Cara Menerapkan Protokol Kesehatan di Klaster Keluarga, Demi Cegah Penularan Covid-19

Cara Menerapkan Protokol Kesehatan di Klaster Keluarga, Demi Cegah Penularan Covid-19
Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com
TRENDING | 16 Oktober 2020 16:41 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan kesadaran untuk menerapkan kebiasaan baru. Baik di keluarga, maupun di tempat umum. Hal tersebut menjadi salah satu yang diwajibkan dari pemerintah.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) merilis protokol kesehatan keluarga untuk mencegah dan mengendalikan penularan Covid-19 di klaster keluarga.

Protokol kesehatan ini disusun sesuai dengan arahan Presiden kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga. Supaya segera melakukan langkah strategis guna mencegah peningkatan kasus Covid-19.

Juru bicara Kemen PPPA, Ratna Susianawati menjelaskan protokol kesehatan keluarga. Disusun oleh Kemen PPPA bersama dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebagai panduan melakukan prinsip pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19 di keluarga.

"Protokol ini mencakup 4 hal, yakni protokol kesehatan dalam keluarga secara umum, protokol kesehatan ketika ada anggota keluarga yang terpapar, protokol kesehatan keluarga ketika beraktivitas di luar rumah, dan protokol kesehatan di lingkungan sekitar ketika ada warga yang terpapar," kata Ratna seperti dikutip merdeka.com dari akun Youtube Kemen PPPA, Sabtu (10/10/2020).

Protokol kesehatan keluarga dapat diakses di berjarak.kemenpppa.go.id dan di website Kemen PPPA Kemenpppa.go.id. Adapun isi dari protokol kesehatan keluarga, sebagai berikut:

2 dari 3 halaman

Protokol Kesehatan Keluarga Secara Umum

tangan

www.newsms.fm

Perlindungan Kesehatan Anggota Keluarga:

  • Menggunakan masker.
  • Menjaga jarak dengan orang lain.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20-30 detik atau gunakan hand sanitizer.
  • Hindari kerumunan, baik di dalam maupun di luar rumah bersama orang lain.
  • Tingkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
  • Batasi diri berinteraksi/kontak langsung dengan orang lain, kurangi transaksi dengan uang fisik. Lalu semprot disinfektan saat menerima paket.
  • Jangan ada yang merokok di dalam rumah.
  • Apabila sakit, terapkan etika batuk dan bersin (jika sakit berlanjut, hubungi dokter/tenaga kesehatan).
  • Perawat anggota keluarga yang rentan harus menerapkan protokol kesehatan.

Perlindungan Khusus Anggota Keluarga Rentan dan Berisiko

  • Pastikan mendapat pelayanan kesehatan esensial berkala.
  • Ibu hamil isolasi mandiri sejak 14 hari sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL).
  • Pastikan anggota keluarga dengan penyakit penyerta/komorbid/pengidap HIV/AIDS mendapatkan pelayanan atau kontrol rutin.
  • Pastikan anak dengan disabilitas, terlindungi sesuai protokol perlindungan anak penyandang disabilitas.
  • Pastikan anggota keluarga dengan penyakit penyerta dan kelompok rentan, hati-hati dalam beraktivitas di tempat umum.
  • Pastikan ventilasi, sanitasi dalam rumah dan lingkungan baik.
  • Sediakan disinfeksi atau rajin membersihkan benda yang sering disentuh secara berkala.

Protokol Kesehatan Keluarga Saat Anggota Keluarga Terpapar Covid-19

  • Laporkan anggota keluarga yang terpapar kepada ketua RT, RW atau Satgas Penanganan Covid-19 setempat, atau Puskesmas. Supaya lekas dilakukan tracing kepada kontak erat.
  • Anggota keluarga yang memenuhi kriteria kontak erat, harus melakukan karantina selama 14 hari dan tidak wajib melakukan pemeriksaan swab PCR.
  • Apabila terdapat anggota keluarga bergejala Covid-19, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Lakukan pemeriksaan swab PCR dan orang tersebut harus melakukan isolasi sampai dinyatakan negatif Covid-19.
  • Apabila terdapat anggota keluarga yang positif Covid-19, maka lakukan isolasi mandiri di rumah. Sampai dinyatakan aman oleh petugas kesehatan.
  • Apabila terdapat anggota keluarga yang positif Covid-19 meninggal dunia, maka pemakaman dilakukan sesuai tatalaksana protokol.
  • Fasilitas untuk isolasi anggota keluarga yang terpapar, sesuai kebijakan pemerintah daerah.
  • Perhatikan hal-hal penting saat isolasi mandiri di rumah.
  • Isolasi atau karantina mandiri bisa diakhiri, bila petugas kesehatan sudah menyatakan selesai.
  • Tingkatkan daya tahan tubuh dengan PHBS.
3 dari 3 halaman

Protokol Kesehatan Keluarga Saat Beraktivitas di Luar Rumah

  • Menerapkan protokol kesehatan 3M dan menghindari kerumunan.
  • Pastikan diri dalam kondisi sehat.
  • Bila sudah sampai rumah, jangan langsung menyentuh barang atau berinteraksi dengan anggota keluarga. Bersihkan diri, barang, dan mengganti pakaian.

Protokol Kesehatan Keluarga Saat Ada Warga yang Terpapar

  • Jangan panik, karena bisa mengurangi efektivitas sistem kekebalan tubuh.
  • Terapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).
  • Membatasi diri dalam berinteraksi secara fisik dengan warga dan masyarakat sekitar.
  • Ingatkan warga menjaga kebersihan dan disinfeksi lingkungan rumah masing-masing.
  • Jangan berikan stigma negatif dan tumbuhkan rasa empati. Baik pada yang terpapar maupun yang sudah sembuh dari COvid-19. Serta membantu pemenuhan logistik bagi warga yang menjalani isolasi mandiri, terutama lanjut usia yang tidak memiliki keluarga.
  • Laporkan kepada satgas Penanganan Covid-19 atau RT-RW setempat, jika ada warga positif Covid-19 yang melanggar protokol kesehatan di luar rumah.

Selain itu, Ratna juga menyampaikan bahwa Kemen PPPA telah menyusun dan menyebarluaskan materi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE). Terutama menegaskan kampanye 3M. Sebagai upaya, Kemen PPPA bekerjasama dengan berbagai mitra, seperti organisasi perempuan, lembaga masyarakat, forum anak, dan media massa.

Penunjang lain yang diterapkan oleh Kemen PPPA, melalui program-program yang telah diinisiasi selama pandemi Covid-19. Berupa layanan konseling, serta layanan psikologi kepada perempuan dan anak, dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

(mdk/kur)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami