XL sebut layanan komunikasi di sekitar Gunung Agung aman

TEKNOLOGI | 28 November 2017 10:12 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Erupsi Gunung Agung di Bali, terus meningkat. Pada Minggu malam (26/11) terdengar dentuman keras yang menandakan terjadinya letusan dan menyusul kemudian hujan abu yang cukup deras. Seiring dengan hal tersebut, pemerintah telah meningkatkan status bahaya Gunung Agung, Bali, dari Siaga menjadi Awas.

XL pun memastikan seluruh layanan komunikasi data, percakapan ataupun SMS di sekitar Gunung Agung, dan di seluruh Bali masih aman dan tidak terjadi gangguan apapun. Meski begitu, kewaspadaan terus dilakukan dan langkah-langkah antisipasi atas segala kemungkinan telah disiapkan. Hal itu diungkapkan oleh Caretaker Vice President East Region XL Axiata Mochamad Imam Mualim.

Kata Imam, bisa dipastikan sampai saat ini tiada BTS XL yang mengalami gangguan. Termasuk di wilayah bencana.

“Yang jelas, kami akan terus standby menjaga jaringan agar tetap bisa beroperasi karena di saat genting seperti ini sarana telekomunikasi menjadi sangat diperlukan, termasuk bagi aparat yang terlibat dalam penanganan dampak bencana,” ujarnya.

Dikatakannya, sebanyak 13 unit BTS XL yang berada di radius berbahaya 12 km. Maka itu, pihaknya telah menyiapkan back-up jaringan dengan meningkatkan kapasitas trafik di setiap BTS di dekat area pengungsian. Sementara untuk mengantisipasi pasokan listrik, XL Axiata menyiapkan puluhan genset guna mendukung operasional BTS yang ada.

“Kami juga telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan perusahaan penyedia menara telekomunikasi untuk mengantisipasi gangguan jaringan komunikasi di sekitar Gunung Agung,” jelas dia.

Penanganan jaringan XL Axiata di sekitar Gunung Agung kini menjadi tanggung jawab bersama tim jaringan XL Axiata yang berbasis di Denpasar, Bangli, dan Karang Asem. Jumlah BTS milik XL Axiata yang berada di sekitar Gunung Agung ada sebanyak 33 BTS (2G/3G/4G). Sementara itu di seluruh Bali, XL Axiata memiliki lebih dari 3000 BTS (2G/3G/4G).

Baca juga:

Ada peserta spesial di XL Future Leaders 2017

Telkom kembangkan bisnis digital di Indonesia

Begini fitur cek nomor registrasi kartu prabayar

Tata ulang frekuensi 2,1 GHz mulai dilakukan

Tak lagi jabat bos Indosat, Alexander Rusli jadi angel investor

Menang lelang 2,1 GHz, Indosat sebut Mei 2018 mulai digunakan

XL sebut pelanggan tak perlu khawatirkan soal keamanan data pribadi

(mdk/idc)