3 Jenis Burung Dara Berdasarkan Warna, Pahami Karakter Aduan dan Peliharaan

3 Jenis Burung Dara Berdasarkan Warna, Pahami Karakter Aduan dan Peliharaan
merpati Siyah Kinifirli. ©2017 REUTERS/Umit Bektas ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 25 Maret 2022 13:35 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Banyak jenis burung dara yang telah dijinakkan selama ribuan tahun, dan telah berfungsi sebagai pembawa pesan, sumber makanan, subjek penelitian, burung aduan dan hewan peliharaan. Dengan hubungan yang sudah berlangsung lama antara manusia dan burung dara, tak heran jika kolonis Eropa membawa burung-burung ini ke Amerika Utara pada awal tahun 1600-an.

Melansir dari Science Daily, para ilmuwan di University of Utah mengidentifikasi mutasi pada tiga gen kunci yang menentukan jenis burung dara berdasarkan warna. Gen yang sama mengontrol pigmentasi kulit manusia.

Jenis burung dara berdasarkan warna ini termasuk akibat mutasi gen. Menyebabkan warna bulu yang berbeda, dan bagi penghobi dara itu adalah hal yang sangat baik. Peternak burung dara telah memanfaatkan mutasi gen ini selama berabad-abad untuk menghasilkan sekitar 350 keturunan jenis burung dara yang berbeda.

Dengan fokus terutama pada bentuk paruh, warna bulu dan ornamen bulu di kepala, kaki, paruh serta bagian tubuh lain. Pada semua jenis burung dara ada tiga gen utama menjelaskan sejumlah besar variasi warna.

Berbagai bentuk gen bernama Tyrp1 membuat jenis burung dara menjadi biru-hitam (warna keabu-abuan), dan merah atau coklat. Lalu mutasi gen kedua, bernama Sox10, membuat jenis burung dara menjadi merah. Kemudian bentuk yang berbeda dari gen ketiga, bernama Slc45a2, membuat warna jenis burung dara menjadi intens atau pudar.

Cukup unik mengetahui jenis burung dara berdasarkan warna ini. Bahkan mengidentifikasi karakter yang mungkin turut berbeda. Beragam jenis burung dara menjadi daya tarik bagi pecinta burung. Baik sebagai peliharaan maupun aduan dalam perlombaan.

Untuk lebih jelasnya, simak mengenai jenis burung dara berdasarkan warna melalui penelitian para ahli berikut ini, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Jumat (25/3).

2 dari 5 halaman

Jenis Burung Dara Secara Umum

ilustrasi merpati

©Shutterstock.com/DmitriMaruta

Dikutip dari Mass Audubon, melalui pembiakan selektif, banyak orang telah mengembangkan varietas atau jenis burung dara domestik dengan banyak pola dan warna yang menarik. Inilah sebabnya mengapa keturunan jenis burung dara liar, dapat ditemukan dalam banyak warna coklat, abu-abu, hitam, dan putih.

Tapi sebagian besar kawanan di alam liar berisi jenis burung dara biru yang khas, seperti tubuh biru-abu-abu, sayap biru-abu-abu muda yang ditandai oleh dua pita hitam, pita ekor hitam lebar, dan pantat putih. Leher sering berkilau dengan bulu warna-warni ungu dan hijau.

Sedangkan jenis burung dara berwarna cokelat, memiliki karakteristik seperti tubuh yang lebih ramping serta ekor yang runcing. Ini termasuk jenis burung dara, salah satu anggota keluarga Columbidae lainnya berkembang biak di Massachusetts, Amerika Serikat.

Baca juga:
6 Makanan Burung Nuri Terbaik, Lengkap Beserta Cara Memberikannya
Jenis Lovebird Warna Hijau, Ketahui Ciri Khasnya
5 Jenis Burung Kolibri yang Bercorak Cantik, Lengkap dengan Habitatnya

3 dari 5 halaman

Jenis Burung Dara Menurut Penelitian

pos
©Pinterest

Melansir dari Science Daily dan Phys.org, para ilmuwan menemukan bagaimana warna bulu merpati ditentukan oleh versi berbeda dari ketiga gen, yang dikenal sebagai varian atau alel. Jenis burung dara berdasarkan warna yang disebut interaksi "epistatik", di mana satu gen mengaburkan efek gen lain.

"Pekerjaan kami memberikan wawasan baru tentang bagaimana mutasi pada gen ini memengaruhi fungsi mereka dan bagaimana gen bekerja bersama," terang Michael Shapiro, profesor biologi dan penulis senior studi tersebut yang dipublikasikan di jurnal Current Biology.

Versi yang berbeda dari tiga gen warna burung dara memengaruhi proporsi relatif dari bentuk utama pigmen melanin eumelanin dan pheomelanin, serta distribusinya di dalam sel.

Eumelanin memberikan pigmentasi hitam dan coklat, sedangkan pheomelanin memberikan pigmentasi merah dan kuning pada bulu burung dara. Interaksi di antara tiga gen utama itu kompleks, menghasilkan beragam warna dara.

"Mutasi pada satu gen menentukan apakah mutasi pada gen kedua memiliki efek pada suatu organisme," kata Eric Domyan, rekan postdoctoral biologi dan penulis pertama studi ini.

Dengan kata lain, satu gen dapat menutupi efek yang lain dalam kaitannya dengan warna jenis burung dara.

4 dari 5 halaman

Jenis Burung Dara Berdasarkan Warna

ilustrasi merpati
©©shutterstock.com/Jack.Q

Para ilmuwan menunjukkan bahwa warna bulu pada 82 keturunan jenis burung dara dapat dijelaskan oleh berbagai kombinasi dari tiga gen dan versi yang berbeda. Warna adalah salah satu sifat yang paling penting bagi peternak untuk membuat jenis burung dara yang cantik. Hal ini bahkan memberikan para ilmuwan spesimen yang sempurna untuk mempelajari genetika pigmentasi.

Saphiro dan rekan kerjanya menemukan bahwa versi gen Tyrp1 bertanggung jawab untuk menentukan tiga warna dasar merpati: biru-hitam, merah-abu, dan coklat. Warna biru-hitam merpati dianggap "normal".

Bahkan sebelum munculnya genetika, disebutkan bahwa jenis burung dara warna biru-hitam adalah warna nenek moyangnya. Berikut cara kerja ketiga gen tersebut:

1. Gen Tyrp1

Gen Tyrp1 menghasilkan protein yang membantu membuat pigmen eumelanin. Jenis burung dara dengan bulu biru-hitam memiliki Tyrp1 normal. Jenis burung dara warna abu-merah dan coklat mengandung mutasi yang berbeda pada gen Tyrp1, yang menyebabkan pigmentasi yang lebih sedikit atau berbeda.

2. Gen Sox10

Mutasi yang memengaruhi gen Sox10 mengesampingkan warna yang ditentukan oleh berbagai versi gen Tyrp1. Terlepas dari apakah versi Tyrp1 membuat burung dara biru-hitam, abu-merah atau coklat, mutasi yang mengatur hasil gen Sox10 adalah jenis burung dara merah.

5 dari 5 halaman

3. Gen Slc45a2

mata mata perang dunia
Ilustrasi merpati (burung dara) mata-mata Perang Dunia © Oddee

Mutasi gen Slc45a2 menurunkan intensitas warna yang ditentukan oleh Tyrp1, Sox10 dan mutannya. Tergantung pada versi gen Tyrp1, jenis burung dara biru-hitam, merah-abu, dan coklat yang menyimpan gen Slc45a2 mutan masih menampilkan warna yang sama.

Tapi dalam versi yang kurang intens dibandingkan dengan Slc45a2 normal. Misalnya, seekor burung dara dengan Tyrp1 versi merah-abu dan gen Slc45a2 mutan memiliki bulu kuning-abu. Jenis burung dara dengan mutasi Sox10 dan Slc45a2 berwarna kuning, yang merupakan bentuk merah encer.

Sebagian besar sampel darah dan bulu burung dara yang digunakan dalam penelitian dikumpulkan di pameran dari para peternak di seluruh negeri. Mereka berbondong-bondong untuk memamerkan burung dara mereka. Setelah mengekstraksi dan mengurutkan DNA dari sampel, para peneliti membandingkan urutan DNA di antara burung dan mengamati bahwa versi gen tertentu terkait dengan warna bulu tertentu.

Jenis Burung Dara Berdasarkan Warna untuk Aduan

Selanjutnya dalam pengetahuan para peternak, membagi lagi jenis burung dara aduan berdasarkan warna, di antaranya yang menjadi unggulan sebagai berikut dikutip dari Hewan Pedia:

1. Burung Dara dengan Warna coklat
2. Burung Dara dengan Warna Blorok/brontok
3. Burung Dara dengan warna Hitam Meles
4. Burung Dara dengan warna Putih
5. Burung Dara dengan warna Tritis
6. Burung Dara dengan warna Plontang
7. Burung Dara dengan warna Klabu

Baca juga:
Jenis Burung Jalak Putih Asli dan Karakteristiknya, Jangan Sampai Tertipu di Pasaran
Ribuan Bangau di Israel Mati Karena Flu Burung
12 Perbedaan Lovebird Jantan dan Betina, Kenali Ciri Fisik dan Perilakunya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami