8 Jenis Penyakit Kulit yang Menular, Waspadai Gejalanya

8 Jenis Penyakit Kulit yang Menular, Waspadai Gejalanya
Ilustrasi penyakit kulit. ©2017 Merdeka.com
TRENDING | 17 April 2020 09:33 Reporter : Mutia Anggraini

Merdeka.com - Indonesia yang terletak di daerah tropis memiliki risiko cukup tinggi terhadap munculnya berbagai penyakit menular. Beberapa di antaranya adalah penyakit kulit.

Penyakit kulit ini cenderung dapat ditularkan melalui kontak langsung, udara, ataupun penggunaan bersama barang-barang pribadi dengan orang yang memiliki penyakit kulit menular.

Patut diwaspadai, simak 8 jenis penyakit kulit yang dapat menular berikut ini:

2 dari 9 halaman

Cacar air

kulit

2017 Merdeka.com

Jenis penyakit kulit yang menular pertama adalah cacar air. Mengutip dari hellosehat, cacar air ini diakibatkan oleh infeksi yang disebabkan oleh virus varicella zoster.

Pada umumnya, cacar air ini terjadi pada anak-anak yang belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup baik. Kendati demikian, jenis penyakit yang satu ini telah ada vaksin yang dapat diberikan sejak dini ataupun kepada penderita cacar air.

Penyakit cacar air ini memiliki gejala demam serta munculnya ruam gatal pada hampir seluruh permukaan kulit tubuh. Ruam gatal ini kemudian berubah menjadi bintik-bintik merah yang berisi air.

3 dari 9 halaman

Herpes Simplek

kulit2017 Merdeka.com

Jenis penyakit kulit yang satu ini disebabkan oleh infeksi virus yang disebut dengan herpes simpleks (HSV). Pada umumnya, herpes simpleks ini muncul di area mulut.

Ciri utama dari penyakit kulit herpes simpleks ini adalah munculnya ruam merah seperti luka lepuh pada kulit di area mulut atau alat kelamin

Virus herpes ini akan menetap di tubuh setelah berhasil masuk ke dalam tubuh. Maka dari itu, selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan hal yang wajib dilakukan dalam keadaan apapun guna mencegah datangnya virus herpes di tubuh Anda.

4 dari 9 halaman

Cacar Api

kulit2017 Merdeka.com

Cacar api adalah jenis penyakit kulit yang umumnya menyerang orang dewasa. Jenis penyakit ini disebabkan oleh virus yang bernama varicella-zoster. Hampir mirip dengan cacar air yang mudah menyerang anak-anak, virus ini juga memiliki kesamaan gejala dengan cacar air.

Perbedaannya, ruam gatal yang ditimbulkan yakni lebih banyak atau dapat berupa deretan bintik-bintik air di sepanjang permukaan kulit di bagian tertentu saja.

Umumnya, cacar api ini dapat ditularkan melalui sentuhan kulit secara langsung.

5 dari 9 halaman

Kudis

003 febrianti diah kusumaningrumshutterstock

Jenis penyakit menular selanjutnya adalah kudis. Sedikit berbeda dengan jenis penyakit menular lainnya, kudis ini justru disebabkan oleh tungau atau bakteri kecil yang bernama Sarcoptes scabei.

Kudis dapat muncul di sela-sela jari, pinggang, pusar, lutut, dan lain sebagainya. Penyakit kulit ini dapat ditularkan melalui sentuhan langsung ataupun dengan barang digunakan secara bersama-sama.

Gejala penyakit ini tidak dapat dirasakan begitu saja setelah terjadi kontak dengan bakteri penyebabnya, namun ruam gatal pada kulit akan mulai terasa pada empat hingga enam minggu kemudian.

6 dari 9 halaman

Kurap

di daerah intim2015 Merdeka.com/womenshealthmag

Kurap adalah jenis penyakit menular selanjutnya yang pada umumnya disebabkan oleh jamur. Jenis penyakit kulit ini dapat ditemui pada kulit tubuh, kuku, kepala, kaki, hingga organ intim.

Gejala yang ditimbulkan antara lain rasa panas dan gatal pada kulit yang terinfeksi jamur. Terlebih, kurap akan lebih terasa gatal apabila terdapat keringat yang menyebabkan tingginya kelembaban pada kulit.

7 dari 9 halaman

Impetigo

kenali 10 jenis penyakit kulit pada bayi dan cara mudah mengatasinya2020 Merdeka.com

Jenis penyakit kulit menular lainnya adalah impetigo. Umumnya, impetigo ini menyerang anak-anak di usia balita yang sering bermain di tempat-tempat yang kurang terjaga dengan baik kebersihannya.

Impetigo dapat muncul pada kulit anak-anak di area mulut dan hidung. Yang perlu diperhatikan dari jenis penyakit kulit ini adalah gatal yang ditimbulkan dapat membuat bekas dengan pecah dan berkerak apabila tersentuh oleh benda keras.

Penyakit kulit ini dapat dengan mudah ditularkan melalui kontak langsung dengan anak-anak penderita impetigo atau dari barang pribadinya.

Kendati demikian, impetigo ini merupakan penyakit kulit yang dapat diobati dengan pemberian antiobiotik sehingga gejalanya akan dapat ditekan secara maksimal.

8 dari 9 halaman

Ring Worm

di kepalazeenews.india.com

Dilansir dari Liputan6, ring worm adalah jenis penyakit kulit menular yang disebabkan oleh jamur. Jamur ini dapat tumbuh sumbur di area kulit mati, rambut, dan jaringan kuku.

Gejala dari timbulnya penyakit kulit ini adalah munculnya bercak merah, benjolan, atau kulit yang terlihat seperti sisik. Hal inilah yang kemudian akan membuat jamur dapat membentuk seperti cincin yang sangat gatal.

9 dari 9 halaman

Kusta

ilustrasi gatal2012 Shutterstock/ampyang

Jenis penyakit kulit menular yang terakhir adalah kusta. Penyebab dari penyakit kusta yakni infeksi bakteri yang bernama Mycobacterium leprae.

Kusta secara langsung dapat berpengaruh terhadap saraf ekstremitas seperti kulit, lapisan hidung, dan saluran pernapasan, jenis penyakit kulit yang satu ini pun dapat menyebabkan gangguan kesehatan secara fatal apabila tidak tertangani dengan tepat seperti borok kulit, kerusakan saraf, dan kelemahan otot.

Penularan dari kusta disinyalir dapat terjadi melalui percikan air ludah dan cairan pada hidung yang terjadi ketika batuk dan bersin.

(mdk/mta)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini