Tren Scam yang Terjadi selama Pandemi Covid-19

Tren Scam yang Terjadi selama Pandemi Covid-19
ilustrasi hacker. ©2017 winpoin.com
TEKNOLOGI | 4 Maret 2021 09:37 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Trust and Safety Google Asia Pacific, Aldrich Christopher mengatakan, pihaknya pernah membagikan sejumlah tren scam yang terjadi di masa pandemi. Terdapat tiga scam yang beredar sepanjang pandemi.

Kata dia, yang pertama adalah scam dengan email yang melakukan personifikasi sebagai organisasi atau kementerian.

"Jadi, ini adalah pihak jahat yang mau mencari informasi pribadi orang lewat email dengan logo dari kementerian atau organisasi, termasuk alamat email yang mirip dengan kementerian atau organisasi," tuturnya.

Aldirch menuturkan, biasanya lewat email ini mereka akan meminta kode privasi pengguna, seperti OTP. Lalu metode kedua, pihak jahat ini biasanya akan menyamar sebagai agen pemerintah atau organisasi, mirip dengan metode pertama.

"Kemudian, ada scam dalam bentuk situs yang menjual produk-produk palsu, seperti vaksin atau masker," ujarnya menjelaskan. Selain itu, Aldrich juga mencatat ada scam berupa penawaran keuangan.

Biasanya, metode scam ini memanfaatkan penawaran layanan keuangan atau bahkan uang, tapi tanpa diketahui korban, sosok di balik penawaran itu adalah orang jahat.

"Terakhir, ada juga metode yang meminta donasi untuk organisasi non-profit, tapi sebenarnya organisasi tersebut tidak ada," tuturnya. Aldrich pun sempat berbagi tips mengenali email berbahaya.

Baca Selanjutnya: Bagaimana Cara Mengetahui?...

Halaman

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami