Mengenal Sosok Bripda Tazkia Nabila, Polwan Polda Kalteng Dibogem Anggota TNI

Mengenal Sosok Bripda Tazkia Nabila, Polwan Polda Kalteng Dibogem Anggota TNI
Bripda Tazkia Nabila, Polwan Polda Kalteng Dibogem Anggota TNI. Instagram cetul222 ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 7 Desember 2021 10:31 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini

Merdeka.com - Seorang polisi wanita (Polwan) Polda Kalimantan Tengah dipukul oleh anggota TNI. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (4/12) malam.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Kismanto Eko Saputro telah mengonfirmasi dan membenarkan adanya kejadian pemukulan tersebut. Lebih lanjut, Kombes Kismanto juga mengatakan sudah ada mediasi antara kedua belah pihak.

Simak ulasan informasinya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Kronologi Kejadian

Kronologi kejadian pemukulan bermula saat personel raimas Polda Kalteng tengah melaksanakan patroli malam. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Saat dalam perjalanan pulang, personel raimas menjumpai kerumunan. Saat itu mereka masih berpakaian dinas lengkap beserta Body Vest.

Polisi melihat adanya perkelahian. Termasuk Bripda Tazkia Nabila coba mendinginkan situasi. Namun nahas dia malah kena bogem.

3 dari 5 halaman

Dapat Pukulan dari Anggota TNI

bripda tazkia nabila polwan polda kalteng dibogem anggota tni
Instagram cetul222 ©2021 Merdeka.com

Polwan Bripda Tazkia Nabila Supriadi juga mendapatkan pukulan. Polwan yang tugas di Samapta Polda Kalimantan Tengah ini dapat pukulan di kepala bagian belakang.

Usai kejadian pihak TNI sudah melakukan mediasi dengan polisi.

4 dari 5 halaman

Konfirmasi Kabid Humas Polda Kalteng

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Kismanto Eko Saputro telah membenarkan adanya kejadian pemukulan tersebut.

"Iya, betul (pemukulan)," ujar Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Kismanto Eko Saputro kepada merdeka.com.

"Nanti kita lihat dari hasil pemeriksaannya," kata Kombes Kismanto soal pemukulan di kepala bagian belakang.

5 dari 5 halaman

Sudah Mediasi Kedua Pihak

Kombes Kismanto Eko Saputro juga membenarkan anggotanya dipukul oleh prajurit dari Batalyon Rider 631 Antang.

Lebih lanjut, Kombes Kismanto juga mengatakan sudah ada mediasi antara kedua belah pihak.

"Iya, betul sudah mediasi," lanjutnya.


(mdk/tan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami