Jangan Terlalu Lama Menggunakan Masker, Ketahui 5 Bahayanya bagi Kesehatan

Jangan Terlalu Lama Menggunakan Masker, Ketahui 5 Bahayanya bagi Kesehatan
TRENDING | 16 Juni 2020 15:26 Reporter : Billy Adytya

Merdeka.com - Masker adalah salah satu alat yang digunakan manusia untuk melindungi organ pernapasan. Masker ini memiliki fungsi utama guna melindungi diri Anda dari udara yang tidak selayaknya untuk dihirup sehingga masuk ke dalam tubuh. Seperti misal udara yang dipenuhi dengan bakteri atau virus hingga polusi.

Namun lama penggunaan masker ini juga perlu diperhatikan, sebab jika digunakan terlalu lama justru mampu menimbulkan bahaya bagi kesehatan yang jarang diketahui. Penyaringan udara akan memiliki kinerja yang sangat bagus ada masker dengan ketebalan lebih, namun hal tersebut juga dapat membatasi pernapasan yang tinggi pula. Masker bisa digunakan hanya dalam 8 jam saja, setelah itu Anda harus segera menggantinya dengan yang baru.

Guna menghindari berbagai gangguan kesehatan, maka penggunaan masker perlu diperhatikan agar tidak membahayakan nyawa penggunanya. Bahaya penggunaan masker juga akan didapatkan bagi Anda yang mengenakannya sembari berolahraga. Hal tersebut dikarenakan ketika olahraga maka jantung akan berdegup lebih kecang serta napas yang tersengal, maka pertimbangkan situasi dan waktu agar dapat berolahraga tanpa mengenakan masker. Berikut adalah 5 bahaya menggunakan masker terlalu lama yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.

1 dari 5 halaman

Menimbun Karbon Dioksida

Penggunaan masker yang terlalu lama mampu membuat penimbunan karbon dioksida dapat terjadi. Berawal dari pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida yang terganggu dan akan memungkinkan terjadinya penimbunan karbon dioksida dalam sistem pernapasan Anda.

Gas karbon dioksida memang dibutuhkan oleh tubuh, namun jika jumlahnya berlebihan akan menjadi asidosis yang menyebabkan oksigen dalam darah sulit dilepaskan ke dalam sel tubuh dan tubuh menjadi kekurangan oksigen. Hal tersebut akan membuat Anda merasa pusing, mual, sakit kepala, detak jantung meningkat hingga koma serta kematian.

2 dari 5 halaman

Iritasi Kulit

Iritasi pada kulit juga dapat terjadi jika Anda terlalu lama menggunakan masker, hal tersebut disebabkan adanya penekanan serta gesekan dari masker itu sendiri selama digunakan. Iritasi ini biasanya akan terjadi di bagian bahwa mata, hidung dan dagu. Iritasi kulit, dehidrasi kulit, dan jerawat akan terjadi di sekitar mulut karena kelembapan alami kulit menghilang.

Untuk menghindari kondisi ini, sangat disarankan bagi Anda agar selalu membersihkan wajah serta memberikan pelembab pada wajah . Hal tersebut dapat Anda lakukan sebelum mengenakan masker dan juga sebelum tidur guna memperbaiki kondisi kulit wajah.

3 dari 5 halaman

Sakit Kepala

Bahaya selanjutnya saat Anda mengenakan masker terlalu lama adalah sakit kepala, jika rasa tersebut mulai dirasakan maka Anda harus segera menyudahi penggunaan masker. Sebuah penelitian menunjukkan sepertiga para medis dengan sakit kepala bawaan justru yang mengalami sakit kepala yang lebih saat mengenakan masker N95.

ilustrasi sakit kepala

Shutterstock/9nong

Hal tersebut dikarenakan adanya oksigenasi darah yang berkurang atau jumlah gas karbon dioksida dalam darah meningkat. Perlu diketahui, penggunaan masker N95 yang dikenakan berjam-jam mampu mengurangi oksigenasi darah hingga mencapai 20 persen.

4 dari 5 halaman

Peningkatan RAW

Resistensi saluran napas atau (RAW) juga akan terjadi pada Anda apabila terlalu lama mengenakan masker. Kondisi gangguan kesehatan ini merupakan hambatan yang dihasilkan gaya gesek aliran udara, gesekan tersebut masuk ke dalam saluran pernapasan dengan dinding saluran napas.

Resistensi saluran napas ini dapat terjadi akibat otot polos bronkial, densitas, viskositas gas respirasi dan volume paru mengalami kontraksi. Jika dibiarkan maka dapat mengakibatkan timbulnya penyakit asma bronkiale, penyakit paru obstruktif kronik hingga obesity hipoventilation syndrome.

5 dari 5 halaman

Hipoksia

Hipoksia adalah salah satu bahaya yang dapat terjadi jika Anda mengenakan masker terlalu lama. Hipoksia adalah suatu kondisi yang mengakibatkan Anda mengalami kurangnya pasokan oksigen pada sel dan jaringan tubuh. Kondisi ini terjadi saat terjadi gangguan dalam sistem transportasi oksigen dari mulai bernapas sampai oksigen digunakan sel tubuh.

Hipoksia yang dibiarkan terus-menerus akan mengganggu fungsi otak, hati, dan organ lainnya dengan cepat. Berikut adalah gejala timbulnya hipoksia dilansir dari Liputan6.com:

Napas pendek dan cepat.

- Menjadi linglung atau bingung.

- Detak jantung cepat.

- Batuk.

- Warna kulit menjadi agak kebiruan atau dapat menjadi merah terang seperti buah ceri, tergantung penyebab dari hipoksianya.

- Lemas.

- Napas berbunyi (mengi).

- Kehilangan kesadaran.

- Rasa seperti dicekik.

- Berkeringat.

(mdk/bil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami