Tiongkok Siapkan GPS Baru Lawan Buatan Amerika Serikat

Tiongkok Siapkan GPS Baru Lawan Buatan Amerika Serikat
GPS. ©2013 Discovery.com
TEKNOLOGI | 31 Desember 2019 16:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tiongkok mengumumkan kesiapan penggunaan teknologi GPS buatan mereka. Dengan ini, artinya mereka terbuka menjadi kompetitor GPS asal Amerika Serikat.

Dilaporkan TechCrunch, Selasa (31/12), layanan jaringan satelit ini memiliki nama Beidou. Menurut Nikkei Asian Review, Beidou akan menjadi kompetitor besar dari GPS milik Angkatan Udara Amerika Serikat.

Hal ini seperti perlawanan Tiongkok terhadap Amerika Serikat. Apalagi, smartphone di negara itu 70 persennya telah memanfaatkan layanan Beidou. Layanan Beidou sendiri disebut menjadi bagian dari rencana Tiongkok untuk melawan hegemoni teknologi komunikasi Amerika Serikat, salah satunya GPS.

Rencananya, Tiongkok akan meluncurkan dua satelit terakhir untuk mendukung operasional Beidou pada Juni 2020. Tidak hanya navigasi, Beidou disebut sekaligus mendukung teknologi 5G yang akan hadir.

Perlu diketahui, peluncuran satelit ini akan menjadi tahap ketiga dari bagian pengembangan Beidou. Adapun sistem ini pertama kali diluncurkan 19 tahun lalu dan hadir di Asia Pasifik mulai 2012.

Saat ini, ada sekitar 120 rekanan yang sudah menyatakan siap bekerja sama dengan layanan Beidou. Para mitra itu menjalin kerja sama dalam inisiatif 'Satu Sabuk, Satu Jalan' yang dicanangkan Tiongkok pada 2013.

Untuk informasi, Tiongkok menjadi negara keempat yang memiliki sistem navigasi berbasis satelit. Selain Amerika Serikat dengan GPS, ada Rusia yang memiliki GLONASS dan Galileo dari Uni Eropa.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustinus Mario Damar

(mdk/faz)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami