Ini Fakta Sesungguhnya Pemotor Ditilang di Depan Dealer, Ternyata Bukan Motor Baru

Ini Fakta Sesungguhnya Pemotor Ditilang di Depan Dealer, Ternyata Bukan Motor Baru
Fakta Sesungguhnya Pemotor Ditilang di Depan Dealer. Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 24 Juni 2022 12:38 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Publik tengah dihebohkan dengan kabar adanya anggota Polisi yang menilang sepeda motor baru usai keluar dari dealer. Hal itu lantas dibantah oleh pihak Kepolisian Resor Bandar Lampung.

Pengendara motor gede tersebut lantas memviralkan video dan menyebutkan aksi arogan Petugas Polantas.

Dalam video yang beredar, seorang pemuda protes atas penilangan itu. Bahkan wanita yang sedari awal merekam, mengaku menerima kekerasan dari anggota Polisi.

Rupanya fakta sesungguhnya berbanding terbalik. Simak informasi selengkapnya berikut ini, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Jumat (24/6).

2 dari 5 halaman

Hoax: Baru Beli Motor, Polisi Malah Menilang

fakta sesungguhnya pemotor ditilang di depan dealer
Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

Sebelumnya, media sosial dikejutkan dengan viralnya video penilangan yang terjadi di depan dealer Kawasaki Bandar Lampung. Video pertama kali diunggah oleh akun TikTok fendimobile775.

Dalam video tersebut, mempertontonkan seorang pemuda yang marah karena motornya hendak ditilang oleh Polisi. Bahkan dalam keterangan disampaikan bahwa motor masih baru dan keluar dari dealer.

"Ini posisinya (motor) sudah di dealer pak, enggak di jalan," bela si pria.

"Mau di dealer, mau di jalan ya. Tunggu di dealer Kawasaki," tukas seorang Polisi melapor melalui handy talky.

"Enggak bisa pak, enggak bisa dong pak," teriaknya lagi. (mdk/kur)

Baca juga:
Momen Jarang Tersorot, Habib Luthfi Kenakan Sorban ke Hercules Eks Preman Tanah Abang
Pasukan TNI Sikat Penyelundup Narkoba, Pelaku Sampai Lari Terbirit-birit ke Malaysia
Sering Dibully 'Tulang Lunak', Buktikan Jadi Gagah & Terpilih Putra Taruna Nusantara

3 dari 5 halaman

Motor Tak Sesuai Standar, Pengendara Berkilah Dianiaya

fakta sesungguhnya pemotor ditilang di depan dealer
Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

Sebagai video pembanding, sejumlah petugas Polisi Lalu Lintas tengah memeriksa kondisi motor yang dianggap tak sesuai standar. Motor jenis Kawasaki Ninja itu diketahui menggunakan knalpot brong.

Sementara seorang anggota Polisi lain, tetap merekam video sebagai pembanding.

"Izin komandan melaporkan, telah terjadi perdebatan singkat antara pengendara motor dengan pihak kepolisian. Dari kami melaporkan, motor brong, tidak sesuai standar. Keluar dari dealer, sudah diganti. Kami hanya mau mengonfirmasi," kata anggota Polantas yang merekam, seperti dikutip dari akun Instagram @memomedsos, Jumat (24/6).

Di lain sisi, wanita yang bersama pemuda pengendara itu sekian kali mengaku dianiaya oleh seorang Polisi. Menurutnya, anggota Polisi bersikap arogan dengan menarik tangannya sampai berdarah.

"Tapi ini tangan saya bengkak ini pak. Enggak mau dong. Tangan saya diremas ini pak, sampai berdarah ini, kelihatan kan," ungkap si wanita.

"Sementara motor kita bawa, karena pihak pengendara tidak kooperatif," ucap Polisi.

4 dari 5 halaman

Fakta Sebenarnya dari Polresta Bandar Lampung

fakta sesungguhnya pemotor ditilang di depan dealer
Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung melalui Kanit Patroli Ipda Tajudin menjelaskan bahwa kejadian sebenarnya, anggota Polantas atas nama Toni tengah melakukan patroli.

Lalu menemukan motor dengan knalpot brong dan diikuti. Saat diberhentikan di dekat dealer, pengendara justru berkilah dan membuat spekulasi lain dengan memviralkan yang tak sesuai kejadian.

fakta sesungguhnya pemotor ditilang di depan dealer
Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

"Video viral itu tidak benar. Itu hanya sepotong dari mereka. Sebenarnya anggota saya waktu itu, pak Toni sedang patroli menemukan kendaraan brong Ninja Kawasaki. Diikuti dan kendaraan tersebut masuk ke dealer Kawasaki," terang Tajudin.

"Langsung disetop oleh anggota saya. Langsung ini karena knalpot brong, dijelaskan kesalahannya dan ditilang. Tapi mereka tidak kooperatif dan mengirim video ke medsos dengan sepotong. Kami juga memiliki video pembanding," tegasnya.

Baca juga:
Momen Perwira TNI Jumpa Rekan Ayahnya di Polri, Kenang Masa Lalu Saat Gemuk
Momen Jenderal TNI Andika Ditemani Dua Kawan Lama Cek Operasi Sikat Teroris di Poso
Anggunnya Nanik Istumawati Dampingi Hadi Tjahjanto Usai Dilantik jadi Menteri ATR

5 dari 5 halaman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini