19 Makanan Sehat Mencegah Serangan Jantung, Kurangi Risiko Kematian Mendadak

19 Makanan Sehat Mencegah Serangan Jantung, Kurangi Risiko Kematian Mendadak
TRENDING | 22 Februari 2020 07:00 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Serangan jantung salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Ada beberapa cara untuk mencegah serangan jantung dadakan. Salah satunya adalah memilih makanan sehat.

Semakin banyak mengonsumsi makanan sehat, semakin baik pula untuk seluruh organ penting di dalam tubuh. Beberapa makanan tertentu berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, tanpa efek samping.

Berikut ulasan mengenai makanan sehat mencegah serangan jantung dari berbagai sumber:

1 dari 11 halaman

Ikan

1. Ikan Tuna

Ikan tuna menjadi nominasi makanan mencegah serangan jantung yang dipercaya sejak lama. Kandungan lemak sehatnya tinggi, lalu omega-3 jenis EPA (asam Eicosapentaenoic) dan DHA (asam Docosahexaenoic acid).

ilustrasi ikan tuna

Shutterstock/holbox

Senyawa tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, termasuk menurunkan risiko serangan jantung. Apalagi jenis tuna putih atau albacore memiliki omega-3 yang lebih tinggi dari tuna lain.

2. Ikan Salmon

Makanan mencegah serangan jantung berikutnya ialah ikan salmon. Minyak ikan beserta asam lemak omega 3, omega-6, dan omega-9 dapat menurunkan risiko gangguan ritme jantung dan tekanan darah.

Melansir dari liputan6.com, bahwa Asosiasi Jantung AS merekomendasikan dua porsi salmon atau ikan berminyak lainnya dalam seminggu. Mungkin bisa mengurangi trigliserida dan mencegah radang.

3. Ikan Sarden

ilustrasi sarden

Shutterstock


Melansir dari hellosehat.com, bahwa asam lemak omega 3 pada sarden memberi manfaat penting bagi tubuh, yakni mencegah penyakit jantung. Karena ikan sarden memiliki sifat antiradang, menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko pembekuan darah, dan terbukti menurunkan kadar trigliserida yang tidak sehat.

2 dari 11 halaman

Minyak Zaitun

Makanan mencegah serangan jantung berikutnya ialah minyak zaitun, karena mengandung asam lemak tak jenuh tunggal atau monounsaturated fatty acid ( MUFA). Senyawa tersebut berperan juga dalam mengurangi kadar kolesterol, serta mempertahankan kolesterol baik dalam darah.



3 dari 11 halaman

Teh Hijau

hijau

2016 Boldsky

Dalam sebuah penelitian membuktikan bahwa teh hijau mengandung katekin mencapai 80 hingga 90 persen dari flavonoid total. Tentunya senyawa tersebut baik dalam menurunkan kadar kolesterol dan Malondialdehid (MDA).

MDA merupakan hasild ari meningkatnya radikal bebeas yang mengoksidasi asam lemak tak jenuh, lalu merusak membran sel dan terbentuklah suatu produk akhir peroksidasi lipid. Itulah mengapa teh hijau sejak lama dipercaya sebagai penangkal sel kanker dan menjaga kesehatan jantung.

4 dari 11 halaman

Tahu dan Tempe

Mengutip dari fimela.com, bahwa penelitian dari Nutrition, Metabolism, and Cardiovascular Disease menyebutkan kandungan isoflavon dalam kedelai, mampu menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan elatistas pembuluh darah. Sehingga proses memompa darah dan menyalurkan ke seluruh tubuh jadi lebih optimal

Brokoli

012 tantri setyorini

2018 Merdeka.com/Pixabay


Makanan mencegah serangan selanjutnya berasal dari jenis sayuran. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Plant Food for Human Nutrition 2010, menunjukkan bahwa makan brokoli terbukti dapat mengurangi stres oksidatif dan mencegah kerusakan sel jantung.

Beberapa penelitian lain telah membuktikan bahwa kandungan senyawa dari brokoli hijau efektif meningkatkan perlindungan terhadap arteri jantung.

5 dari 11 halaman

Wortel

Sebuah riset di Atlanta menemukan bahwa wortel dapat mengurangi risiko terserang penyakit jantung dan kanker. Selain itu, wortel juga banyak mengandung vitamin A, fosfor, hidrat arang, kalsium, dan beta karoten. Seluruh zat tersebut akan menjaga organ tubuh, menurunkan tekanan darah, dan memperlambat penuaan dini.

Tomat

011 tantri setyorini

2018 Merdeka.com/Pixabay


Makanan mencegah serangan jantung berikutnya ialah tomat. Dilansir dari hellosehat.com, hasil penelitian oleh Nutrition Journal menyebutkan bahwa minum jus tomat tawar selama 8 minggu bisa mengurangi kadar trigliserida. Tomat mengandung berbagai senyawa, seperti karotenoid, vitamin A, kalsium, dan asam gamma-aminobutyric.

6 dari 11 halaman

Paprika

Paprika merah memiliki kandungan antioksidan tinggi dalam menangkal radikal bebas pemicu gangguan medis seperti kanker dan serangan jantung, termasuk morning surge.

ilustrasi paprika

2014 Merdeka.com/shutterstock/sonsam


Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa paprika yang diolah dengan suhu tinggi atau dimasak akan memberi efek antioksidan yang lebih tinggi daripada paprika merah mentah.

Selain itu, Capsaicin, fitokimia yang membuat rasa pedas dari paprika, berfungsi meningkatkan kesehatan metabolik melalui aktivasi TRPV1 protein, dengan mendukung kesehatan vaskular.

Susu Kedelai

Ternyata susu kedelai yang mampu menguatkan tulang ini juga baik dalam menjaga kesehatan pembuluh darah. Hal ini karena kandungan asam lemak omega 3, omega 6, dan phyto antioksida. Ketiganya akan mengikat lapisan pembuluh darah dan mempertahankan sel-sel lapisan dari serangan radikal bebas, sehingga baik dalam mencegah serangan jantung.

7 dari 11 halaman

Buah

Alpukat

ilustrasi minyak alpukat

Shutterstock


Alpukat memang buah yang terkenal memiliki lemak tak jenuh tunggal dan aman bagi tubuh. Kalium dan nutrisi lainnya, baik untuk jantung. Dalam beberapa penelitian, mengonsumsi 4,7 gram kalium per hari bisa menurunkan tekanan darah dan mencegah sakit jantung.

Apel

Apel juga telah lama menjadi buah andalan sebagai anti serangan jantung. Berbagai penelitian telah membuktikan khasiatnya dalam mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL.

ilustrasi apel malang

Shutterstock



Dalam sebuah penelitian terbukti bahwa makan apel setiap hari rutin selama satu tahun, mampu menurunkan kolesterol jahat sekitar 23 persen.

8 dari 11 halaman

Delima

delima

Shutterstock/tab62


Buah delima juga ternyata berperan penting dalam menjaga kelenturan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Melansir dari liputan6.com, bahwa sebuah riset memberikan hasil bahwa konsumsi jus delima setiap hari selama 3 bulan bisa membantu melancarkan sirkulasi darah ke jantung.

Pisang

Makanan mencegah serangan jantung selanjutnya bisa Anda peroleh dari buah pisang. Nutrisi dari pisang, seperti vitamin C, vitamin B6, kalium, dan mineral lain akan membantu melenturkan pembuluh darah, serta menurunkan tekanan darah.

9 dari 11 halaman

Semua Jenis Jeruk

jerukan

2018 Merdeka.com/Pixabay


Berbagai jenis jeruk, seperti lemon, jeruk nipis, jeruk purut, sitrus hingga limau memiliki antioksidan flavonoid dan vitamin C yang baik dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Sering mengonsumsi buah jeruk akan membantu tubuh terhindar dari proses pembentukan plak yang bisa menyumbat pembuluh darah.

Semua Jenis Buah Beri

beri

boldsky.com

Semua jenis buah beri, seperti stroberi, raspberi, blueberry, dan blackberry sudah dikenal lama sebagai buah kecil dengan kandungan antioksidan antosianin.

Senyawa tersebut berperan penting dalam melenturkan pembuluh darah, menjaga tensi, dan mengurangi peradangan. Mengonsumsi buah beri sangat baik dalam masa pemulihan setelah mengalami sakit jantung, juga sebagai pencegahan kambuh lagi.

10 dari 11 halaman

Anggur

ilustrasi makan buah anggur

odee.com

Makanan mencegah serangan jantung yang menyegarkan berikutnya ialah buah anggur. Buah berwarna merah keunguan ini memiliki kandungan senyawa resveratrol.

Antioksidan yang tinggi dari anggur sangat baik dalam menurunkan tekanan darah tinggi, kolesterol, mengatasi peradangan, serta mencegah dan meredakan serangan jantung.

11 dari 11 halaman

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan menjadi salah satu makanan yang bisa dikonsumsi sebagai cemilan dan masakan tertentu sebagai mencegah serangan jantung. Hampir semua jenis kacang, terutama almond kaya akan fitonutrien untuk jantung.

ilustrasi kacang kacangan

2012 Shutterstock/Krzysztof Slusarczyk



Selain itu, kacang mengandung banyak serat dan air yang bisa membuat lebih cepat kenyang. Kemudian ada kacang kenari yang memiliki asam folat omega 3 yang berperan menurunkan kolesterol jahat.

Itulah beberapa makanan mencegah serangan jantung yang sangat baik dikonsumsi demi menjaga kesehatan. Selain itu, perlunya aktivitas lain seperti olahraga yoga, renang, dan pola hidup sehat lainnya. Semoga bermanfaat. (mdk/kur)

Baca juga:
6 Makanan Sehat untuk Penderita Diabetes, Tak Hanya Sayuran Saja
7 Makanan yang Banyak Mengandung Vitamin A, Baik untuk Kesehatan Tubuh
Konsumsi Buah-Buahan Bisa Menurunkan Risiko Masalah yang Muncul Ketika Menopause
3 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Makanan usai Berolahraga
10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil
9 Makanan Sehat Ini Bisa Jadi Bekal Sarapanmu di Pagi Hari



Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami