Jenderal Meninjau Unjuk Rasa di DPR, Aksi Tak Terduganya Ramai Pujian

Jenderal Meninjau Unjuk Rasa di DPR, Aksi Tak Terduganya Ramai Pujian
Jenderal Meninjau Unjuk Rasa di DPR, Aksinya Tak Terduga. Instagram @kapoldametrojaya ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 17 Mei 2022 10:54 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal TNI Untung Budiharto tengah meninjau unjuk rasa di depan Gedung DPR dalam aksi May Day para buruh, pada hari Sabtu (14/5).

Kendati demikian, sosok dua jenderal tersebut rupanya melakukan hal tak terduga. Bahkan aksinya dinilai humanis bagi seorang pemimpin di momen unjuk rasa.

Simak video dan ulasan selengkapnya berikut ini, seperti dihimpun dari akun Instagram @kapoldametrojaya, Selasa (17/5).

2 dari 7 halaman

Dua Jenderal Memecah Keramaian

jenderal meninjau unjuk rasa di dpr aksinya tak terduga

Instagram @kapoldametrojaya ©2022 Merdeka.com

Unjuk rasa para buruh dalam aksi May Day memberi kesan tersendiri. Demonstran dijadwalkan akan menyampaikan aspirasinya hingga pukul 12.00 WIB.

Kehadiran Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jayakarta Mayjen TNI Untung Budiharto lantas memecah keramaian. Keduanya mendekati seorang pedagang ketoprak yang sedang menunggu gerobaknya.

"Sudah berapa piring ini?," tanya Irjen Fadil.

"Alhamdulillah pak, ada 20 piring," jawab penjual ketoprak.

"Pertanyaannya laris atau enggak gitu," tukas Mayjen Untung.

"Laris, Alhamdulillah," jawab Fadil. (mdk/kur)

Baca juga:
TNI AD Berduka, Ini Hormat Terakhir Kasad Dudung ke Perwira Tinggi yang Berpulang
Gara-gara Chat 'Kapan Kamu Ceraikan Istri', Wanita Ini Dihabisi Istri Kekasihnya
Potret Bekas Kampung Prostitusi Terbesar dan Terkenal, Kini Rata dengan Tanah

3 dari 7 halaman

Diborong Dua Gerobak untuk Para Buruh

jenderal meninjau unjuk rasa di dpr aksinya tak terduga
Instagram @kapoldametrojaya ©2022 Merdeka.com

Irjen Fadil dan Mayjen Untung berlanjut menyambangi gerobak bakso yang tak jauh dari lokasi. Mereka lantas memborong semua dagangan yang tersisa.

Fadil menegaskan kepada kedua pedagang tersebut untuk memberi makan para buruh yang hadir. Masing-masing pedagang itu pun dibayar sekira Rp1 juta.

"Ini bakso, laris? Sudah berapa mangkok?," tanya Fadil.

"Alhamdulillah pak. Baru dapat 20 pak. Belum waktunya makan," jawab Muryanto.

"Kau bayar saja dua-duanya, habis ini dimakan sama teman-teman buruh. Suruh kasih semua, makan ya, jangan sampai enggak makan ini. Jangan lagi ditagih ya. Ketoprak juga, ketoprak satu gerobak," papar Fadil.

4 dari 7 halaman

Tak Mau Dituduh Mentraktir

jenderal meninjau unjuk rasa di dpr aksinya tak terduga

Instagram @kapoldametrojaya ©2022 Merdeka.com

Sebelum meninggalkan lokasi unjuk rasa, Irjen Fadil dikerumuni para awak media. Tak disangka, Fadil melontarkan kalimat yang dinilai kocak oleh sebagian warganet.

Lantaran tidak mau disebut mentraktir para buruh. Ia lantas menunjuk sosok Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo yang membayar.

"Kasih semua sama teman-teman buruh itu, habiskan ya. Jangan lagi ditagih ke teman-teman buruh ya. Bilangin gratis-gratis ya. Silakan ya makan," tegas Fadil.

"Jenderal mentraktir buruh?," tanya seorang wartawan.

"Bukan saya, pak Waka," tukas Fadil.

Baca juga:
Dulu Istri Masih TK, Suami Siswa Seba Polri, Rahasia Jodoh Rupanya Tetangga Sendiri
Begini Hari Pertama Jadi Taruna Akmil TNI, Berat Tak Semua Orang Sanggup
Selain Ayah, Polisi Muda Istri Wafat Usai Melahirkan Kakaknya Bukan Orang Sembarangan

5 dari 7 halaman

Tuntutan Para Buruh

Elemen buruh menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPR hingga pukul 12.00 WIB. Adapun sejumlah tuntutan yang mereka sampaikan dalam aksi May Day, sebagai berikut:

1. Tolak omnibus law UU Cipta Kerja;

2. Turunkan harga bahan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur), BBM, dan gas;

3. Sahkan RUU PPRT, tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB;

4. Tolak upah murah;

5. Hapus outsourcing;

6. Tolak kenaikan PPN;

7. Sahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran;

8. Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan;

9. Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria;

10. Stop kriminalisasi petani;

11. Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis;

12. Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS;

13. Pemberdayaan sektor informal;

14. Ratifikasi Konversi ILO No 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja;

15. Laksanakan Pemilu tepat waktu 14 Februari 2024 secara jurdil dan tanpa politik uang;

16. Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih); dan

17. Tidak boleh ada orang kelaparan di negeri yang kaya.


6 dari 7 halaman

Ramai Komentar Salut

jenderal meninjau unjuk rasa di dpr aksinya tak terduga

Instagram @kapoldametrojaya ©2022 Merdeka.com

Tak ayal video berdurasi 57 detik tersebut lantas viral. Banyak warganet yang melontarkan kekaguman atas sikap humanis sang jenderal. Sebagian yang lain mengaku terhibur dengan sikap kedua jenderal dari TNI-Polri tersebut.

jenderal meninjau unjuk rasa di dpr aksinya tak terduga
Instagram @kapoldametrojaya ©2022 Merdeka.com

"Bapak Kapolda metro jaya the best ❤️👏," komentar akun @kinwyda_27.

"Humanis jendral, yang kayak gini menjadikan enggak ada jarak antara aparat dan masyarakat👏," tulis akun @gleckhagouyasmi_1237.

"Cakap pintar menyesuaikan situasi dan keadaan seperti ini nih... Bravo buat Bapak Metro 1 nya 👏👏👏👏🔥❤️❤️❤️," tulis akun @ifath74_.

"Alhamdulillah kereeen Pak KAPOLDA METRO 🔥🔥🔥😍😍😍," tukas akun @tejaphotos_1.

"Salfok gua ama dua jenderal ini... 🔥❤️," komentar akun @rhynto13.

"Sehat selalu pak Kapolda yang mempunyai hati tulus untuk memberi kepada masyarakat kecil walaupun sekedar makan baso n ketoprak sj tetapi itu perbuatan sangat mulia di hadapan Tuhan Yme..maju terus jendral jangan biarkan api yg membara di dadamu itu redup ataupun hilang, semoga selalu diberikan kelimpahan dalam hal apapun dan dijauhakan dari segala marabahaya yg menimpa..🙏👏🔥🔥," tulis akun @k.foloo.

7 dari 7 halaman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini