Gelar Razia Lalu Lintas, Komandan Polisi Diskakmat Pajak Kendaraan Anggotanya Mati

Gelar Razia Lalu Lintas, Komandan Polisi Diskakmat Pajak Kendaraan Anggotanya Mati
Komandan Polisi Diskakmat Pajak Kendaraan Anggotanya Mati. YouTube BENNI EDUWARD ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 28 Juni 2022 12:16 Reporter : Mutia Anggraini

Merdeka.com - Razia ketertiban saat berkendara merupakan hal yang lazim dilakukan aparat kepolisian. Tak sedikit di antaranya yang menemui hal tak terduga.

Selayaknya seorang pria berikut ini. Razia lalu lintas yang digelar aparat justru membuat dirinya mendapatkan kejadian mencengangkan.

Ada sejumlah kendaraan petugas yang justru menunggak pajak. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube BENNI EDUWARD, Selasa (28/6/22).

2 dari 6 halaman

Polisi Gelar Razia Lalu Lintas

Kawasan Bundaran Hotel Pardede Medan menjadi saksi bisu. Di lokasi tersebut, seorang pria menjumpai sejumlah aparat.

Kala itu, nampak razia lalu lintas yang tengah berlangsung. Tak sedikit dari petugas berompi hijau, bertugas langsung di lapangan.

Di antara sejumlah pengendara yang diinterogasi, pria tersebut seketika menghadap Provos hingga Komandan Polisi. Kala itu, dia berinteraksi langsung dengan Wakasatlantas Polrestabes Medan.

Ada momen mengejutkan. Pria tersebut berhasil menjumpai kendaraan anggota polisi yang diduga menunggak pajak.

komandan polisi diskakmat pajak kendaraan anggotanya mati

YouTube BENNI EDUWARD ©2022 Merdeka.com

"Kalau anggota (polisi) ternyata bawa kendaraan yang telat membayar pajak bagaimana, pak?" tanyanya langsung.

3 dari 6 halaman

Ketahuan Nunggak Pajak

Pertanyaan tersebut seketika membuat sang komandan terkejut. Mendengar pertanyaan yang dilontarkan, sang komandan menanggapi.

"Mana?" ujarnya.

"Tadi ada dua yang telat, pak," terang pria tersebut.

komandan polisi diskakmat pajak kendaraan anggotanya mati
YouTube BENNI EDUWARD ©2022 Merdeka.com

Kendati diberi petunjuk soal kendaraan anggotanya, sang komandan tersebut justru seolah tak mau bergerak. Hal itu turut membuat pria tersebut geram untuk mengajaknya langsung menghadap ke anggota pemilik kendaraan.

"Ayo, kita cek yuk," ucapnya.

"Masa Anda juga memeriksa pula," tolak sang komandan.

4 dari 6 halaman

Komandan Terus Berkelit

Tak kunjung ditanggapi dengan baik, pria tersebut terus memberikan pernyataan. Kendati demikian, sang komandan justru tetap berkelit.

Perkara soal kendaraan anggota yang menunggak pajak disebutnya bakal diurus petugas Provost di lokasi. Kala itu, sang komandan berusaha membuktikan keberadaan sejumlah Provost.

Sekadar informasi, Provost merupakan satuan Polri yang bertugas untuk melakukan pembinaan. Sehingga, Provost seringkali disebut dengan istilah Polisi Militer atau PM.

"Itu ada provost," tegas sang komandan.

"Iya, iya, saya tahu. Saya mendukung taat pajak, tapi kalau ada anggota yang malah telat membayar bagaimana pak?" ujar pria tersebut.

Merasa dipojokkan dengan situasi, sang komandan lantas mengalihkan pembicaraan. HT di tangan seketika dioperasikan. Dia berbincang dengan anggota lain.

komandan polisi diskakmat pajak kendaraan anggotanya mati
YouTube BENNI EDUWARD ©2022 Merdeka.com

"Untuk apakah keberadaan provost di lokasi razia tersebut jika ada pelanggaran anggota tapi terkesan diam?" tulisnya.

5 dari 6 halaman

Banjir Dukungan

Aksi serta keberanian pria tersebut senantiasa mendapatkan dukungan dari publik. Tak sedikit yang memberikan semangat bagi pria tersebut untuk terus menegakkan kebenaran selayaknya dalam video tersebut.

"Lanjutkan bang," tulis akun Defi afrianto sirait sirait

"Lanjut bang.. semangat," tulis akun Ramma Orzumatzu

"Lanjutkan bang dan hati-hati," tulis akun Abidzar Alghifari AL

"Pak Kapolri kiranya liat ini," tulis akun andos morzin

6 dari 6 halaman

Video

Kendati merupakan video singkat yang diunggah pada tahun 2020 silam, namun momen tersebut masih terus mendapatkan atensi publik. Hingga kini, masih banyak tanggapan yang terus mengalir.

Berikut video selengkapnya.

(mdk/mta)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini