Cerita Driver Ojek Online Diajak Bercinta Pemesan di Indekos

TRENDING | 14 Januari 2020 14:56 Reporter : Billy Adytya

Merdeka.com - Ojek online saat ini adalah transportasi umum yang banyak diminati. Selain mudah, transportasi online ini juga praktis karena berbasis digital.

Tak hanya diminati oleh masyarakat sebagai penumpang, banyak juga yang ingin mencari rejeki dengan menjadi driver atau sopir ojek online. Menjadi seorang driver ojek online tidaklah mudah, selain harus bertanggung jawab atas keselamatan penumpang, ia juga harus bersikap profesional.

Seperti Ahmad, driver ojek online yang memiliki kisah menarik dengan salah seorang pemesan. Penasaran? Simak ulasan berikut:

1 dari 6 halaman

Mendapat Order Kirim Barang

Ahmad mendapat orderan untuk mengirim barang ke sebuah tempat. Sebelum jalan, Ahmad sebagai driver melakukan konfirmasi dengan pemesan.

"Suruh antar ke Thamrin, sebelumnya kan kayak biasa tuh saya konfirmasi. Ini penjemputan sesuai titik? Sesuai mas kata dia begitu," jelas Ahmad seperti dikutip dari unggahan video pada saluran Youtube Cerita Ojol.

2 dari 6 halaman

Sebut Pemesan Seorang Wanita

Setelah Ahmad melakukan konfirmasi, ia menyebut bahwa customer itu adalah seorang wanita. Menurutnya, nama yang tertera pada aplikasi adalah nama seorang wanita.

"Di aplikasi namanya tertera nama cewek. Oke saya jalan ke situ, kata saya kan," ujar Ahmad.

3 dari 6 halaman

Ahmad Diminta Naik ke Lantai 3

Ketika Ahmad sudah berada di lokasi pengambilan barang, ia langsung memberi kabar. Namun, kala itu pemesan meminta Ahmad naik ke lantai 3 dan bertemu dirinya di depan kamar.

"Pas udah ketemu sama mbak-mbaknya disuruh masuk ke kamar. Kata dia mas masuk saja ini barangnya. Enggak mbak saya di luar saja. Enggak apa-apa sepi kok. Katanya begitu," jelas Ahmad.

4 dari 6 halaman

Dipaksa Masuk ke Dalam Kamar

Setelah pemesan memberikan barang yang harus dikirim oleh Ahmad, tidak disangka ternyata pemesan memanggil Ahmad lagi dan sempat memaksa Ahmad untuk masuk ke dalam kamarnya.

"'Mas-mas sini bentar'. Kenapa ya mbak? 'Masuk dulu sebentar ya'. Enggak mbak saya mau kerja saja. 'Mmm bentar doang kok'. Enggak mbak maaf ya, saya bilang gitu."

5 dari 6 halaman

Customer Utarakan Keinginan Lewat Chat

Tak mau terima ajakan pemesan masuk ke dalam kamar, Ahmad memilih pergi dan mengerjakan tugasnya mengirim barang. Saat meninggalkan lokasi pengambilan, ternyata pemesan mengutarakan alasannya mengajak Ahmad ke dalam kamar via chat.

"Pas saya sudah di motor, dia nge-chat lagi di aplikasi saya. Ya ditolak, padahal sudah berahi," kata Ahmad menceritakan.

6 dari 6 halaman

Ahmad Menolak

Setelah kejadian itu Ahmad sempat meragukan sosok pemesan yang ditemuinya pada saat mengambil barang.

"Yang pas saya terima barang, saya enggak tahu itu cewek benaran atau enggak. Soalnya, muka dan badannya itu serem-serem gimana gitu. Saya ngelihatnya takut saja," ujarnya.

(mdk/bil)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.