10 Tanda Awal Kehamilan, Pasangan Suami Istri Wajib Tahu

10 Tanda Awal Kehamilan, Pasangan Suami Istri Wajib Tahu
Ilustrasi hamil. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Subbotina Anna
TRENDING | 1 Desember 2021 08:18 Reporter : Khulafa Pinta Winastya

Merdeka.com - Tanda awal kehamilan penting untuk diketahui oleh semua orang, khususnya pasangan suami istri. Terlebih lagi, tanda kehamilan di minggu-minggu pertama biasanya tidak terasa terlalu signifikan. Hal itu membuat banyak calon ibu tidak menyadarinya.

Padahal, masa-masa awal kehamilan calon ibu harus benar-benar menjaga kondisi tubuhnya agar si kecil bisa tumbuh dengan maksimal di dalam rahim. Tanda awal kehamilan dapat diamati sejak 1 minggu hingga masa-masa sebelum terlambat menstruasi. Berbagai gejala awal kehamilan tersebut bahkan seringkali dianggap sebagai sindrom menjelang masa menstruasi atau PMS.

Sebab, gejala dari masa-masa awal kehamilan tersebut memang kurang lebih mirip dengan tanda-tanda PMS. Lantas, apa saja sebenarnya tanda awal kehamilan? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman halodoc dan berbagai sumber, Rabu (1/12/2021):

2 dari 6 halaman

Tanda Awal Kehamilan

Kehamilan sendiri dihitung selama 40 minggu sejak hari pertama haid terakhir (HPHT). Kehamilan baru terjadi hanya ketika tubuh melepaskan sel telur dari ovarium yang biasanya terjadi antara akhir minggu ke-2 atau awal minggu ke-3. Pelepasan sel telur ini disebut masa subur atau ovulasi. Agar bisa terjadi kehamilan, sel telur yang sudah dilepaskan harus bertemu sperma pada tuba fallopi.

Siklus ovulasi yang biasanya terjadi pada hari ke-13 sampai ke-20 setelah HPHT inilah yang akan menentukan tanggal pembuahan. Namun, ovulasi juga dipengaruhi oleh seberapa lama siklus haid seorang wanita. Rata-Rata wanita memiliki siklus menstruasi sekitar 28 hari, tetapi sebagian wanita memiliki siklus yang berbeda.

Maka, langkah pertama yang bisa dilakukan setiap wanita ialah mencatat tanggal menstruasi selama beberapa bulan, mengukur suhu basal tubuh (suhu saat bangun di pagi hari) menjelang ovulasi, atau mengamati tekstur cairan vagina yang terlihat lebih jernih dan licin.

3 dari 6 halaman

Tanda Awal Kehamilan 1 Minggu Pertama

Para calon ibu juga bisa melihat tanda awal kehamilan dengan mengetahui beberapa perubahan dalam dirinya, di antaranya:

1. Payudara Membengkak dan Sensitif

Tanda awal kehamilan berusia 1 minggu biasanya calon ibu akan mengalami perubahan bentuk payudara yang sedikit berbeda dari biasanya.  Saat kehamilan berusia 1 minggu, umumnya payudara akan terasa lebih kencang dari biasanya. Selain itu, payudara juga dapat lebih sensitif jika disentuh.

2. Kram Perut

Kram perut juga bisa menjadi salah satu tanda kehamilan di minggu pertama. Pada usia kehamilan muda ini, para wanita akan mengalami perut yang terasa nyeri cukup hebat.
Gejala ini pun kurang lebih sama dirasakan wanita saat hendak mengalami masa menstruasi. Namun, gejala pada kehamilan satu minggu ini terasa lebih nyeri dengan kontraksi cukup kencang setidaknya setiap 5 menit sekali.

3. Sakit Pinggang Bagian Bawah

Di awal kehamilan, banyak wanita juga biasanya mengalami sakit pinggang di bagian bawah. Kemungkinan besar, gejala awal kehamilan yang satu ini akan terus berlanjut hingga usia kehamilan cukup matang menjelang persalinan.

Namun, hal ini tidak semua ibu hamil mengalaminya. Setidaknya, sebagian besar wanita mengalami hal ini lantaran adanya penambahan berat badan hingga perubahan hormon di dalam tubuh saat hamil.

4 dari 6 halaman

4. Perut Terasa Kembung

Tanda awal kehamilan yang berikutnya yakni kondisi perut yang sering mengalami gangguan. Hal ini secara langsung dapat terasa seperti perut kembung hingga menyebabkan gangguan saat beraktivitas sehari-hari.

Namun, gejala ini sebenarnya cukup wajar terjadi pada ibu hamil di masa-masa awal kehamilan. Sebab, hormon progesteron terjadi peningkatan sehingga akan menghambat proses pencernaan.

Tak jarang, hal ini membuat perut terasa lebih begah dan membuncit karena gas yang tertahan di dalam saluran pencernaan.

5. Muncul Jerawat

Sebagian wanita di masa awal kehamilannya juga memiliki tanda berupa munculnya jerawat di wajah. Selain jerawat, flek yang muncul di bagian wajah tertentu juga dapat terjadi selama fase awal kehamilan bagi sebagian wanita. Kondisi ini tak lain sebagai akibat dari peningkatan hormon setelah sel telur mengalami pembuahan oleh sel sperma.

5 dari 6 halaman

6. Merasa Sembelit

Selain merasa kembung, saluran pencernaan juga terkadang mengalami beragam gangguan lainnya. Hal ini seperti sembelit yang dirasakan berulang kali oleh sebagian ibu hamil.

Gejala awal kehamilan yang satu ini terjadi karena timbulnya pergerakan usus yang mengeras akibat tingginya hormon progesteron. Kondisi ini tentu menghambat makanan melalui sistem pencernaan secara normal.

7. Merasa Haus

Tanda awal kehamilan juga bisa membuat calon ibu akan merasa terus kehausan. Gejala ini dapat terjadi lantaran peningkatan volume darah di dalam tubuh setelah proses pembuahan. Selain haus, sebagian ibu hamil juga akan merasakan lapar yang hampir datang di setiap waktu.

8. Keputihan

Tanda awal kehamilan berikutnya ialah muncul keputihan dalam jumlah banyak. Selain itu, keputihan yang timbul juga terkadang memiliki bau dan warna yang berbeda dari biasanya. Keputihan ini tak lain berfungsi untuk melindungi sistem reproduksi ibu hamil dari infeksi dan melawan bakteri.

6 dari 6 halaman

9. Rasa Aneh di Mulut

Perubahan hormon pada wanita hamil di masa awal kehamilan juga dapat menyebabkan kondisi yang disebut dysgeusia. Beberapa wanita mengeluh ada rasa aneh di mulut, seperti merasakan adanya kandungan logam atau air liur keluar banyak.

Selain itu, peningkatan hormon progesteron yang terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan dapat menyebabkan wanita lebih sering bernapas daripada biasanya. Akibatnya, ibu hamil bisa merasa seolah-olah mereka sesak napas.

10. Sering Buang Air Kecil

Tanda awal kehamilan yang paling sederhana dan mudah diamati ialah sering buang air kecil atau kencing. Gejala ini biasanya mulai terjadi sekitar awal minggu ke-6 sampai ke-8 setelah pembuahan.

Saat hamil, perubahan hormon membuat kandung kemih menjadi lebih sensitif sehingga wanita lebih sulit menahan kencing. Sering kencing termasuk tanda awal kehamilan yang wajar.

(mdk/khu)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami