Ingat Umar Septono Jenderal Polri Saleh & Alim, Ini Kabarnya Usai Pensiun Jadi Petani

Ingat Umar Septono Jenderal Polri Saleh & Alim, Ini Kabarnya Usai Pensiun Jadi Petani
Kabar Terbaru Umar Septono. YouTube budi bb ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 25 Februari 2021 13:01 Reporter : Mutia Anggraini

Merdeka.com - Jabatan dan pangkat bukanlah segalanya. Kerendahan hati serta kesederhanaan menjadi kunci utama untuk mendapatkan kedamaian hidup.

Kisah Irjen Pol (Purn) Umar Septono buktinya. Umar bukan sosok sembarangan, jabatan mentereng pernah ia duduki. Kendati begitu, ia tetap rendah hati dan senang membantu sesama.

Sikapnya yang teduh mengantarkannya untuk tetap hidup sederhana. Usai pensiun, ia memilih untuk bekerja sebagai petani.

Seperti apa kisah selengkapnya? Simak kelanjutannya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Pensiun & Jadi Petani

Sosok Purnawirawan Polri yang satu ini seolah mampu menyihir publik dengan kesederhanaan dan rendah hatinya. Rampung menjabat sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum Polri pada Agustus 2020 lalu, kini Umar banting setir dan memutuskan untuk bertani di kampung halaman.

"Selamat pagi. Dunia panggung sandiwara, hidup di dunia hanya sendau gurau, kita hanya menjalani. Saya lahir dari desa dari petani menjadi polisi menjadi Jenderal menjadi Kapolda sekarang sudah pensiun. Kembali lagi menjadi petani lagi. Jadi hidup hanya menjalani saja, syukuri dan jalani," ujarnya seperti yang dilansir dari kanal YouTube budi bb.

3 dari 5 halaman

Gunakan Caping & Sandal Jepit

Umar tak segan untuk mengenakan pakaian sederhana saat hendak bertani. Berbekal sepeda berwarna hitam, ia mantap melaju dengan mengenakan celana pendek, topi caping khas petani, serta sandal jepit.

kabar terbaru umar septono
YouTube budi bb ©2021 Merdeka.com

"Semangat untuk petani, hidup petani," pungkasnya.

4 dari 5 halaman

Rendah Hati

Saat masih menjabat sebagai Kakor Sabhara Baharkam Polri, Irjen Umar sempat mendapat musibah mobilnya ditabrak oleh seorang dosen di Tol Cipali, 21 Juni lalu. Namun, Umar tidak marah. Dia malah rendah hati dan memerintahkan ajudan mencari alamat penabrak bernama Suyatim itu.

Umar melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Polisi Satwa di Kelapa Dua Depok. Usai salat Zuhur, Umar menuju kediaman Suyatim di Perumahan Pura Bojong Gede Tajur Halang. Dia didampingi sang ajudan.

irjen polisi umar septono
©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Umar datang bukan untuk marah-marah. Apalagi minta ganti rugi. Pertemuan berlangsung hangat dengan diselingi canda tawa. Puncaknya ketika Suyatim meminta maaf langsung kepada Umar.

5 dari 5 halaman

Gotong Karung Beras

Selama menjabat sebagai Kapolda Sulsel, Umar memiliki agenda khusus untuk bersilaturahmi dengan masyarakat kalangan bawah.

Agustus 2018 lalu, Irjen Umar bersama jajarannya terlihat bersilaturahmi mengunjungi rumah seorang lansia yang ada di Sulawesi Selatan. Ia bahkan nampak membawa sendiri dua karung beras seberat 50 kilogram, menuju ke kediaman lansia yang akan ia kunjungi.

potret irjen umar septono
Youtube/HUMAS POLDA SULSEL ©2021 Merdeka.com

Sesampainya di rumah yang dituju, Umar pun langsung memberikan beras yang dibawa olehnya. Ia juga nampak memberikan salam, dengan mencium tangan seorang nenek yang ada di rumah tersebut. (mdk/mta)

Baca juga:
Ini Satu-satunya Jenderal Wanita Jadi Kapolda, Dulunya Atlet Peraih Emas Sea Games
Kisah Kapolsek Wanita Termuda & Cantik Iptu Dhayita, Anak Buahnya Seumuran Ayahnya
Kapolsek Termuda Iptu Andika Punya Kekasih Bukan Sembarang Orang, Ini Potretnya
Jarang Terjadi, Jenderal Polisi Ini Gotong Berkarung Beras Lalu Diberi Warga Miskin
Jadi Kapolsek Termuda, Iptu Andika Berasal dari Keluarga Tak Sembarangan
Mengenal Iptu Andika, Kapolsek Termuda Berwajah Tampan Usianya Baru 28 Tahun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami