Akibat dari Pergaulan Bebas Remaja Perlu untuk Diwaspadai, Ini Cara Menghindarinya

Akibat dari Pergaulan Bebas Remaja Perlu untuk Diwaspadai, Ini Cara Menghindarinya
anak dan orang tua. ©2020 Merdeka.com
TRENDING | 26 Juli 2022 10:59 Reporter : Khulafa Pinta Winastya

Merdeka.com - Akibat dari pergaulan bebas tentu perlu diwaspadai oleh keluarga juga remaja itu sendiri. Di era modernisasi seperti saat ini, pergaulan bebas menjadi salah satu momok menyeramkan bagi setiap orangtua dengan anak usia remaja.

Bersosialisasi dengan lingkungan sekitar sebenarnya memiliki manfaat baik bagi remaja. Namun, pergaulan dalam kehidupan remaja lah juga yang akan membawanya kepada masa depan yang baik atau buruk, karena jika awalnya sudah buruk akan sulit merubah ke kondisi yang baik.

Dampak pergaulan bebas sendiri cukup menakutkan, mulai dari merusak fisik hingga mental yang bisa menghancurkan masa depannya. Untuk itu, orangtua dan juga keluarga wajib untuk mengetahui cara menghindarinya.

Lalu, apa saja akibat dari pergaulan bebas remaja itu sendiri? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari sehatq dan berbagai sumber, Selasa (26/7/2022):

2 dari 6 halaman

Apa Itu Pergaulan Bebas?

Sebelum membahas dampak dari pergaulan bebas, ada baiknya mengetahui definisi dari pergaulan bebas itu sendiri. Dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), istilah 'bebas' yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma yang ada.

Jika disederhanakan secara komprehensif, pergaulan bebas merupakan perilaku menyimpang melewati batas norma yang berlaku di masyarakat. Mulai dari norma agama hingga norma hukum. Banyak hal dapat menyebabkan terjadinya penyimpangan ini.

Salah satu yang utama adalah ketidaktahuan pelakunya akan dampak dari pergaulan bebas itu sendiri. Perilaku seks bebas juga erat kaitannya dengan terminologi ini. Seks bebas adalah perilaku seseorang yang melakukan hubungan seksual di luar nikah dengan lebih dari satu orang dalam waktu singkat.

Apa pun itu, perilaku ini tentu memiliki konsekuensi yang besar. Mulai dari terjangkitnya penyakit menular seksual hingga kehamilan dini. Selain seks bebas, pergaulan bebas yang perlu diwaspadai remaja antara lainnya seperti merokok, mengonsumsi alkohol, narkoba, dan juga tawuran.

Macam-macam pergaulan bebas di atas juga bukan terjadi tanpa alasan. Terdapat sejumlah faktor pergaulan bebas yang perlu dipahami oleh orangtua dan remaja itu sendiri. Baik orangtua maupun anak harus betul-betul memahami apa itu pergaulan bebas. Tujuannya adalah untuk menghindari perilaku-perilaku menyimpang agar bisa lebih mudah dicegah. (mdk/khu)

Baca juga:
Manfaat Musik dalam Kehidupan Sehari-hari, Bisa Tingkatkan Kecerdasan
19 Makanan Mengandung Protein Tinggi, Cocok Sebagai Pilihan Menu Saat Diet
60 Caption IG Kocak & Menggelitik, Tampil Beda untuk Hibur Pengguna Sosial Media

3 dari 6 halaman

Dampak Pergaulan Bebas

Penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba dan perilaku seks bebas sering kali menjadi dua sisi yang tak terpisahkan dalam pergaulan bebas remaja. Dampak pergaulan bebas memberikan pengaruh besar untuk diri sendiri, orang tua, dan juga lingkungan sekitar.

Untuk kasus seks bebas, pihak remaja perempuan memiliki nilai kerugian yang lebih terlihat karena dapat terjadinya kehamilan usia dini yang berpengaruh pada diri dan kehidupan sosialnya.

Selain itu, seks bebas juga harus diwaspadai karena dapat menyebabkan penyakit menular seksual yang mempengaruhi kesehatan seumur hidup. Adapun penyakit menular seksual berbahaya yang bisa mengancam seperti:

Gonore

Gonore muncul karena infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae yang bila dibiarkan akan mengakibatkan penyakit peradangan panggul (PID).

Klamidia

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Chlamydia trachomatis yang dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti infeksi saluran pembuangan, keputihan abnormal, hingga sakit perut bagian bawah.

4 dari 6 halaman

Trikomoniasis

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi parasit Trichomonas vaginalis. Gejalanya meliputi keputihan berbau dan banyak hingga nyeri saat berhubungan seksual dan buang air kecil.

Hepatitis B

Penyakit yang disebabkan virus hepatitis B (HBV) ini menyebabkan pembengkakan organ hati. Penyakit hepatitis B juga bisa berujung pada kanker maupun penyakit kronis lainnya.

Herpes

Kondisi ini disebabkan infeksi virus herpes simplex (HSV) yang mungkin tidak menimbulkan gejala sehingga penderitanya kadang tidak menyadari keberadaan virus ini.

HIV/AIDS

Salah satu dampak pergaulan bebas yang berbahaya adalah penyakit HIV/AIDS. Penyakit ini umumnya ditularkan secara luas lewat hubungan seksual.

Virus HIV menyerang sistem imun manusia sehingga lebih rentan terkena infeksi penyakit tertentu. Ketika virus HIV berkembang hingga tahap 3 (paling fatal), maka penderitanya dikatakan terkena AIDS.

HPV

HPV adalah infeksi yang biasanya ditandai dengan kutil kemaluan dan bisa meningkatkan risiko penderitanya terkena kanker serviks.

5 dari 6 halaman

Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Pergaulan anak tentu menjadi salah satu tanggung jawab orangtua untuk mengarahkannya. Penting bagi orang tua lebih memperhatikan pergaulan anaknya dengan siapa dia bergaul. Ini salah satu cara untuk menanggulangi pergaulan bebas. Berikut cara mengatasi pergaulan bebas pada remaja:

Menjaga Keseimbangan Pola Hidup

Orangtua perlu untuk mengajak anak belajar disiplin dengan mengelola waktu, emosi, energi serta pikiran dengan baik dan bermanfaat. Misalnya mengatur waktu dalam kegiatan sehari-hari serta mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.

Orangtua juga perlu menanamkan sikap jujur pada diri sendiri untuk menyadari pada dasarnya tiap-tiap individu ingin yang terbaik untuk diri masing-masing. Sehingga pergaulan bebas tersebut dapat dihindari.

Jadi dengan ini remaja tidak menganiaya emosi dan diri mereka sendiri. Diskusikan juga dengan anak mengenai nilai-nilai yang dianut keluarga, termasuk mengajarkan pendidikan seks kepada anak sedini mungkin.

Ajarkan Anak Mengenai Kehidupan Sekitar

Ajak anak untuk berdiskusi mengenai konten media, termasuk nilai yang baik dan buruk, serta apa yang boleh dan tidak boleh ditiru. Berikan contoh juga mengenai hubungan orang dewasa yang sehat. Tidak lupa untuk selalu mengajarkan anak agar menghargai tubuhnya sendiri.

6 dari 6 halaman

Anak Perlu Dibimbing oleh Orangtua dan Instansi Pendidik

Tidak dipungkiri remaja cenderung memiliki sikap serba ingin tahu, sehingga hanya melarangnya tidak akan cukup untuk mencegahnya dari pergaulan bebas. Memberi literasi terkait sebab akibat tentang berbagai hal yang menyimpang bisa membuat remaja ikut berpikir menentukan pilihan mereka. Selain itu menyalurkan energi mereka ke kegiatan positif yang mereka suka dapat mencegah mereka dari pergaulan bebas.

Ajak Anak untuk Berpikir Masa Depan

Mengajak anak untuk selalu memikirkan masa depan akan membantu membuat mereka berpikir panjang untuk melakukan hal-hal menyimpang. Untuk itu, penting menanamkan hal tersebut kepada anak. Selain itu, pencegahan juga bisa dilakukan oleh diri anak sendiri dengan cara menjauhi lingkungan yang negatif dan mendekatkan diri pada lingkungan yang positif.

Baca juga:
Deretan Bahasa Gaul yang Viral di Media Sosial, Mulai dari Slebew
7 Manfaat Tawas untuk Kecantikan dan Kesehatan, Mampu Hilangkan Bau Badan
5 Resep Ayam Bumbu Rujak Tanpa Santan Ala Rumahan, Menu Favorit Banyak Orang

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini