Webinar Build Forward Better: Menteri PPN Ingatkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Webinar Build Forward Better: Menteri PPN Ingatkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
TEKNOLOGI | 24 Oktober 2020 14:07 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menegaskan pemerintah berupaya keras untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 di Indonesia. Pemerintah juga meminta dukungan semua kalangan agar pandemi ini bisa diatasi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Suharso sebagai pembicara seminar online internasional atau webinar bertema "Build Forward Better: Bangkit Bersama dari Covid-19 untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan", kemarin (22/10).

“Terima kasih atas dukungannya. Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya keras untuk menghadapi situasi berat dan terus melakukan berbagai upaya untuk bangkit. Seperti kita ketahui bersama, dampak Covid-19 sangatlah besar dan tidak ada satu negara pun di dunia yang siap menghadapi pandemi yang sedemikian dahsyat dan cepat penularannya,” ujar Menteri Suharso.

Mengutip data IMF, Menteri Suharso menjelaskan pada World Economic Outlook Oktober 2020, pandemi ini mengganggu aktivitas ekonomi dunia. Perdagangan dunia diperkirakan turun 10 persen, seperti kondisi perdagangan saat krisi keungan global 2009 sehingga diperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini turun menjadi minus 4,4 persen.

Dampaknya, tingkat pengangguran dunia naik sebesar 7,09 persen atau 80 juta orang akan berada dalam kemiskinan ekstrim, pendapatan di bawah US$ 1,9 per hari. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri mengalami kontraksi 5,32 persen pada kuartal II dan diperkiraan tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia menyentuh level minus 1,1 persen.

“Kontraksi ekonomi tersebut juga berpotensi meningkatkan jumlah pengangguran 2,9 juta orang, mengakibatkan tingkat pengangguran pada kisaran 7,8- 8,5 persen. Kondisi ini berdampak pada pencapaian Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Menghadapi masalah pandemi Covid-19 di bidang kesehatan, pemerintah terus menggiatkan peningkatan fasilitas kesehatan, seperti penetapan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia, pemenuhan kapasitas laboratorium seperti reagen, alat tes, dan sarana laboratorium serta meningkatkan penanganan pasien, dengan terus memberikan dukungan penyediaan dan distribusi alat pelindung diri dan alat kesehatan bagi tenaga medis.

Pada kesempatan ini, Menteri Suharso juga mengajak semua pihak bangkit dari pandemi dan bersama-sama melanjutkan capaian agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs). Sebab SDGs merupakan acuan bagi kita semua tanpa terkecuali untuk melakukan strategi pemulihan yang lebih baik dengan paradigma pembangunan baru, yang mengintegrasikan dan menyeimbangkan dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Acara Road to SDGs Annual Conference ini dimaksud sebagai pintu pembuka yang mengajak para pemangku kepentingan menyebarluaskan arti pentingnya SDGs, membangun bangsa ini untuk bangkit dari Covid-19, serta bersama-sama melaksanakan program-program pembangunan secara lebih baik lagi,” papar Kepala Bappenas.

Menteri PPN meyakini dengan berbagai inovasi, pendekatan, dan solusi dalam menghadapi serta memulihkan situasi pascapandemi. Di sisi lain, kita juga akan selalu membutuhkan kerja sama dengan pihak internasional yang didasari prinsip fair and just collaboration. Serta saling tukar pengalaman dan pembelajaran antarnegara dalam menentukan strategi yang efektif melawan Covid-19.

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Arifin Rudiyanto mengatakan, Bappenas sejak 2018 menginisiasi penyelenggaraan road to SDGs annual conference. Pertemuan tahun ini dalam bentuk webinar. Kementerian PPN sebagai koordinator pelaksanaan SDGSs di Indonesia mengajak seluruh platform partisipasi dan masyarakat umum untuk bersama merumuskan solusi terbaik terhadap dampak covid 19 untuk pencapaian SDGs di Indonesia.

“Acara hari ini merupakan kick off dari rangkaian virtual SDGs annual conference 2020 yang akan dilanjutkan dengan kompetisi virtual event dan pemilihan duta kampus SDGs Indonesia. Selanjutnya sebagai acara puncak virtual SDGs annual conference 2020 pada Desember nanti,” jelas Arifin.

Baca Selanjutnya: Konferensi SDGs 2020...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami