Begini Nasib Geng Motor Bunuh Pria di Depan Anak Istri di Dalam Bui, Jadi Ayam Sayur

Begini Nasib Geng Motor Bunuh Pria di Depan Anak Istri di Dalam Bui, Jadi Ayam Sayur
Geng Motor Bunuh Pria di Depan Anak Istri. Instagram @andreli_48 ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 26 April 2022 11:32 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia di Jalan Yos Sudarso, Simpang Kantor, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, terus bergulir. Pelaku bertambah, Polisi bahkan telah mengungkap delapan tersangka pembantaian Retno, di kawasan Sei Mati pada Rabu 20 April lalu.

Bahkan para pelaku bertindak kekerasan di hadapan istri yang hamil dan anak korban yang masih di bawah umur. Selain itu terungkap fakta baru bahwa 6 di antara para pelaku yang masih di bawah umur itu, positif narkoba dan disebut tukang nyabu.

Baru-baru ini beredar video kondisi terbaru para tersangka. Mereka hanya bisa kicep dan jadi ayam sayur di balik jeruji besi. Sontak saja video keadaan mereka di bui jadi bahan bulan-bulanan warganet yang turut empati dengan keluarga korban.

Simak ulasan selengkapnya berikut ini, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (26/4).

2 dari 6 halaman

8 Tersangka, 6 Di Antaranya Masih di Bawah Umur

geng motor bunuh pria di depan anak istri
Instagram @andreli_48 ©2022 Merdeka.com

Polisi mengamankan delapan orang kawanan geng motor yang menjadi pelaku pembacokan seorang pria di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Hingga Senin (25/4) kemarin, dikabarkan bahwa pelaku yang ditetapkan ikut serta menganiaya korban menjadi 8 tersangka. Meski pihak Kapolres Pelabuhan Belawan dan Polda Sumut belum memerinci lebih lanjut mengenai identitas para pelaku.

Dari kedelapan pelaku, enam diantaranya adalah anak di bawah umur dan kini masih menjalani penyidikan. Bahkan tak kalah mengejutkan, ditemukan hasil tes urin positif narkoba pada 6 pelaku tersebut.

"Kasus kejadian di Belawan kami sudah menangkap tujuh orang pelaku yang menganiaya dan mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Jumat (22/4). (mdk/kur)

Baca juga:
Ikhlas Beri Maaf, Dandim Lebak Letkol TNI Nur Wahyudi Peluk Buruh Pencuri HP-nya
Pengamen Ini Kaget Diminta Nyanyikan 150 Lagu 'Berapa Duitnya'
Dulu SD Nggak Tamat Karena Biaya, TKW Ini Kaya Mendadak Usai Jual Warisan Sultan Arab

3 dari 6 halaman

Kronologi Pembacokan di Depan Istri dan Anak Korban

Geng motor liar akhir-akhir meresahkan masyarakat. Korban tewas bernama Retno Suwito, warga Jalan Kail, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Dia tewas dengan luka bacok akibat dianiaya pemuda geng motor.

geng motor bunuh pria di depan anak istri
Instagram @andreli_48 ©2022 Merdeka.com

Berdasarkan kronologi dari polisi, kejadian itu berawal saat korban membawa istri dan kedua anaknya, diikuti adik iparnya jalan-jalan ke wilayah Marelan mengendarai sepeda motor dengan keadaan knalpot brong, Rabu (20/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketika melintas di Simpang Titi Papan arah ke Martubung, korban dipepet sejumlah anggota geng motor. Lalu, salah seorang di antaranya memaki korban karena knalpot brong di sepeda motor korban.

Korban tak segan membalas makian, lalu mengebut kabur ke Simpang Kantor. Selanjutnya, korban mampir di persimpangan untuk minum jamu. Geng motor tadi rupanya putar balik ke arah Simpang Kantor menuju ke Sei Mati.

Saat hendak pulang, tepat di depan sebuah gudang, Retno dipepet para pelaku. Korban bersama kedua anak dan istrinya sampai terjatuh. Keluarga korban juga mengalami luka.

Para pelaku lantas menganiaya korban menggunakan senjata tajam. Korban Retno sempat berlari tapi tetap dikejar sampai terjatuh ke parit. Kelompok geng motor segera melarikan diri dan masyarakat membawa korban ke rumah sakit terdekat.

4 dari 6 halaman

Nasib Geng Motor yang Membunuh

geng motor bunuh pria di depan anak istri

Instagram @andreli_48 ©2022 Merdeka.com

Hanya bisa terdiam dan tertunduk di dalam penjara. Terlihat beberapa pelaku mengalami luka, ada yang mendapatkan balutan perban di kepala, serta mengalami luka tembak di kaki.

Berbeda dengan sosok sok jagoan dan gahar mereka sebelumnya. Kini hanya bisa kicep di balik jeruji besi menunggu pengadilan dijatuhkan.

"Itu ketembak kakinya. Inilah pelaku-pelaku geng motor yang terjadi beberapa hari lalu, mengakibatkan korban meninggal dunia. Mukanya masih belia, masih remaja, tapi kita masukkan tindak kriminal," ujar perekam video.

Baca juga:
Melihat Pakaian Terakhir yang Dikenakan Sang Jenderal Revolusi Saat Dibunuh PKI
Memasuki Masa Pensiun TNI Ini Curhat 'Rumah Sepi Anak-Anak Sudah Pergi'
Pria Gebrak dan Adang Ambulans Ngaku Polisi, Ternyata Ini Profesi Sebenarnya

5 dari 6 halaman

Videonya Ramai Hujatan Netizen

Video berdurasi kurang dari satu menit itu lantas viral usai diunggah oleh akun Instagram @andreli_48, Senin (25/4). Tak sedikit warganet yang melontarkan kekesalan mereka. Sebagian yang lain menyematkan kalimat cemoohan agar pelaku menerima hukuman yang setimpal.

geng motor bunuh pria di depan anak istri

Instagram @andreli_48 ©2022 Merdeka.com

"Kasih taw mereka bang...korban yang tewas meninggalkan anak kecil dan istrinya yang masih hamil pula 😢," tulis akun @angga_thapuq.

"Korbanya meninggal..eh pelakunya masi duduk-duduk aja,enggak ada rencana untuk dieksekusi jugakah?," tukas akun @agungarneo.

"NYAWA BALAS NYAWA, BIAR KEJADIAN KAYA GINI GA KETERUSAN," komentar akun @hasbiasshi.

"Pengennya minimal dibikin pincang kakinya, biar ga bisa bawa motor & lari," tulis akun @risfandaard.

"Tega ya, gue yg liat kakek2 jualan bakso hujan hujan an aja mau nangis krna kesian. Aplgi itu ngebacok manusia aplgi didpan anak istri ny, coba kmu jagoan bgitu di kalimntan enggak ilang pala nya atau tangan nya," komentar akun @nugrahamaulanasaputra.

"Suruh mengabdi dipenjara pak selama 20 tahun, nyapu, ngepel bersih2," tulis akun @kamaluddin762.

"Keluar2 uda tua enggak tau dunia luar 😂🤣🤣😂🤣 masa muda yg menyedihkan di penjara," tukas akun @fauzilukman57.

6 dari 6 halaman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami