Taobao Maker Festival Mendorong Generasi Muda China untuk Berkarya

TEKNOLOGI | 11 September 2019 23:04 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Chief Marketing Officer Alibaba Group Chris Tung mengungkapkan, salah satu alasan penyelenggaraan Taobao Maker Festival adalah menjadi wadah bagi generasi muda China untuk berkarya. Menurutnya, tidak ada yang bisa menghalangi orang membuat sesuatu, sehingga diperlukan wadah yang tepat seperti Taobao Maker Festival.

"Kami ingin mendorong generasi muda untuk berani membuat sesuatu. Karena tidak ada yang bisa menghalangi mereka," kata Chris Tung kepada wartawan di Hangzhou, China, Rabu (11/9).

Chris menilai pelaksanaan Taobao Maker Festival tahun 2019 semakin baik di bandingkan tahun tahun lalu. Alasannya lantaran penyelenggaraan di tahun ini yang paling mendekati ekspektasi Chris.

"TMF bukanlah acara trade show. Di sini, kami tidak fokus pada transaksi, omzet, penjualan, dan sebagainya. Itu semua tentang keseruan penemuan," lanjutnya.

Selain itu juga tahun ini pertama kalinya diselenggarakan selama 2 minggu, dan bertepatan dengan libur panjang pertengahan musim gugur.

Lebih dari 400 mitra yang berpartisipasi, dan ada lebih dari 1.000 produk edisi khusus dan terbatas untuk Taobao Maker Festival 2019.

"Kaya pengalaman. Dengan tambahan venue baru di Hangzhou Boiler Factory, kami bisa mendesain setiap zona dengan desain, konsep, bahkan lagu yang berbeda," beber Chris.

Alibaba ingin membuat Taobao Maker Festival sebagai alasan orang berwisata ke Hangzhou tidak hanya untuk mengunjungi West Lake, namun juga memperkenalkan Hangzhou sebagai kota kreativitas dan inovasi.

"Kami bahkan bekerja sama dengan 50 merchant Taobao untuk menghias bus lokal," tambah Chris.

Cikal bakal Taobao Maker Festival bermula saat beberapa tahun lalu Alibaba Group menemukan fakta-fakta menarik di Taobao Marketplace yang sangat populer di kalangan millenial dan generasi Z. Bahwa orang yang lahir setelah tahun 1990-an, kebanyakan sudah mempunyai toko sendiri di Taobao. Namun mereka tidak hanya tertarik untuk berjualan dan bertransaksi saja. Lebih dari itu, mereka ingin memperkenalkan diri dan membuat koneksi khusus dengan para pembeli.

lanjut Chris, ini merupakan tren besar di China. Banyak anak muda yang ingin memproduksi sesuatu dengan mengandalkan kreativitas, gairah dan minat mereka. Dan menurut Alibaba Group, tidak cukup jika hanya menunjukkan barang di toko online. Yang dibutuhkan kemudian adalah membuat sebuah acara besar untuk memperkenalkan dan menunjukkan produk-produk kreatif ini ke dunia

"Sebagai bangsa manufaktur terbesar di dunia, penduduk China hanya perlu memiliki ide bagus, memproduksi dan mereka bisa membuka toko secara online," tekannya.

(mdk/bal)

TOPIK TERKAIT