Cerita Bos PO Rosalia Indah Anak Seorang Buruh Tani, Kini Sukses Bisnis Transportasi

Cerita Bos PO Rosalia Indah Anak Seorang Buruh Tani, Kini Sukses Bisnis Transportasi
Bos PO Rosalia Indah Anak Seorang Buruh Tani. kanal YouTube PerpalZ TV ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 1 Juni 2022 10:43 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - PT Rosalia Indah Transport atau Rosin merupakan perusahaan otobus yang memberikan pelayanan berupa bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Namanya sudah tak asing dan pemain senior di industri AKAP. Melayani berbagai trayek antar kota di Jawa dan Sumatera, serta jasa angkutan pariwisata.

Pertama kali didirikan tahun 1983 oleh pasangan suami-istri, Yustinus Soeroso dan Yustina Rahyuni. Kini bisnis yang digeluti selama 39 tahun itu kian menggelora.

Tapi siapa sangka, sang owner PO Rosalia Indah berasal dari keluarga tak berkecukupan. Bahkan Soeroso harus merantau demi mendulang hidup. Lantaran sang ayah yang kala itu bekerja sebagai buruh tani dan tak memiliki sawah sama sekali.

Perlahan namun pasti. Soeroso yang mengawali karier sebagai kondektur, kini sukses sebagai bos besar di dunia transportasi.

Simak kisah inspiratif bos PO Rosalia Indah berikut ini, seperti dihimpun dari kanal YouTube PerpalZ TV, Rabu (1/6).

2 dari 9 halaman

Anak Buruh yang Menderita

bos po rosalia indah anak seorang buruh tani
kanal YouTube PerpalZ TV ©2022 Merdeka.com

Yustinus Soeroso atau yang akrab disapa pak Roso, selaku pendiri dan Presiden Direktur PT Rosalia Indah Transport yang sukses menggeluti bisnis transportasinya.

Di balik kesuksesannya tersebut, Roso berasal dari latar belakang keluarga kekurangan. Tapi berkat hal itu, Roso mengaku menjadi sosok yang mandiri.

"Seorang Soeroso ini sebenarnya apa sih, cah ndeso (anak desa), anaknya buruh tani. Kalau ini buruh, bapak saya tani tapi tidak punya sawah. Itulah kondisi saya sebenarnya. Termasuk masa kecil saya termasuk anak kurang beruntung. Maksudnya karena keadaan keluarga menderita, anak ada 6. Dari situ saya termotivasi untuk mandiri," kata Roso. (mdk/kur)

Baca juga:
Dokter Terawan Rawat Langsung Tukul Arwana, ini Potretnya Disuntik Vaksin Nusantara
Jemaah Wanita RI Histeris di Masjid Nabawi, Menunjuk ke Atas Teriak 'Malu ke Allah'
Dilabrak Istri Selingkuh di Hotel Sama Pramugari, Suami Malah Bilang 'Dia Lagi Dapat'

3 dari 9 halaman

Merantau dan Jadi Kondektur

bos po rosalia indah anak seorang buruh tani

kanal YouTube PerpalZ TV ©2022 Merdeka.com

Perjalanan karier yang cukup apik dilalui oleh Soeroso di dunia transportasi. Ia yang akhirnya memutuskan merantau, bisa dapat kerja sebagai kondektur.

"Prinsip saya, kalau dewasa pergi dari rumah. Ijazah juga hanya pas-pasan, cari kerjaan akhirnya dapatlah kondektur bus. Yang malang melintang di dunia transportasi. Dari kondektur itu pelan-pelan dan semangat keras, berdoa kepada Tuhan. Akhirnya saya menjadi agen bus, Timbul Jaya dulu," ujar Roso.

Perlahan dari kondektur, Soeroso merasa senang bisa menjadi agen bus di Timbul Jaya. Ia mencari penumpang ke banyak wilayah.

"Jalan dari satu ke dua, jalan berkembang terus 11 tahun saya berkarya di Timbul Jaya. Alhamdulillah saya pinter itu berkat ini. Jasanya tidak terlupakan. Itu adalah almamater saya," imbuhnya.

4 dari 9 halaman

Berusaha Tak Aneh-Aneh Selama Bekerja

bos po rosalia indah anak seorang buruh tani
kanal YouTube PerpalZ TV ©2022 Merdeka.com

Dari pekerjaannya di dunia transportasi itu juga Roso dipertemukan dengan tambatan hatinya. Sang istri tercinta, Yustina Rahyuni Soeroso bertindak sebagai bawahannya saat bekerja.

Diakuinya selama mengabdi di Timbul Jaya, Soeroso berusaha tak macam-macam dan tulus kepada atasannya.

"Jadi saya kerja di Timbul Jaya dibantu istri saya. Saat itu dia sebagai pembantu saya di lingkungan kerja. Tapi di lingkungan keluarga, istri. Tanpa pamrih apa pun, istri saya membantu saya tulus. Saya tidak pernah minta gaji, minta-minta sesuatu yang tidak diberikan secara ikhlas dari bos saya," ungkap Soeroso.

Baca juga:
Potret 2 Gadis Putri Ibu Kombes Jarang Tersorot, Cantiknya Kebangetan Bak Artis Korea
Keren! Para Prajurit TNI Pakai Motor Berbahan Bakar Air, Penciptanya Warga Cirebon

5 dari 9 halaman

Naik Jabatan jadi Penanggung Jawab

bos po rosalia indah anak seorang buruh tani

kanal YouTube PerpalZ TV ©2022 Merdeka.com

Di balik terjalnya kehidupan, Soeroso begitu menikmati dan ikhlas dengan profesinya. Dari bawah dijalani sampai akhirnya dipercaya sebagai kepala unit. Ia bertanggung jawab besar terhadap kebijakan di Timbul Jaya kala itu.

"Saat itu kita mengelola sekitar 36 bus. Segala sesuatu kebijakannya, saya yang menentukan, hampir 90 persen saya. Bos tahunya ada setoran dan ada cicilan dibayar. Zaman itu masih gampang-gampangnya," papar Soeroso.

"Saya ditunjuk sebagai kepala unit wilayah pemasaran Solo dan Jawa Timur. Kemudian saya kembangkan. Pada saat itu belum banyak saingan, belum kayak sekarang. Timbul Jaya dulu masih menangan. Dilayani apa adanya, penumpang diam saja enggak pernah komplain," sambungnya.

6 dari 9 halaman

Tercetus Ide untuk Jasa Transport

bos po rosalia indah anak seorang buruh tani
Bus awal milik PO Rosalia Indah, kanal YouTube PerpalZ TV ©2022 Merdeka.com

Lantaran jasa yang dihadirkan oleh Timbul Jaya kala itu hanya sampai Kota Solo. Akhirnya Soeroso tercetus ide untuk membuat jasa transportasi dari kota tersebut menuju kota lain.

Sebagai pelayanan terusan yang ditawarkan dan tergabung dengan Timbul Jaya. Roso memutuskan untuk kredit satu unit mobil di tahun 1983.

"Saya dulu tidak punya target tertentu, mengalir saja, saya jalankan sesuai prosedur. Berjalannya waktu, di tahun 1983 saya punya ide bus-bus dari Sumatra finishnya di Solo. Terus dioper. Saya ambil kesempatan itu, saya cari inisiatif untuk kredit kendaraan sendiri. Supaya bisa mengangkut, meneruskan pelayanan ini," tutur Soeroso.

Baca juga:
Gadis Sukses Jualan Seblak Rp4,5 Juta/Hari, Ada yang Iri Lalu Diteror Kotoran Manusia
Nenek Jualan di Kopassus 65 Tahun Dihormati Jenderal Hatinya Mulia, Lihat Kebaikannya

7 dari 9 halaman

Buka Jasa Travel

bos po rosalia indah anak seorang buruh tani
kanal YouTube PerpalZ TV ©2022 Merdeka.com

Berselang satu tahun, Soeroso menambah armadanya. Hingga ia dan istri mampu membuka jasa travel di tahun 1984.

"Berjalannya waktu kok baik, tahun 1984 nambah lagi dua, sekaligus buka travel. Masih travel gelap itu. Belum ada jenis pelayanannya, masih plat hitam, soalnya yang resmi dulu travel antar jemput yang resmi itu hanya diizinkan AKDP (antar-kota dalam provinsi). Jadi peluang yang sekiranya baik, menguntungkan, di situ saya ambil," ungkap Soeroso.

"Tapi semua itu kuasa Tuhan. Hanya manusia itu wajib berusaha, bagaimana mencari rezeki yang benar, sepanjang itu dilakukan dengan itikad yang baik, Insyaa Allah Tuhan punya kuasa," terangnya.

8 dari 9 halaman

Tercetus Nama PO Rosalia

Soeroso merupakan sosok yang spontanitas namun terkonsep. Sehingga perjalanan bisnis dan peluang kariernya terkesan mulus. Salah satunya dalam menentukan nama perusahaan yang didirikannya.

"Saya tidak banyak berpikir panjang. Karena anak saya namanya Ana Rosalia. Akhirnya saya ambil, dikasih Indah belakangnya. Semua itu saya lakukan yang gampang, sederhana, yang ada di depan mata," kata Soeroso.

Perlahan dari travel, Soeroso memilih utang untuk membeli bus. Untuk satu bus saja, sudah bisa untuk mengangsur utang dua bus.

"Lahir busnya tahun 1991. Saya itu tanpa berpikir yang tinggi-tinggi, apa yang bisa kita lakukan, sesuai kemampuan ya saya jalani. Kayak buka bus itu, saya sudah punya 29 unit travel itu. Jadi saya ambil bus itu utang. Alhamdulillah karena zaman itu bus masih gampang dan laku banget, persaingan belum banyak, jadi pendapatan bisa maksimal. Pendapatan bus 1 untuk angsur bus 2, mampu," jelas Soeroso.

Baca juga:
Hormat Komando Kakak Beradik TNI-Polri, Ini Kunci Kekompakan dan Kesuksesannya
Potret Lawas Ibu Kombes Cantik Ikut Parade Surya Senja, Berprestasi dari Dulu

9 dari 9 halaman

Seberapa Pun Pendapatan, Tidak Boros

bos po rosalia indah anak seorang buruh tani
kanal YouTube PerpalZ TV ©2022 Merdeka.com

Sejak menjadi kondektur, diakuinya bahwa urusan keuangan menjadi tanggung jawab sang istri. Bahkan Soeroso dan istri sama-sama bukan tipe yang boros.

Seberapa pun pendapatan akan dijaga dan segera digunakan untuk melunasi utang. Bukan disimpan terlalu lama.

"Saya kan orang otodidak, jadi kalau dapat duit berapa dari hasil operasional bus saya enggak pernah simpan-simpan itu. Dapat dikit langsung setor bank, dapat banyak juga setor bank. Artinya, kalau setorannya itu rutin, cepat, lunas, buruan utang lagi," ucap Soeroso tertawa.

"Kebetulan sejak jadi kondektur, itu semua urusannya ibu. Kalau enggak punya duit, ya saya minta. Makanya duit itu utuh. Duit sekecil apa pun istilahnya utuh," tandasnya.

Baca juga:
Pesawat Batal Mendarat karena Puting Beliung, Berguncang Hebat Penumpang Menangis
Suami Tak Tahu Diuntung, Dipenjara Istri Setia Mendampingi, Usai Bebas Pilih Pelakor
Pemuda Ini Curhat Gagal Ikut Pendidikan Polisi, Begini Penjelasan Polda Metro Jaya
Kedekatan Owner PO Haryanto dengan Anggota TNI Sudah Seperti Keluarga
Sosok Perwira AU Handika Relangga, Anak Eks Panglima TNI Romantis Abis Lamar Pacar
Ini Aturan Berenang & Fasilitas di Sungai Aare Swiss, Lokasi Anak Ridwan Kamil Hilang
Cantiknya Dini Nurfitri Finalis Puteri Indonesia, Calon Menantu Mantan Panglima TNI
Tak Kalah Sama Polwan, Begini Potret Seru Satpam Cantik Jika Kumpul
Anies Baswedan Beri Kuliah Umum di Oxford: Usai Lulus Jangan Buru-Buru Pulang ke RI

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini