Gara-Gara Sembako Ketua RT Berkelahi dengan Warga, Polisi & TNI Sampai Turun Tangan

Gara-Gara Sembako Ketua RT Berkelahi dengan Warga, Polisi & TNI Sampai Turun Tangan
Adu jotos Ketua RT dan ojol. Instagram/@plg_kucarkacir©2020 Merdeka.com
TRENDING | 23 April 2020 07:57 Reporter : Mutia Anggraini

Merdeka.com - Wabah virus corona hingga kini telah menyebar ke 34 provinsi di Indonesia membuat Pemerintah harus turun tangan memberikan solusi dan kebijakan bagi seluruh masyarakat. Tak terkecuali Pemerintah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Pemkot Lubuklinggau berinisiatif untuk memberikan bantuan sembako kepada masyarakat setempat yang terdampak wabah virus corona. Namun, hal ini justru menimbulkan masalah bagi sejumlah pihak.

Berikut ulasan yang dilansir dari akun Instagram @plg_kucarkacir.

2 dari 6 halaman

Menghindari Kerumunan Massa

ketua rt berkelahi dengan warga

Instagram/@plg_kucarkacir2020 Merdeka.com

Polemik bantuan dari Pemkot Lubuklinggau ini terjadi di RT 2 Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Basun pukul 12.00 WIB pada hari Senin (21/4).

Pada awalnya, paket sembako yang diserahkan secara langsung oleh Ketua RT 2 beserta petugas ini dilakukan dari rumah ke rumah guna menghindari kerumunan massa yang dapat meningkatkan risiko penyebaran virus corona.

3 dari 6 halaman

Adu Jotos

ketua rt berkelahi dengan wargaInstagram/@plg_kucarkacir2020 Merdeka.com


Namun, beberapa saat kemudian justru terjadi peristiwa adu jotos antara Ketua RT 2 Taba Jemekeh Basun dengan seorang warga yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol).

Nampak beberapa warga setempat justru berkerumun guna melerai peristiwa tersebut.

4 dari 6 halaman

Polisi Dan TNI Turun Tangan

tni dan polri melerai adu jotos ketua rt dan wargaInstagram/@plg_kucarkacir2020 Merdeka.com


Peristiwa tersebut diduga terjadi karena pembagian bantuan berupa sembako dari Pemkot Lubuklinggau.

Tidak membutuhkan waktu lama, dengan sigap peristiwa adu jotos tersebut segera dilerai oleh Polisi dan TNI bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sedang berada di lokasi kejadian.

5 dari 6 halaman

Akibat Kesalahpahaman

adu jotos ketua rt dan ojolInstagram/@plg_kucarkacir2020 Merdeka.com


Ketua RT 2 Taba Jemekeh Basun membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, hal itu terjadi karena terdapat kesalahpahaman hingga menimbulkan peristiwa yang tidak diinginkan.

Ia menegaskan bahwa bantuan berupa sembako tersebut dibagi kepada sejumlah warga sesuai dengan data yang diberikan dari Pemkot setempat.

"Saya tegaskan, bahwa kami membagikan sesuai data yang ada. Nah, mereka yang paketnya ditarik kembali ini mendatangi dan setengah mengancam saya. Dia juga mengeluarkan kalimat tidak pantas, dan hendak meninju," tuturnya.

6 dari 6 halaman

Pembagian Harus Sesuai Data

ketua rt berkelahi dengan wargaInstagram/@plg_kucarkacir2020 Merdeka.com


Taba Jemekeh menambahkan bahwa bantuan tersebut harus dibagi sesuai dengan data yang diinstruksikan oleh Pemkot Lubuklinggau.

"Sudah saya jelaskan, yang belum dapat akan kami ambilkan KK-nya, kemudian diusulkan ke Posko. Secepatnya kami usulkan lagi supaya mereka itu jangan sampai tidak dapat atau terlewatkan," ungkapnya.

Pihaknya juga menegaskan akan mengajukan kembali data kembali ke Posko bagi warganya yang belum terdaftar untuk mendapatkan bantuan berupa sembako tersebut. (mdk/mta)

Baca juga:
Bahan Pokok Cukup Jelang Ramadan, Pemprov Sumut Intervensi Harga Gula
152 Ribu Paket Sembako Disiapkan untuk Pekerja Informal di Bekasi
Menko Airlangga Pastikan Stok Beras dan Bahan Pangan Lain Tercukupi Untuk Ramadan
Presiden Jokowi Sentil Kemendag Harga Pangan Tak Kunjung Turun
Pemerintah Diminta Waspadai Ketersediaan 5 Bahan Pangan ini Jelang Ramadan
CEK FAKTA: Disinformasi Keluarga di DKI Jakarta Diberi Bantuan Rp1,2 Juta

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini