Telkom pulihkan layanan telekomunikasi di daerah bencana

Telkom pulihkan layanan telekomunikasi di daerah bencana
Telkom. ©2012 Shutterstock - Telkom
TEKNOLOGI | 19 Januari 2014 10:17 Reporter : Arif Pitoyo

Merdeka.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terus mengupayakan agar layanan telekomunikasi di Manado yang tertimpa bencana banjir tidak terganggu.

Sementara sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana banjir tersebut, Telkom Group telah mendirikan Posko Telkom Care yang siaga 24 jam di lokasi-lokasi yang paling parah terkena banjir.

Menurut Vice President Public Relations Telkom Arif Prabowo, Telkom dan anak usahanya Telkomsel melakukan berbagai upaya untuk memastikan fasilitas telekomunikasi dapat tetap beroperasi di lokasi bencana.

Beberapa Base Tranceiver Station Telkomsel yang sempat tidak berfungsi akibat catuan listrik dari PLN terputus, diusahakan segera kembali beroperasi setelah didatangkan genset mobile tiba di lokasi BTS yang down tersebut.

“Sedangkan seluruh Sentra Telepon Otomatis (STO) yang melayani telepon kabel dalam kondisi aman meski sebagian STO harus menggunakan genset sebagai catu dayanya,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (18/1).

Ditambahkan Arif, pihaknya juga telah memastikan fasilitas telekomunikasi instansi-instansi penting dan berperan penting dalam proses penanganan bencana, seperti kantor gubernur dan kepolisian berjalan normal.

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan telekomunikasi, Telkom telah mendirikan Posko Telkom Care yang siap melayani 24 jam. Posko Telkom Care telah menyiapkan saluran hotline dengan nomor 0431-843456.

Anggota masyarakat yang memerlukan layanan telekomunikasi berupa kartu perdana, isi ulang pulsa (MKIOS), charger handphone, akses internet melalui wifi atau modem, maupun layanan komunikasi suara (telepon), dapat datang langsung ke posko tersebut untuk memperoleh layanan telekomunikasi secara gratis.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat di kota Manado untuk itu kami harap kehadiran Posko Telkom Care dapat membantu meringankan beban warga masyarakat dan memberikan solusi bagi warga sekitar yang memerlukan layanan telekomunikasi,” ungkapnya.

Selain menyediakan layanan telekomunikasi gratis, Telkom Group juga telah menyiapkan bantuan tanggap darurat lainnya untuk meringankan penderitaan warga Manado berupa makanan dan minuman cepat saji, nasi bungkus, obat-obatan, makanan ringan, selimut, kain sarung dan lain-lain yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi.

Sementara itu, sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana alam meletusnya Gunung Sinabung di wilayah Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Telkom Group melanjutkan bantuan untuk pengungsi bencana Gunung Sinabung. Pada 19 Januari 2014, Telkom telah menyerahkan bantuan berupa sembako dan obat-obatan.

Menurut Arif Prabowo, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Telkom Group sebagai upaya untuk meringankan beban para pengungsi yang mengalami kesulitan pangan dan obat-obatan. “Semoga bantuan Telkom Group ini bermanfaat sehingga dapat meringankan beban para pengungsi,” sebut Arif.

Ditambahkan Arif, anggota masyarakat yang memerlukan layanan telekomunikasi berupa kartu perdana, isi ulang pulsa (MKIOS), charger handphone, akses internet melalui wifi atau modem, maupun layanan komunikasi suara (telepon), dapat datang langsung ke posko untuk memperoleh layanan telekomunikasi secara gratis. (mdk/hwa)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami