Sukses digelar di 4 kota, kini giliran Samarinda jadi tujuan The NextDev 2018

TEKNOLOGI | 10 Agustus 2018 07:09 Reporter : Zaki

Merdeka.com - Telah diadakan selama tiga tahun berturut-turut kian mengukuhkan The NextDev sebagai platform early stage startup di Indonesia. Pasalnya, program yang dipelopori Telkomsel ini telah berhasil menjaring startup tahap awal yang potensial dan memberi kesempatan untuk berkembang lebih baik lagi.

Di tahun keempatnya, kali ini The NextDev 2018 mengusung tema besar
"Tanpa The NextDev, Indonesia Kehilangan Platform Early Stage Startup". Perubahan juga dimunculkan dari proses seleksi startup yang diawali dengan tahap submission. Jika lolos dari babak awal, startup terpilih ini berpeluang mengikuti Talent Scouting.

Nantinya, para peserta ini akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pitching deck di depan deretan developer handal tanah air. Di antaranya Dennis Adhiswara (Founder dan CEO Layaria Network), Alamanda Shantika (Founder Binar Academy), M. Alfatih Timur (Co-Founder dan CEO KitaBisa.com), Yoris Sebastian (Founder dan Creative Thinker of OMG Consulting), dan Denny Abidin (GM External Corcomm Telkomsel).

©2018 Merdeka.com

Agar bisa meraih tiket emas di babak final yang akan diselenggarakan di Jakarta, sesi pitching harus disiapkan sebaik-baiknya. Salah satu juri The NextDev 2018, Yoris Sebastian, mau berbagi rahasia agar lolos di tahap talent scouting. Dari penyelenggaraan The NextDev 2018 di kota-kota sebelumnya seperti Surabaya, Semarang, Denpasar, dan Batam, kebanyakan peserta melakukan kesalahan paling mendasar.

“Para peserta cenderung menjelaskan dampak yang berkaitan dengan keuntungan bisnis. Padahal The NextDev lebih fokus pada mencari karya developer muda handal yang menawarkan solusi tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan di tanah air,” jelas Founder & Creative Thinker of OMG Consulting.

©2018 Merdeka.com

Menariknya, The NextDev tetap membuka peluang yang sama untuk startup yang masih sebatas gagasan atau konsep. Seperti DietBuddy, startup yang lolos ke Jakarta saat mengikuti Talent Scouting di Bali pada bulan Juni yang lalu. Walau belum memiliki aplikasi, startup besutan Alvin Hartanto ini memiliki konsep yang matang dan mampu menghadirkan social impact yang cukup besar di tengah masyarakat yang ingin menjalani hidup sehat.

Guna mempersiapkan konsep startup dengan matang, mulai dari visi, misi, pendanaan, dampak sosial yang ingin diberikan, hingga tim pendiri yang solid. Kemas dalam presentasi yang singkat, padat, dan menarik, karena setiap startup terpilih hanya diberi waktu 3 menit saja untuk pitching di depan dewan juri.

©2018 Merdeka.com

Tidak perlu ragu jika startup masih sebatas konsep. Masih ada banyak waktu untuk mempersiapkan materi presentasi karena pendaftaran tahap submission The NextDev 2018 di Samarinda masih dibuka hingga 15 Agustus 2018. Segera submit idemu di www.thenextdev.id.

Jangan lupa sertakan unsur social impact pada materi presentasi atau jelaskan secara verbal saat melakukan pitching di depan dewan juri yang akan diadakan pada 30 Agustus mendatang.

(mdk/aki)

TOPIK TERKAIT