Sebelum Melantai di Bursa Saham, Tokopedia Cari Pendanaan Terakhir

TEKNOLOGI | 17 Oktober 2019 11:36 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Tokopedia disebut tengah mencari pendanaan terakhir sebelum melantai di bursa saham. Hal itu disampaikan oleh Co-founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya sebagaimana dilaporkan Bloomberg, Kamis (16/10).

Sayangnya, dia tidak menyebutkan siapa saja yang akan menaruh investasi di putaran terakhir pendanaan Tokopedia beserta nilainya. Selain itu, Tokopedia juga mempertimbangkan untuk mendaftarkan perusahaan ke dua bursa saham (dual listing).

"Dual-listing kemungkinan besar menjadi pendekatan kami (untuk IPO)," katanya.

Perusahaan, menurut William, "sedang dalam proses memilih mitra yang tepat, yang percaya pada visi dan misi perusahaan."

Pada 2019 ini Tokopedia telah berusia 10 tahun. Perusahaan teknologi yang mulanya didirikan hanya sebagai rintisan ini, kini telah ikut serta memeratakan ekonomi Indonesia secara digital.

Bahkan, menurut hasil riset yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI, Tokopedia dianggap telah memberi pengaruh besar terhadap ekonomi Indonesia. Pengaruh ini tercapai melalui kolaborasi yang terjadi antara penjual, pembeli, dan mitra bisnis Tokopedia.

Hasil riset memperkirakan pada akhir 2018 lalu capaian transaksi Tokopedia mencapai Rp 58 triliun. Namun, berdasarkan capaian transaksi, Tokopedia mampu mencatatkan nilai transaksi Rp 73 triliun.

Sebelumnya William mengatakan, Tokopedia memang memiliki misi untuk mendorong pemerataan ekonomi melalui digitalisasi di Indonesia dan menargetkan nilai transaksi Rp 222 triliun pada akhir 2019. Nilai ini setara dengan 1,5 persen perekonomian Indonesia. Sementara berdasarkan prediksi LPEM FEB UI, pada 2019 nilai transaksi Tokopedia akan mencapai angka Rp 178 triliun.

William mengungkapkan, kini 6,4 juta masyarakat Indonesia menjadi penjual berbagai produk di Tokopedia dengan jumlah pengguna aktif bulanan mencapai 90 juta.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Mochammad Wahyu Hidayat (mdk/idc)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.