Menteri Jujur Marah Besar Mau Disuap Mobil Mewah dan Uang Sekoper

Menteri Jujur Marah Besar Mau Disuap Mobil Mewah dan Uang Sekoper
Menteri Jujur Marah Besar Mau Disuap Mobil Mewah dan Uang Sekoper. ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 20 Juli 2021 09:47 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Kisah hebat menteri Indonesia yang patut diteladani datang dari Sri Sultan Hamengkubuwana IX atau Gusti Raden Mas Dorodjatun. Kala dirinya masih menjabat sebagai Menteri Utama Bidang Ekonomi Keuangan.

Tepatnya di era Kabinet Ampera. Sri Sultan mengaku pernah ditawari suap berupa mobil Mercedes Benz dan uang sekoper. Hanya demi bisa mengimpor vetsin atau penyedap rasa.

Sontak hal itu membuat dirinya marah. Apalagi melihat kondisi tanah air yang saat itu sedang kesulitan makanan pokok. Seperti diketahui, aktivitas impor mampu mengurangi cadangan devisa negara. Di lain sisi bisa membuat neraca perdagangan negara mengalami defisit.

Sikap tegas Sri Sultan Hamengkubuwana IX itulah yang hingga kini dikenang dan dihormati rakyat. Simak kisah lengkapnya berikut ini.

2 dari 4 halaman

Menteri Jujur yang Patut Diteladani

Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden, Sri Sultan Hamengkubuwana IX mengemban amanat menjadi Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri Indonesia. Dilansir dari laman Facebook resmi Perpustakaan Nasional, yang mengunggah ulang berita tahun 1966 kisah Sri Sultan.

"Salah satu tokoh yang patut dikenang dan diteladani adalah Sultan Hamengkubuwana IX. Beliau seorang pemimpin yang terkenal jujur, disayangi dan dihormati oleh rakyatnya," tulis dalam caption.

sultan hamengkubuwono ix

Saat masih mengemban tugas tersebut, Sri Sultan pernah digoda dengan mobil mewah dan uang sekoper. Demi melancarkan proses impor vetsin ke tanah air.

"Suatu saat ketika beliau menjadi Menteri Utama Bidang Ekonomi Keuangan dalam Kabinet Ampera, pernah ada pihak yang berusaha menyuap beliau dengan sebuah mobil Mercedes Benz terbaru dan sekoper penuh uang asal beliau memberi ijin impor sebanyak 7 ton vetsin," sambungnya.

3 dari 4 halaman

Marah Saat Disodorkan Uang ke Wajah

sultan hamengkubuwono ix

Begitu geram Sri Sultan mengaku disodorkan ke arah muka. Ia menolak mentah-mentah mobil mewah tersebut, hanya demi melancarkan aksi para oknum.

"Keterlaluan! Sungguh keterlaluan. Sampai begitu berani mereka mencoba menyuap saya. Coba, sebuah mobil Mercedes Benz dan sekoper penuh uang. Berani disodorkan ke muka saya guna mendapatkan fasilitas yang mereka inginkan. Akibatnya dapat menghalangi Dwi Dharma dan Tjatur Karya Kabinet Ampera," kata Sri Sultan dikutip dari surat kabar yang bersumber dari Angkatan Bersenjata, 6-11-1966. Koleksi Surat Kabar Lama Perpustakaan Nasional RI (Skjil-team).

Kala itu Kabinet Ampera memiliki tugas pokok Dwi Dharma, yakni menciptakan stabilitas politik dan stabilitas ekonomi. Di dalamnya ada program kerja yang disebut Catur Karya.

4 dari 4 halaman

Alasan Kuat Menolak Disuap

sultan hamengkubuwono ix

Tawaran menggiurkan itu tak lantas membuat Sri Sultan luluh. Bahkan ia tegas menolak dengan alasan kondisi negara.

Ia mempertimbangkan makanan pokok saja masih susah. Jika lebih mementingkan vetsin atau penyedap rasa, kemungkinan kas keuangan negara bisa ikut kena imbasnya.

"Tawaran tersebut membuat wajahnya merah padam dan penuh amarah karena sangat melukai perasaannya. 'Coba pikir untuk apa impor 7 ton vetsin? Rakyat lagi kekurangan bahan kebutuhan pokok terutama beras. Vetsin hanya berfungsi untuk membuat enak masakan, apa yang dienakkan jika makanan pokok nya saja sulit diperoleh'," pungkasnya.

(mdk/kur)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami