Tangkal aksi tipu-tipu, aplikasi MyTelkomsel bakal tambah fitur keamanan baru

TEKNOLOGI | 7 November 2018 06:39 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Penipuan marak terjadi bahkan di era digital seperti sekarang ini. Telkomsel pun mengakui adanya laporan pelanggan terkait dengan penipuan ini. Tak tanggung-tanggung, penipu menggunakan medium aplikasi MyTelkomsel. Bila ditotal – tak hanya dari aplikasi MyTelkomsel – tercatat sudah 13 ribu laporan kasus penipuan sejak Januari 2018.

"Ini total. Tak hanya dari MyTelkomsel saja," kata VP Customer Care Management Telkomsel, Andri Wibawanto saat bersama awak media di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Selasa (6/11).

Khusus untuk aplikasi MyTelkomsel, modusnya adalah seperti meminta informasi kode verifikasi atau OTP yang dikirimkan melalui SMS. Maka itu, pihaknya pun memperketat akses keamanan dengan fitur tambahan.

"Dalam waktu dekat ini akan ada fitur kemaman baru, termasuk biometric login," ujar VP Digital Experience & Business Insights Telkomsel, Tuty R Afriza di kesempatan yang sama.

Kehadiran fitur keamanan baru ini diharapkan dapat meminimalisir penipuan dengan memanfaatkan OTP MyTelkomsel. Biasanya, yang menjadi korban penipuan justru pelanggan Telkomsel yang belum menggunakan aplikasi tersebut.

"Biasanya yang menjadi korban justru yang belum pakai MyTelkomsel. Mereka belum tahu aplikasi itu seperti apa, jadi begitu ada yang minta OTP (mengaku sebagai pihak Telkomsel), langsung dikasih," jelas Tuty.

OTP merupakan kode keamanan yang dikirimkan oleh Telkomsel ketika pelanggan mengakses MyTelkomsel. Pelanggan bisa memanfaatkan aplikasi tersebut untuk berbagai hal, termasuk membeli paket, mentransfer pulsa, dan cek kuota. Meski begitu, pihak Telkomsel sekali pun tidak akan meminta OTP yang dikirimkan kepada pengguna.

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT