Satu startup Indonesia pikat hati investor besar Asia
TEKNOLOGI | 28 November 2012 04:23 Reporter : Dwi Andi Susanto

Merdeka.com - Nampaknya startup Indonesia juga mempunyai kans untuk dilirik investor. Salah satu contohnya adalah startup lokal bernama Bilna ini berhasil memikat investor dari Jepang dan CA Asia internet Fund.

The Next Web (27/11) melansir bahwa Japan Venture Capital (VC) dan CA Asia Internet Fund tertarik untuk menanamkan saham ke sebuah situs e-commerce bernama Bilna. Situs ini adalah website retailer untuk segala macam hal seputar bayi dan anak-anak.

Mulai dari susu bubuk, sabun mandi, pakaian, skincare sampai furnitur untuk bayi sampai yang berusia 4 tahun terpampang di laman Bilna. Tidak hanya dua pihak itu saja, investor besar dari Singapura bernama East Ventures juga dikabarkan ikut serta dalam pengucuran dananya.

Bilna adalah startup lokal yang baru saja berdiri sekitar 4 bulan lalu dengan pendiri bernama Ferry Tenka. Selain menjadi retail e-commerce dengan segmen bayi dan anak-anak, yang membuat situs ini menarik adalah terdapatnya fitur bahasa inggris. Saat ini banyak situs e-commerce atau situs-situs lain yang beredar di internet tidak memasukkan fitur bahasa Inggris di dalamnya.

Bilna juga menawarkan jasa bebas antar untuk wilayah Indonesia. Pengembang Bilna paham bahwa saat ini kemajuan internet serta bisnis via internet mulai banyak digunakan masyarakat Indonesia. Mulai dari memaksimalkan situs jejaring sosial sampai penggunaan blog juga menjadi salah satu sarana berkembangnya e-commerce di Indonesia.

Tidak hanya itu saja, CyberAgent menjelaskan bahwa investasi ini direalisasikan karena investor mulai mempercayai iklim bisnis e-commerce di Indonesia. Selain itu, pertumbuhan ekonomi, pemahaman masyarakat akan internet serta permintaan akan segala hal yang berhubungan dengan bayi dan anak-anak sangat tinggi juga menjadi landasan investor berani berinvestasi di Bilna.

Pihak Bilna mengatakan bahwa dana yang mereka peroleh nantinya akan dialokasikan untuk sisi marketing, rekruitmen, pengiriman barang dan memperbanyak barang-barang yang mereka jual. Sampai sekarang sudah ada 2000 lebih item di Bilna. Tenka juga percaya bahwa e-commerce Indonesia akan tumbuh pesat sekitar 3-4 tahun ke depan.

(mdk/das)