Tarif Internet di Indonesia Jadi Salah Satu yang Termahal di Asia Tenggara

TEKNOLOGI | 23 April 2019 18:00 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Paket data di Indonesia seringkali disebut paling murah dibandingkan dengan di negara lain. Namun ternyata hal ini tak berlaku untuk internet berbasis fiber optik.

Berdasarkan survei dari portal diskon online Indonesia CupoNation seperti dilansir dari Tekno Liputan6.com, tiap negara memiliki kecepatan internet yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor misalnya infrastruktur, kondisi geografis, dan sebagainya.

Berdasarkan hasil studi, Singapura merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mampu menawarkan koneksi internet fiber dengan kecepatan maksimal 2Gbps.

Berikut adalah negara yang menawarkan internet fiber dengan kecepatan tertinggi:

  1. Singapura, kecepatan 2Gbps
  2. Malaysia, kecepatan 1Gbps
  3. Filipina, kecepatan 1Gbps
  4. Thailand, kecepatan 500Mbps
  5. Indonesia, kecepatan 200Mbps
  6. Kamboja, kecepatan 30Mbps

Tarif layanan dan paket internet yang ditawarkan sejumlah internet provider bervariasi sesuai dengan tingkat kecepatan koneksi yang diberikan.

Berdasarkan studi, tarif internet per Mbps disurvei berdasarkan 13 provider internet terbesar di Asia Tenggara misalnya Singtel di Singapura, Unifi di Malaysia, dan IndiHome di Indonesia.

Menurut studi, makin tinggi kecepatan koneksi yang ditawarkan, biaya per bandwidth per Mbps bakal makin rendah. Sehingga, tarif di Indonesia otomatis jadi yang termahal nomor dua di Asia Tenggara, hanya di bawah Kamboja.

Berikut adalah kisaran tarif koneksi internet fiber per Mbps di 6 negara Asia Tenggara lain:

  1. Singapura: Antara Rp 325 hingga Rp 628 per Mbps
  2. Malaysia: Antara Rp 677 hingga Rp 8.959 per Mbps
  3. Thailand: Antara Rp 1.080 hingga Rp 7.487 per Mbps
  4. Filipina: Antara Rp 2.602 hingga Rp 35.586 per Mbps
  5. Indonesia: Antara Rp 14.895 hingga Rp 43.500 per Mbps
  6. Kamboja: Antara Rp 18.769 hingga Rp 70.385 per Mbps

Sumber: Tekno Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani

Baca juga:
Telkomsel implementasikan IoT untuk Bahan Bakar
ATSI Soal Harga Sewa Infrastruktur MRT Jakarta: Masih Dibicarakan Solusinya
Smartfren Uji Coba Layanan di MRT Jakarta
Smartfren: Negosiasi Harga Sewa Infrastruktur MRT Jakarta Mendekati Titik Temu
Pertama di Dunia, Korea Selatan Resmi Hadirkan Koneksi 5G
Selesai Refarming, Kemkominfo Sebut Layanan 4G Operator Bisa Merata
Perlu Aturan Khusus Permudah Penyelenggara Jaringan Berikan Layanan di Ruang Publik

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT