Melalui Kaca, Ayah Ini Menangis Melihat Sang Anak Terisolasi Virus Wuhan

Melalui Kaca, Ayah Ini Menangis Melihat Sang Anak Terisolasi Virus Wuhan
TRENDING | 3 Februari 2020 09:07 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini

Merdeka.com - Hingga kini wabah virus corona masih terus mengancam nyawa masyarakat Wuhan. Bahkan, virus corona baru ini sudah menginfeksi ke sejumlah negara di luar China. Namun, bagi masyarakat yang terisolasi di Kota Wuhan, kehidupan mereka terasa seperti di penjara.

Sejak 23 Januari lalu, pemerintah China telah menutup segala akses dari dan menuju Kota Wuhan. Hal ini bertujuan agar virus corona baru (2019-nCoV) tidak menjadi pendemik global. Sudah banyak masyarakat Kota Wuhan yang menjadi korban keganasan virus ini.

Salah satunya yaitu bayi berusia 9 bulan yang terkena virus corona baru. Melalui kaca jendela, ayah ini pun menangis melihat sang anak terisolasi di dalam ruang khusus.

Baca Selanjutnya: Si Kecil Menjadi Salah Satu...

Halaman

(mdk/tan)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami