Dulu Dipandang Sebelah Mata, Pria Ini Kini Gagah Berseragam Polisi

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Pria Ini Kini Gagah Berseragam Polisi
Dulu Dipandang Sebelah Mata. Instagram/@police.update ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 17 September 2021 10:12 Reporter : Mutia Anggraini

Merdeka.com - Tak ada yang tahu masa depan seseorang. Baik jodoh, karier, hingga nasib. Semua tak lain merupakan misteri.

Sebagai manusia, sudah selayaknya kita selalu memperjuangkan asa. Cibiran hingga masa lalu selayaknya justru menjadi cambuk.

Seperti kisah seorang pria berikut ini. Ia pernah diragukan. Kini, nasibnya justru tak terduga.

Penasaran dengan cerita singkat pria inspiratif tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

2 dari 4 halaman

Diragukan Orang

Pemilik akun TikTok @sepucukcerita membagikan sebuah video singkat mengenai perjuangan seorang pria. Dalam video yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @police.update itu, seorang pria menceritakan kisah kelamnya.

Kala itu, ia pernah mengalami cerita pahit. Ia pernah menjadi sesosok pria yang dipandang sebelah mata.

dulu dipandang sebelah mata
Instagram/@police.update ©2021 Merdeka.com

"Masih ingat saya? Yang kau sebut masa depan tapi tidak jadi itu," tulisnya.

3 dari 4 halaman

Jadi Polisi

Diragukan seolah justru membuatnya bangkit. Ia membuktikan kesungguhan terhadap perjuangannya bagi masa depan.

Setelah menempuh perjuangan yang tak mudah, ia berhasil mencapai asa. Seragam cokelat khas kesatuan Korps Bhayangkara berhasil dimilikinya.

Ia pun berpose sembari membagikan foto hasil perjuangannya yang berbuah manis tersebut. Kini, ia tak hanya rupawan.

dulu dipandang sebelah mataInstagram/@police.update ©2021 Merdeka.com

Namun, pria itu juga makin terkesan tangguh saat berpose sambil menenteng senjata.

4 dari 4 halaman

Video Pria Berhasil Jadi Polisi

Berikut video selengkapnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by polisi update (@police.update)

(mdk/mta)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami