Sony Xperia Siapkan 4 Flagship Untuk Tahun 2020

TEKNOLOGI | 19 November 2019 08:00 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Vendor smartphone asal Jepang Sony, dilaporkan akan merilis empat buah smartphone di tahun 2020 mendatang.

Melansir laporan dari GSMArena dan Android Next, kesemua flagship besutan Sony ini akan mendukung konektivitas 5G. Selain empat flagship ini, akan ada 3 hingga 5 varian smartphone lain yang non-flagship, baik entry-level maupun kelas menengah.

Flagship pertama dirumorkan bakal diberi nama Xperia 1.1, yang akan mengganti Xperia 1 yang rilis tahun ini, dengan update berupa adanya prosesor Snapdragon 865 terbaru dan juga layar 4K. Perangkat ini akan dirilis pada MWC 2020.

Smartphone ini akan disusul oleh Xperia 3. Perangkat ini dirumorkan bakal jadi suksesori Xperia XZ2 Compact, yang memadukan konsep tiga kamera, layar Quad HD+, serta bodi mungil. Flagship ini akan dirilis eksklusif di Jepang karena rendahnya minat global akan smartphone mungil.

Di paruh kedua 2020, akan ada suksesor dari Xperia 5 yakni Xperia 5.1 yang sebenarnya juga merupakan smartphone compact, serta Xperia 0 yang merupakan flagship ultra-premium.

Tak tanggung, titel ultra-premium ini akan membawa enam kamera yang konfigurasinya berupa: sensor 20MP, 48MP, 16MP, 8MP, 12MP, dipadu 0,5MP kamera ToF. Soal jenis sensor, masih belum ada kejelasan lebih lanjut.

1 dari 2 halaman

Masih Berjaya?

Rumor kemunculan flagship ini tidak senada dengan berita sebelumnya, di mana Sony Xperia sedang kandas secara perlahan.

Bagaimana tidak, di kuartal lalu, Sony Xperia hanya menjual 600.000 perangkat saja. Ini adalah angka terendah sepanjang sejarah vendor smartphone asal Jepang tersebut.

Melansir laporan dari XperiaBlog yang dikutip Phone Arena, beberapa layanan mulai dipadamkan. Yang paling terlihat adalah aplikasi Sony Email, yang bahkan tidak mendukung flagship terbaru dari Xperia yakni Xperia 5.

Pembaruan software pun tidak diberitahukan lagi lewat newsletter mulai Desember ini. Meski demikian, pengguna akan tetap mendapatkan notifikasi jika ada pembaruan teranyar.

Terakhir, layanan yang dipadamkan adalah aplikasi Sony Album. Ini adalah aplikasi galeri yang memang akan masih ada, namun layanan backup dan penyimpanan di cloud yang sebelumnya ada, akan diputus. Layanan backup ini sebelumnya menggunakan jasa dari Amazon.

Aplikasi ini akan membuang fitur backup dan penyimpanan ini secara resmi pada 31 Maret 2020 mendatang.

2 dari 2 halaman

Jatuh Bangun Sony

Jatuh bangun Sony mulai terlihat akhir-akhir ini. Hal ini terpapar jelas di laporan finansial terbaru mereka untuk kuartal ketiga 2019.

Melansir Phone Arena dan juga Android Authority, Sony hanya menjual 600.000 unit smartphone dari awal Juli hingga akhir September. Ini adalah angka yang sangat kecil jika dibandingkan dengan nomor yang dicetak pemain besar.

Sebagai perbandingan, Huawei mengkapalkan 600.000 unit setiap harinya. Jadi, sangat kontras untuk menjejerkan angka kuartal Sony yang sama dengan angka harian dari Huawei.

Angka ini sendiri sama sekali jauh dari target. Target Sony sebenarnya hanya menjual 5 juta unit dalam satu kuartal.

Namun melihat angka yang buruk di kuartal sebelumnya, Sony menurunkan target jadi 4 juta unit saja. Akhirnya, 600.000 unit saja yang terjual atau hanya 12 persen dari target. (mdk/idc)

Baca juga:
Rilis 27 November di Indonesia, Ini Spesifikasi Flagship Realme X2 Pro!
Tak Lama Lagi iPhone 11 Masuk Indonesia
Asus Zenfone 6 Resmi Dirilis di Indonesia, Ini Harganya!
Huawei Mate 30 Pro Resmi Rilis di Indonesia, Ini Harganya!
Motorola Resmi Perkenalkan RAZR Terbaru, Konsep Modern Desain Klasik!
5 Tips Hemat RAM Agar Ponsel Android Anda Tak Lemot
Huawei Sebut Mereka Mampu Bertahan Tanpa Amerika Serikat

TOPIK TERKAIT