Telegram Kini Bisa Hapus Pesan yang Telah Terkirim

TEKNOLOGI » MALANG | 29 Maret 2019 18:00 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Salah satu aplikasi messaging populer yakni Telegram, kini jadi salah satu pilihan masyarakat dalam berchatting.

Bahkan, aplikasi yang dikembangkan oleh penguasa Rusia Pavel Durov ini, disebut-sebut mendapatkan tambahan 3 juta pengguna saat Facebook sempat down beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, belum lama ini juga, Telegram menghadirkan versi terbaru aplikasi mereka yang bisa diunduh di iOS, Android, dan web.

Pembaruan ini memungkinkan pengguna menghapus pesan mereka dari perangkat mereka sendiri dan orang lain.

Sebelumnya, Telegram memberi waktu pengguna selama 48 jam untuk menghapus pesan yang mereka kirimkan, baik dari perangkatnya sendiri maupun dari smartphone teman.

Kini, batasan itu telah dihapus, sehingga pengguna bisa menghapus pesan mereka baik di perangkat sendiri maupun smartphone orang lain kapanpun, tidak dibatasi waktu.

Sang founder mengatakan, update ini digulirkan untuk membantu orang mengontrol riwayat pesannya di internet.

"Pesan lama yang telah kamu lupakan bisa disalahgunakan konteksnya dan dipakai untuk melawanmu. Teks yang dikirim ke seorang pacar di sekolah (mungkin) bisa menghantui kamu di 2030, ketika kamu misalnya mencalonkan diri sebagai walikota. Kita harus mengakui, terlepas dari semua progress kami dalam enkripsi dan privasi, kami memiliki sedikit kontrol data yang sebenarnya," ungkap Pavel Durov.

Lebih lanjut, Durov menyebutkan, Telegram memungkinkan semua penggunanya untuk menghapus pesan yang mereka kirimkan, di smartphone si pengirim pesan maupun penerima pesan.

Durov mengatakan, memberi kebebasan untuk melepaskan diri dari kelalaian masa lalu merupakan jantung dari kemampuan Telegram yang baru, ditambah dengan kemampuan untuk membersihkan seluruh riwayat obrolan.

Meski demikian, implementasi Telegram atas tindakan privasi baru ini dapat menjadi bumerang. Pasalnya, ketika seseorang menghapus pesan mereka, tidak ada pemberitahuan pesan obrolan pernah ada sebelumnya.

Tak hanya memperluas penghapusan pesan, Telegram kini juga memperbarui fitur pencarian emoji dan GIF mereka.

Sumber: Tekno Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani

Baca juga:
Berselisih Urusan Les, Ibu Usir Bocah SD Dari Mobil Minta Maaf dan Akui Khilaf
Respons Hoaks Tak Perlu Pakai UU Terorisme, Anang Usul Registrasi Medsos dengan KTP
Polres Malang Kota Telusuri Video Viral Bocah SD Diusir dari Mobil
Sri Widowati Mundur, Siapa yang Akan Memimpin Facebook Indonesia?
WhatsApp Akan Punya Fitur Baru yang Deteksi Spam dan Berita Hoaks
Cegah Shifting, Pemerintah Diminta Turut Tarik Pajak Penjual di Medsos
Masa Tenang, Media Sosial Dilarang Tayangkan Iklan Kampanye

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT