Sempat Melarang, Amazon Bolehkan Karyawan Main Tik Tok

Sempat Melarang, Amazon Bolehkan Karyawan Main Tik Tok
TEKNOLOGI | 13 Juli 2020 08:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Hanya dalam waktu beberapa jam, sikap Amazon berubah. Dari yang semula melarang karyawan pasang aplikasi TikTok di smartphone masing-masing, kemudian berubah jadi memperbolehkan lagi.

Mengutip Reuters, Minggu (11/7), pihak Amazon menyebut larangan itu adalah sebuah kesalahan. Apalagi sebelumnya aplikasi besutan perusahaan Tiongkok ini dikabarkan akan diblokir oleh pemerintah AS. Gara-garanya, TikTok dianggap membagikan informasi para penggunanya di Amerika kepada pemerintah Tiongkok.

Tidak dijelaskan apa yang membuat Amazon sempat mengambil langkah melarang aplikasi TikTok ada di smartphone karyawan. Namun seorang yang paham tentang masalah ini menyebut, para petinggi eksekutif Amazon tidak tahu ada permintaan untuk menghapus TikTok dari ponsel karyawannya.

Larangan kemudian dibatalkan setelah perwakilan TikTok dan Amazon bertemu dan berbicara lebih lanjut tentang masalah ini.

1 dari 1 halaman

Larang Tik Tok

Sebelumnya di awal minggu, perusahaan finansial Wells Fargo mengirimkan catatan ke perusahaan untuk segera menghapus aplikasi TikTok di smartphone mereka.

"Karena masalah keamanan dan praktik privasi TikTok, dan karena perangkat milik perusahaan harusnya dipakai untuk kebutuhan pekerjaan, kami memerintahkan kepada karyawan untuk menghapus TikTok dari smartphone-nya," kata Wells Fargo dalam pernyataan.

Dalam pernyataannya, juru bicara TikTok pun menyebut belum dihubungi oleh pihak Wells Fargo untuk masalah ini.

"Namun bagi organisasi manapun yang memiliki kekhawatiran, kami terbuka untuk melibatkan dan memberi tahu mereka mengenai tindakan yang kami ambil guna melindungi keamanan data pengguna kami," kata pihak TikTok.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami