Memilukan, Lihat Potret Masjid Pengungsi di Somalia, Terbuat dari Ranting Kering

Memilukan, Lihat Potret Masjid Pengungsi di Somalia, Terbuat dari Ranting Kering
Memilukan, Lihat Potret Masjid Pengungsi di Somalia, Terbuat dari Ranting Kering. Kitabisa.com/©2021 Merdeka.com
TRENDING | 9 November 2021 11:50 Reporter : Billy Adytya

Merdeka.com - Masjid merupakan tempat ibadah umat Islam. Banyak masjid dibangun dengan mewah dan megah dengan berbagai fasilitas untuk kenyamanan beribadah. Meski tak sedikit masjid yang sederhana namun biasanya tetap bersih dan rapi.

Namun berbeda dengan masjid yang berada di Somalia, Afrika Timur. Mereka tak mendapatkan sebuah tempat ibadah yang layak.

Bahkan langit-langitnya pun hanya terbuat dari ranting pohon bekas yang kering.Kondisi ini sangat memilukan, di mana seharusnya rumah ibadah dibangun senyaman dan serapi mungkin.

Berikut adalah potret beserta ulasan selengkapnya.

2 dari 4 halaman

Atap Masjid Terbuat dari Tumpukan Ranting Kering

Sebuah potret memilukan baru-baru ini beredar di media sosial. Kali ini menunjukkan sebuah masjid yang biasa digunakan oleh para pengungsi di Kota Salahley, Somalia, Afrika Timur dalam kondisi yang kurang layak.

Seperti dilansir dari Kitabisa, masjid tersebut hanya terbuat dari ranting kering bekas pepohonan. Ranting-ranting itu dikumpulkan kemudian ditumpuk menyerupai sebuah atap.

memilukan lihat potret masjid pengungsi di somalia terbuat dari ranting kering
Kitabisa.com/©2021 Merdeka.com

"Hanya memiliki masjid dengan atap terbuat dari pepohonan yang tembus matahari," tulis keterangan dalam lamannya.

3 dari 4 halaman

Beralaskan Tanah

Jika di Indonesia sudah banyak sekali dijumpai masjid dalam kondisi layak serta lantai berkeramik, berbeda dengan masjid yang ada di Somalia ini. Terekam dalam sebuah potret bahwa lantainya langsung beralaskan tanah.

Perlu diketahui bahwa Kota Salahley, terletak di 80 KM Barat Daya Ibu Kota Hargeisa. Salahley merupakan pemukiman pengembala dengan populasi lebih dari 2000 KK.

memilukan lihat potret masjid pengungsi di somalia terbuat dari ranting kering
Kitabisa.com/©2021 Merdeka.com

"Sebagian besar dari mereka adalah pengungsi dari daerah yang terdampak kekeringan berkepanjangan," seperti dikutip dari laman KitaBisa.

4 dari 4 halaman

Rencana akan Digunakan untuk Pusat Pendidikan Agama dan Muat untuk 500 Orang

Mereka sangat ingin memiliki masjid dalam kondisi yang layak dan juga nyaman. Rencananya, masjid ini bisa menampung sekitar 400 hingga 500 orang.

Tak hanya digunakan sebagai tempat beribadah saja, masjid ini akan digunakan sebagai pusat pendidikan agama. Khususnya untuk anak-anak yang berada dan tinggal di lokasi.

Dijelaskan dalam laman Kitabisa, bahwa sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai peternak. Akan tetapi jika musim kering mulai melanda, mereka kerap kehilangan hewan karena kekurangan air.

"Jika musim kering melanda mereka bisa kehilangan hewan mereka akibat kurangnya air. Alhamdulillah di lokasi saat ini sudah tersedia air yang bisa di akses untuk mereka," keterangan yang dikutip dari laman Kitabisa.

(mdk/bil)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami