5 Dampak Buruk Makan Daging Anjing, Anda Harus Tahu

5 Dampak Buruk Makan Daging Anjing, Anda Harus Tahu
TRENDING | 6 Desember 2019 11:36 Reporter : Khulafa Pinta Winastya

Merdeka.com - Makanan olahan berbahan dasar daging anjing kini mudah dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini tentu membuat resah para aktivis pecinta hewan. Sudah sejak lama larangan mengonsumsi daging anjing dikampanyekan di masyarakat. Tetapi, hingga kini nyatanya masih saja banyak yang masih mengonsumsi daging anjing.

Bahkan, di salah satu wilayah di kota Solo olahan daging anjing sangat mudah ditemui di warung-warung pinggir jalan. Oleh karena itu, baru-baru ini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan peraturan larangan warga di wilayah Solo Raya untuk tidak mengonsumsi daging anjing lagi.

Larangan tersebut dikeluarkan setelah adanya laporan dari Dog Meet Free Indonesia bahwa ada sekitar 13.700 ekor anjing yang dibantai di wilayah Solo untuk dikonsumsi. Hal ini juga berkaitan dengan peraturan perundang-undangan, yakni Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Pasal (1) yang mengatakan bahwa anjing tidak termasuk dalam makanan konsumsi karena bukan merupakan sumber hayati produk peternakan, kehutanan atau sejenisnya.

Terlepas dari itu, ada beberapa dampak buruk yang ditimbulkan jika seseorang mengonsumsi daging anjing, diantaranya :

Baca Selanjutnya: Rabies...

Halaman

(mdk/khu)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami