Ini Video Detik-Detik Ledakan Besar di Beirut Lebanon, Sangat Mengerikan

Ini Video Detik-Detik Ledakan Besar di Beirut Lebanon, Sangat Mengerikan
Ledakan di Beirut, Lebanon. Twitter/@BBCWorld ©2020 Merdeka.com
TRENDING | 5 Agustus 2020 07:33 Reporter : Khulafa Pinta Winastya

Merdeka.com - Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik terjadinya ledakan besar yang mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, pada Selasa (4/8) tersebar luas di media sosial. Dilansir dari laman BBC News, ledakan tersebut untuk sementara mengakibatkan sekitar 78 orang tewas dan lebih dari 4.000 lainnya mengalami luka-luka.

Menurut sumber informasi yang didapat, ledakan terjadi sebanyak dua kali yang bersumber dari kawasan pelabuhan dimana tempat tersebut merupakan area perkotaan terbesar di Libanon. Berikut detik-detik ledakan besar yang terjadi dilansir dari Twitter @BBCWorld:

2 dari 7 halaman

Video Detik-Detik Ledakan

Dalam video tersebut terlihat jelas saat asap mulai membumbung tinggi hingga kemudian terjadi ledakan yang sangat dahsyat seolah meluluh-lantakkan kota Beirut. Terlihat juga asap yang tiba-tiba berubah menjadi warna merah setelah ledakan terjadi. Diketahui, terjadi dua kali ledakan dalam kejadian ini. Video dibawah ini merupakan ledakan kedua yang dikatakan jauh lebih besar dibandingkan ledakan pertama dengan suara yang memekik telinga.

3 dari 7 halaman

Penyebab Ledakan Diduga karena Adanya Bahan Peledak

ledakan di beirut©STR/AFP


Dilansir dari laman BBC News, para pejabat tinggi di Lebanon menuding jika ledakan disebabkan karena bahan peledak yang sengaja disimpan di dalam gudang. Dalam keterangan Perdana Menteri Hassan Diab, ia mengatakan jika setidaknya ada sebanyak 2.750 ton amonium nitrat yakni bahan untuk pupuk dan peledak yang disimpan di dalam gudang selama enam tahun.

"Saya tidak akan diam sampai kita menemukan orang yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi, sehingga kita dapat meminta pertanggung jawaban dan menerapkan hukuman paling berat," kata perdana menteri dalam akun Twitter resminya dikutip dari BBC News.

Meski begitu, belum diketahui pasti penyebab dari ledakan dahsyat tersebut. Beberapa laporan menyebutkan jika ledakan mungkin saja dipicu oleh insiden di gudang pabrik kembang api. Laporan lain menyebutkan insiden terjadi di gudang yang menyimpan bahan-bahan yang sangat mudah meledak.

4 dari 7 halaman

Kondisi di Beirut

ledakan di beirut lebanonTwitter/@Sunniva_Rose ©2020 Merdeka.com


Dilaporkan ledakan tersebut mengakibatkan gedung-gedung hancur, dan hampir seluruh kota Beirut menjadi porak-poranda. Banyak jalanan tertutup puing-puing bangunan, rumah dan bagunan hancur, serta asap yang masih mengepul di kota. Terlihat pula banyak mobil-mobil yang rusak di sepanjang jalan, serta orang-orang yang terjebak di dalam bangunan.

5 dari 7 halaman

Salah Satu WNI Terluka

Dikabarkan salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) mengalami luka akibat ledakan tersebut. Korban merupakan pekerja migran. Setidaknya ada sekitar 1.447 WNI yang tinggal di Libanon.

"Ada satu WNI yang mengalami luka-luka (inisial NNE). Staf KBRI sudah berkomunikasi melalui video call dengan yang bersangkutan. Kondisinya stabil, bisa bicara dan berjalan. Yang bersangkutan sudah diobati oleh dokter rumah sakit dan sudah kembali ke apartmennya di Beirut," kata Juru bicara kementerian luar negeri Teuku Faizasyah dikutip dari BBC News.

6 dari 7 halaman

Ditetapkan Sebagai Hari Berkabung Nasional

ledakan di beirut©STR/AFP


Atas kejadian tersebut, Perdana Menteri Libanon Hassan Diab mengumumkan pada hari Rabu (5/8) sebagai hari berkabung Nasional. Gerakan Hezbollah Lebanon menyerukan kesatuan nasional menyusul ledakan yang disebut "tragedi besar nasional". Tak hanya itu, pada Pertemuan Dewan Pertahanan Nasional di Libanon, Presiden Michael Aoun juga merekomendasikan Pemerintah menetapkan Beirut dalam kondisi darurat dua minggu.

7 dari 7 halaman

Kondisi di Beirut Pasca Ledakan

Berikut videonya dilansir dari akun Twitter @Sunniva_Rose:



(mdk/khu)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami