7 Nama Anak Rasulullah Beserta Makna yang Indah, Inspirasi untuk Buah Hati

7 Nama Anak Rasulullah Beserta Makna yang Indah, Inspirasi untuk Buah Hati
Rasulullah SAW. ©2014 Merdeka.com
TRENDING | 2 Agustus 2021 08:59 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Selain kisah dan tata cara hidup Nabi Muhammad SAW yang patut diteladani, namun anak-anaknya pun demikian. Bagi pemeluk agama Islam, Rasulullah SAW memiliki keistimewaan.

Lantas tak sedikit umat muslim yang memilih nama anak Rasulullah sebagai referensi. Diketahui nama-nama tersebut memiliki makna yang indah serta diharapkan kelak bisa meneladani kisah nama anak Rasulullah.

Nama yang baik akan menjadi doa dan harapan yang dijunjung sang anak seumur hidupnya. Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh sukses di dunia dan akhirat. Nama anak Rasulullah ini diharapkan menjadi cerminan doa dari orangtua untuk anaknya.

Sepanjang hidup, Rasulullah SAW dikaruniai tujuh orang anak. Empat di antaranya seorang putri, dan sisanya laki-laki. Masing-masing nama anak Rasulullah memiliki makna serta keistimewaan karena berisi doa langsung dari beliau.

Lantas siapa sajakah mereka? Simak kisah singkatnya yang dihimpun merdeka.com dari berbagai sumber, Senin (2/8).

2 dari 4 halaman

Nama Anak Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW merupakan uswah hasanah (suri tauladan yang baik) bagi umat Islam. Sebagai bentuk kecintaan dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW, banyak yang mempelajari sepak terjang beliau semasa hidup, tak terkecuali keluarga, keturunan dan para sahabatnya.

Sepanjang hidup, Nabi Muhammad SAW dikaruniai 7 orang anak, terdiri dari 4 perempuan dan 3 laki-laki.

Melansir dari NU Online, seluruh anak Rasulullah SAW berasal dari hasil pernikahannya dengan Sayyidah Khadijah, kecuali Ibrahim.

Adapun nama anak Rasulullah SAW di antaranya Sayyidina al-Qasim, Sayyidah Zainab, Sayyidah Ruqayyah, Sayyidah Ummu Kultsum, Sayyidah Fatimah az-Zahra, Sayyidina Abdullah, dan Sayyidina Ibrahim.

3 dari 4 halaman

Mengenal Makna & Kisah Nama Anak Rasulullah

rasulullah saw
©2014 Merdeka.com

1. Qasim bin Muhammad

Nabi Muhammad SAW menikahi Khadijah ra pada usia 25 tahun. Sementara sang istri yang kala itu berusia 40 tahun. Selama biduk pernikahan ini, Nabi SAW tidak menikahi perempuan lain.

Nama anak Rasulullah yang pertama ialah Qasim bin Muhammad. Anak tertua beliau hanya hidup selama beberapa hari saja. Qasim meninggal pada 605 Masehi sebelum berusia 2 tahun dan dimakamkan di Jannatul Mu’alla, Mekkah.

Karena Qasim anak tertua, maka Rasulullah SAW menjulukinya Abu Qasim. Adapun makna di balik nama Qasim sendiri, yakni 'pemberi imbalan'. Sebagai harapan bahwa kelak akan menjadi anak yang saleh dan panjang umur.

2. Zainab binti Muhammad

Zainab binti Muhammad merupakan putri sulung dari Rasulullah SAW bersama Khadijah. Ia lahir pada 23 tahun sebelum Nabi SAW hijrah.

Nama Zainab sendiri diambil dari bahasa Arab yang berarti indah dan wangi. Putri Nabi Muhammad ini mengalami sakit dan wafat pada usia 29 tahun. Ia dimakamkan di Jannatul Baqi, Madinah, Arab Saudi.

3. Ruqayyah binti Muhammad

Nama anak Rasulullah berikutnya adalah Ruqayyah bin Muhammad. Ia lahir pada yang lahir pada 7 tahun sebelum diutusnya kenabian, 20 tahun sebelum H atau tahun 603 Mekkah.

Berarti pada usia Nabi Muhammad SAW yang ke-33 tahun. Makna dari nama Ruqayyah sendiri ialah lembut. Ruqayyah juga memiliki gelar Dzat al Hijratain (kelembutan).

Saat dewasa, Ruqayyah menikah dengan Ustman bin Affan dan hijrah bersama Habasyah. Keduanya dikaruniai anak bernama Abdullah dan meninggal pada usia empat tahun. Putri Rasulullah ini wafat saat perang Badar berlangsung tahun 2 H dan jenazahnya dimakamkan di Jannatul Baqi.

4. Ummu Kultsum binti Muhammad

Nama anak Rasulullah, perempuan yang keempat yaitu Ummu Kultsum. Ia merupakan putri dari Nabi Muhammad dan Khadijah yang lahir 6 tahun sebelum diutusnya kenabian, 19 tahun sebelum H / 604 Mekkah. Tepatnya saat Nabi SAW berumur 34 tahun.

Ummu Kultsum sempat hijrah bersama Fatimah ke Madinah. Saat dewasa ia menikah dengan Ustman bin Affan pada tahun 4 H. Ummu Kultsum wafat pada Ramadhan ke-9 atau Maret 630 Madinah lantaran sakit dan dimakamkan di Jannatul Baqi.

4 dari 4 halaman

Nama Anak Rasulullah

5. Fathimah az-Zahra binti Muhammad

Putri Nabi Muhammad SAW selanjutnya ialah Fathimah az-Zahra binti Muhammad. Sosoknya dikenal akan kebaikan dan penuh kemuliaan hati. Lantas dijuluki sebagai seorang yang memiliki karakter menyerupai Rasulullah SAW.

Bahkan Fathimah telah menginspirasi umat muslim di seluruh dunia. Menjadikannya sebagai nama anak Rasulullah paling dikenal oleh umat muslim.

Beliau lebih dikenal dengan sebutan Fatimah AzZahra. Fatimah yang berarti 'selalu berseri'. Makna yang penuh doa dari Nabi SAW supaya kelak putrinya memiliki wajah dan hati yang berseri. Sehingga mampu membagikan kebahagiaan dan menjadi teladan bagi banyak orang di sekitar.

muhammad saw
2.bp.blogspot.com

6. Abdullah bin Muhammad

Anak laki-laki yang kedua Rasulullah SAW dan Khadijah yakni Abdullah bin Muhammad. Sama halnya dengan sang kakak atau Qasim, Abdullah juga tidak memiliki umur yang panjang.

Putra Nabi Muhammad ini wafat di usia yang masih kecil, sekira tahun 615 Masehi. Abdullah sendiri berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti 'hamba Ilah' atau 'hamba Allah'.

Abdullah juga memiliki julukan Thayyib yang berarti baik dan Thahir yang artinya bersih atau murni. Ini merupakan harapan supaya kelak jadi orang yang suci akhlaknya.

7. Ibrahim bin Muhammad

Putra bungsu Rasulullah SAW yakni Ibrahim bin Muhammad. Ia lahir dari rahim istri Nabi Muhammad yang bernama Maria al Qibtiya. Ibrahim lahir sekitar akhir bulan dari tahun 8 Hijriah.

Nama anak Rasulullah ini diambil dari salah satu leluhur bagi bangsa Arab dan Israel. Kala itu, Rasul sangat mendambakan keturunan laki-laki yang akan menghiasi keluarganya.
Setelah kedua putra yakni Qasim dan Abdullah meninggal sebelum baligh. Akhirnya, terlahirlah Ibrahim dari Maria al Qibtiya.

Anak Laki-Laki Rasul SAW Berumur Pendek

Dari bunda Khadijah, lahir anak laki-laki dan perempuan. Namun hanya yang putri saja yang sanggup hidup sehat hingga dewasa. Meski Allah SWT lebih tahu yang terbaik dan lebih dulu mengambilnya.

Disebutkan bahwa ditiadakannya keturunan dari garis anak laki-laki, karena khawatir. Umat Islam akan mengkultuskan atau mendewakan. Sementara yang terjadi, umat Islam kala itu tampak memuja keturunan dari jalur anak perempuan.

"Rupanya Allah tidak menghendaki Nabi punya anak laki-laki. Karena bisa jadi, jika Nabi punya anak laki-laki maka (anak dan keturunannya) akan dikultuskan, didewa-dewakan," ungkap KH Ashin seperti dikutip dari kajian live streaming, di Ahsin Sakho Center, Ahad (15/11).

(mdk/kur)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami