Universitas Padjajaran Pemenang Debat Virtual SDGs 2020

Universitas Padjajaran Pemenang Debat Virtual SDGs 2020
TEKNOLOGI | 29 Oktober 2020 11:04 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Universitas Padjajaran dinobatkan sebagai pemenang Debat SDGs ke-2.
Kompetisi virtual yang berfokus tentang Keterlibatan Pemuda dalam Pemulihan Pasca Pandemi.

Universitas Padjajaran menjadi pemenang Debat SDGs Indonesia tahunan kedua dengan fokus pada keterlibatan pemuda di tengah pandemi Covid-19.

Kampus asal Bandung, Jawa Barat, ini menjadi yang terbaik dari 250 tim di seluruh Indonesia dalam acara virtual maraton selama dua pekan.

Pengumuman pemenang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda Nasional pada 28 Oktober. Universitas Padjajaran menang setelah bertanding dengan finalis President University yang disiarkan secara langsung lewat kanal Youtube @UNDPIndonesia.

Bertajuk “Bright YOUth, Better Planet”, acara virtual ini diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Luar Negeri, dan Tanoto Foundation.

“Saya percaya ini adalah pengalaman yang memperkaya wawasan bagi lebih dari 300 laki-laki dan perempuan muda yang berpartisipasi dalam kompetisi debat. Acara ini memungkinkan mereka untuk mempertajam pengetahuan tentang Tujuan Pembangunan Global, pemikiran kritis, dan keterampilan kepemimpinan. Ini adalah dekade yang menentukan untuk SDGs, agenda yang menjadi semakin relevan selama pandemi Covid-19 dibandingkan sebelumnya. Debat ini adalah bagian dari upaya UNDP untuk menanamkan DNA SDGs di antara para pemikir muda di Indonesia,” ujar Sophie Kemkhadze, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, dalam rilisnya, kemarin.

Dengan perubahan radikal yang terjadi pada tingkat yang belum pernah terjadi masa pandemi Covid-19, kebutuhan untuk membina para pemimpin muda kita dengan pemikiran kritis dan kreativitas menjadi lebih mendesak dari sebelumnya.

Saya yakin acara debat seperti ini dapat membantu Indonesia mempersiapkan para pemikir muda dengan lebih baik untuk mempercepat pencapaian SDGs, khususnya untuk menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, ujar Amalia Adininggar Widyasanti, Penasihat Senior Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional untuk Ekonomi dan Pendanaan.

Pandemi Covid-19 telah menjadi tantangan khusus bagi kaum muda yang, terlepas dari perjuangan mereka, terus menjangkau komunitas yang rentan dan menjadi sukarelawan untuk membantu kelompok-kelompok yang termarjinalisasi.

Dengan latar belakang inilah acara tahun ini menyoroti bagaimana kaum muda Indonesia merespons tantangan pandemi dan bagaimana mereka bertindak dalam agenda SDGs.

“Debat SDGs ini menarik minat mahasiswa yang ingin mendapatkan keterampilan berharga seperti negosiasi dan pemikiran analitis. Debat ini membantu mahasiswa untuk mendapat pengalaman langsung untuk memperoleh pengetahuan melalui proses yang memberdayakan dan bermanfaat,” ujar J Satrijo Tanudjojo, CEO Global, Tanoto Foundation.

UNDP dan Tanoto Foundation memiliki sejarah panjang kemitraan dalam pencapaian Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Tahun lalu, Pemerintah Indonesia, UNDP, dan Tanoto Foundation mendirikan SDG Academy, sebuah platform pembelajaran untuk mempercepat kemajuan pencapaian SDGs di Indonesia. (mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami