Smartphone layar lipat Samsung siap rilis di 2019

Smartphone layar lipat Samsung siap rilis di 2019
ilustrasi layar lipat Samsung. ©2017 phonearena.com
TEKNOLOGI | 21 Juli 2018 13:15 Reporter : Yoga Tri Priyanto

Merdeka.com - Sudah bukan rahasia lagi bahwa Samsung saat ini tengah merancang sebuah smartphone dengan layar lipat. Dan ini akan menjadi yang pertama di dunia. Kabarnya, smartphone layar lipat Samsung ini akan memiliki layar berukuran 7inci dan siap rilis pada awal 2019.

Dilansir GSM Arena, Jumat (20/7/2018), Samsung disebut meyakini kehadiran smartphone ini akan kembali menghidupkan permintaan terhadap ponsel premium.

Smartphone yang masih dalam bentuk prototype tersebut akan dirilis pertama kali dengan menargetkan pengguna gamer. Harga jual diperkirakan paling murah US$ 1.500 atau setara Rp 21,3 juta (asumsi kurs US$ 1/Rp 14.256).

Dari segi desain, smartphone ini dapat dilipat seperti sebuah dompet. Menurut orang yang pernah melihat prototype, layar utama smartphone tersebut berada di bagian dalam ketika dilipat.

Ketika dilipat, layar kedua akan berada di bagian luar yang berfungsi untuk memperlihatkan notifikasi.

Samsung dilaporkan memiliki rencana yang lebih besar untuk smartphone lipat pada semester II 2018. Varian smartphone ini akan menjadi seri flagship ketiga Samsung setelah Galaxy S dan Note.

Menurut sejumlah eksekutif Samsung, produk ini tidak hanya salah satu revolusi terbesar dalam desain smartphone, tapi sekaligus juga proyek prioritas bagi perusahaan.

Proyek lainnya adalah speaker pintar dengan kode nama Lux, yang diperkirakan akan diumumkan bersamaan Samsung Galaxy Note 9.

Sumber: Liputan6.com

Reporter:Andina Librianty (mdk/ega)


Bos Samsung kepergok pakai Galaxy Note 9?
Mulai akhir tahun 2018, HP Samsung murah bakal punya Iris Scanner
7 Pesona Samsung Galaxy S10 yang mulai terlihat sebelum rilis
Samsung Note 9 dikabarkan bakal rilis Agustus, harganya?
Samsung Galaxy S10 Plus bakal punya dual-camera selfie?

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami