WhatsApp Akan Punya Fitur Baru yang Deteksi Spam dan Berita Hoaks

TEKNOLOGI | 28 Maret 2019 12:42 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - WhatsApp kini adalah platform messaging yang terpopuler di dunia. Platform ini pun mewadahi banyak sekali kelompok-kelompok yang juga rentan persebaran berita hoaks.

Oleh karena itu, berdasarkan info yang dihimpun Phone Arena dari WABetaInfo, WhatsApp kini sedang menguji fitur baru yang dapat memperlihatkan berapa kali sebuah pesan diteruskan (diforward).

Versi yang kini masih Beta ini juga termasuk fungsi baru yang memberi keleluasaan kepada pengguna untuk melihat seberapa banyak ia menerima pesan yang telah diforward.

Untuk mengetahuinya, Anda harus mem-forward sebuah pesan, membuka tab info di Message, lalu data akan muncul. Pesan yang telah diforward lebih dari lima kali akan disertai peringatan yang berbunyi "Sering Diforward."

Versi beta ini tak cuma bisa melihat berapa kali sebuah pesan diteruskan, namun juga berapa kali mengirim dan menerima pesan yang telah diforward.

Hal ini ditujukan untuk melihat apakah pesan-pesan yang diteruskan ini adalah spam atau berita hoaks. Jika jumlah pembagian atau penerusannya banyak, kemungkinan besar pesan tersebut adalah spam atau berita palsi.

Berguna? (mdk/idc)

Baca juga:
Cegah Shifting, Pemerintah Diminta Turut Tarik Pajak Penjual di Medsos
Masa Tenang, Media Sosial Dilarang Tayangkan Iklan Kampanye
5 Cara Untuk Tahu Kita Diblokir di WhatsApp
Fadli Zon Sebut Kebebasan Rakyat Tak Boleh Disensor dan Dibatasi
Vidio.com Rilis Web Series Pertama
Kemkominfo Bakal Panggil Facebook CS Bahas Masa Tenang Jelang Pilpres 2019
Dorong Milenial Sebar Hal Positif, Anggota DPR ini Gelar Pelatihan Bikin Vlog

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.