Telkomsel dan Kemendikbud luncurkan Try Out Online Nasional

Telkomsel dan Kemendikbud luncurkan Try Out Online Nasional
Telkomsel bersama Kemendikbud luncurkan Try Out Online Nasional. ©2013 Merdeka.com
TEKNOLOGI | 26 November 2013 19:01 Reporter : Arif Pitoyo

Merdeka.com - Sebagai wujud kepedulian terhadap generasi muda yang tidak lama lagi akan melaksanakan ujian akhir nasional (UAN), Telkomsel bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menandatangani perjanjian kerjasama program “Try Out Online Nasional” di SMAN 4 Denpasar.

Kegiatan Try Out telah menjadi program tahunan Telkomsel yang dilaksanakan reguler secara nasional, yang mana tahun sebelumnya pernah melibatkan 60 ribu pelajar di 11 kota, yakni Makasar, Pontianak, Mataram, Banyuwangi, Semarang, Yogyakarta, Tasikmalaya, Bandung, Lampung, Pekanbaru dan Jakarta.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi dalam menghadapi evaluasi belajar tingkat akhir nasional.

Seiring dengan kemajuan teknologi di era digital lifestyle, kali ini Telkomsel menghadirkan program Try Out dengan versi online yang mudah untuk dimanfaatkan oleh seluruh siswa-siswi Indonesia hingga ke pelosok Tanah Air. 

Program ini dapat diikuti oleh siswa manapun secara GRATIS dengan cara mudah, yakni dengan melakukan registrasi melalui sms. Cukup ketik : tryout nama lalu kirim ke 2323 (Gratis).

Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid memaparkan program Try Out Online ini merupakan salah satu bukti konsistensi Telkomsel sebagai salah satu pelaku industri di dunia telekomunikasi untuk terus mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Hal ini diharapkan akan mendapat respon positif serta memancing antusiasme seluruh pelajar di wilayah nusantara untuk dimanfaatkan sebagai ajang dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional nantinya,” katanya, dalam siaran pers, Selasa (26/11).

Mendikbud Muhammad Nuh mengungkapkan pmerintah berterima kasih kepada Telkomsel atas program Tryout Online Nasional yang menciptakan peluang untuk berkompetisi bagi pelajar yang memiliki kompetensi di bidang akademik. 

“Upaya tersebut sejalan dengan visi kami untuk membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi komunikasi dan informasi sekaligus mempersiapkan generasi terbaik pada tahun 2045, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya. (mdk/nvl)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami