Debt Collector Tabrak & Seret Perwira Polisi, Begini Nasib Pelaku

Debt Collector Tabrak & Seret Perwira Polisi, Begini Nasib Pelaku
Debt Collector Tabrak dan Seret Perwira Polisi. Instagram @net2netnews ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 28 Januari 2022 08:21 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Beredar video aksi heroik seorang petugas Polisi yang berusaha menggagalkan perampasan mobil oleh debt collector, di perempatan Patung Kuda depan Polres Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (27/1).

Dalam rekaman kamera pengawas CCTV, tampak Ipda Uji Mughni berusaha menahan laju mobil. Namun pelaku justru tetap memacu gas, hingga perwira Polri tersebut bergelayutan di atas kap dan terbawa sejauh sekira satu kilometer.

Tubuhnya kemudian terhempas jatuh ke jalan dan hampir tertabrak oleh kendaraan roda empat. Aksinya lantas viral di media sosial. Informasi terbaru, kedua pelaku berhasil ditangkap beberapa saat kemudian. Lantas bagaimana nasib pelaku?

Simak ulasan dan video aksinya berikut ini, seperti dihimpun dari akun Instagram @net2netnews, Jumat (28/1).

2 dari 6 halaman

Debt Collector Tabrak dan 'Seret' Polisi

Peristiwa yang cukup mencekam antara seorang polisi melawan dua debt collector terjadi di perempatan Patung Kuda, dekat Lapangan Passamaturukang, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

debt collector tabrak dan seret perwira polisi
Instagram @net2netnews ©2022 Merdeka.com

Polisi tersebut diketahui bernama Ipda Uji Mughni Kanit Tipikor Polres Jeneponto. Dalam rekaman kamera CCTV, Ipda Uji tengah berusaha menghalau debt collector yang merampas mobil seseorang.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Hambali membenarkan kejadian tersebut. Ada anggota Polri berada di atas kap mobil Honda Jazz warna merah dan terseret.

"Jadi benar anggota yang terseret di kap mobil dalam tayangan CCTV itu anggota Polres Jeneponto," kata AKP Hambali seperti dikutip dari akun @net2netnews, dari suaraturatea.com. (mdk/kur)

Baca juga:
Bukan Wanita Biasa, Para Polwan Brimob ini Dikirim ke Papua Jalankan Operasi
Jarang Tersorot, Ini Sosok Ibu Tercinta Eks Wakapolri Komjen Nanan Soekarna
Dulu Satpam Kini Jadi Polisi, Lihat Perubahan Pria ini Berseragam Security Lalu Polri

3 dari 6 halaman

Kronologis Kejadian

debt collector tabrak dan seret perwira polisiInstagram @net2netnews ©2022 Merdeka.com

Honda Jazz merah berada di persimpangan jalan dekat Lapangan Passamaturukang, Jeneponto milik seorang wanita. Kendaraan roda empat itu dirampas oleh seorang pria diduga debt collector.

Ipda Uji yang baru saja selesai menunaikan salat asar melihat kejadian perampasan tersebut. Ia lantas berdiri di depan mobil.

4 dari 6 halaman

Kondisi Pelaku Usai Dihajar Massa

<p><img src=" https: text-align: center>Instagram @net2netnews ©2022 Merdeka.com

Rupanya debt collector tersebut kabur ke kebun jagung milik warga dan hendak bersembunyi dari kejaran. Polisi dan sejumlah warga sempat dibuat repot mencari keberadaan pelaku.

Kapolri Tegaskan Tak Ragu Pecat Anak Buah yang Bikin Ulah
Ayah Tukang Becak & Ibu Dagang Kerupuk, Kakak Adik Sukses jadi TNI-Polri Bikin Bangga
Awalnya Nyoba-nyoba Daftar, Pria Ini Lulus Masuk jadi Casis Polri

5 dari 6 halaman

Kondisi Sang Perwira Polisi

debt collector tabrak dan seret perwira polisiInstagram @net2netnews ©2022 Merdeka.com

Sementara itu, kondisi Ipda Uji saat ini masih menjalani perawatan medis di di RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto.

debt collector tabrak dan seret perwira polisiInstagram @net2netnews ©2022 Merdeka.com

Akibat kejadian tersebut, ia mengalami luka di kepala usai terpental dari atas kap mobil. Menurut informasi Kasat Reskrim Polres Jeneponto, anggotanya sudah cukup membaik.

"Kondisinya sudah membaik dan bisa untuk diajak berkomunikasi," ujar AKP Hambali.

Baca juga:
Jarang Tersorot, Ini Sosok Ibu Tercinta Eks Wakapolri Komjen Nanan Soekarna
Subhanallah, Polisi Ini Bantu Lunasi Utang Pinjaman Koperasi Seorang Ibu-ibu
Kisah Haru Wanita Ibu Wafat Usai jadi Polwan, Padahal Dulu Ingin Lihat Pakai Seragam

6 dari 6 halaman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami