupakan teknologi layar yang memproduksi warna monokromatik murni yang membuat warna lebih kaya dan kecerahan lebih baik.

Sementara dua pabrik layar LCD yang ada di Tiongkok, masih belum diputuskan akan menggarap apa. Kemungkinan besar, layar OLED untuk smartphone.

Permasalahannya, Samsung Display adalah pemasok layar terbesar yang digunakan oleh Apple. Layar dari Samsung terpasang di hampir semua gadget Apple, mulai dari iPhone, iPad, Apple Watch, hingga MacBook.

Kemungkinan besar, Apple akan berganti pemasok ke LG, Japan Display, atau Sharp, atau ikut bergeser dengan makin memanfaatkan layar OLED.

1 dari 1 halaman

Permintaan Menurun

Produksi dari layar LCD dari Samsung Display pun ternyata cukup rendah. Hal ini dikarenakan menurunnya permintaan dari banyak vendor.

Pada Oktober lalu, salah satu pabrik layar LCD di Korea Selatan milik Samsung juga terpaksa ditutup. Hal tersebut akan dialihkan ke litbang terkait teknologi quantum dot dengan kucuran dana lebih dari USD 10 Miliar. (mdk/idc)

Baca juga:
iPhone 9 Bakal Rilis Pertengahan April?
Ini Bocoran Kamera Dari Samsung Galaxy Note 20, Mirip Galaxy S20 Ultra!
4 Alasan Untuk Beli Smartphone Galaxy S10 Ketimbang S20, Jelas Lebih Murah!
Oppo Gelar Kampanye #BetterAtHome Untuk Ajak Pengguna Tetap Di Rumah
OnePlus 8 Series Bakal Rilis 14 April 2020 Mendatang
Karena Pandemi, Pabrik Gadget 'Dipaksa' Relokasi di Luar Tiongkok
Xperia 1 II Gunakan Sensor Kamera Besutan Sony dan Samsung

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami