Pemilik Kafe 'Ngadu' ke Kapolri, Sering Diganggu Preman Tapi Lapor Polisi Dicueki

Pemilik Kafe 'Ngadu' ke Kapolri, Sering Diganggu Preman Tapi Lapor Polisi Dicueki
Pemilik Kafe Ngadu ke Kapolri. Facebook Zhang Ya Li Li ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 26 Oktober 2021 09:11 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Belum lama ini beredar video pengeroyokan terhadap seorang pria di depan kafe. Terduga pelaku, kelompok preman yang kerap nongkrong di kafe sekitar Kopitiam YS ruko mitra junction, kota Batam, Kepulauan Riau.

Pemilik kafe akhirnya mengadu kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia berharap Kapolri bertindak tegas terhadap para pelaku. Sebab dia sering diganggu, dirugikan dan juga dianiaya sejak lama oleh para preman tersebut.

Pemilik kafe telah melapor ke sejumlah kantor polisi, di antaranya Polsek Batam Center, Polresta Barelang, dan Polda Kepri. Namun hanya dibekali surat 'Permintaan Keterangan'. Tak ada tindak lanjut terhadap kasus.

Video pengeroyokan yang tertangkap kamera pengawas itu lantas viral dan mencuri perhatian publik. Pria berseragam kafe itu tampak terkapar meminta tolong.

Simak ulasan dan videonya berikut ini.

2 dari 4 halaman

Mengadu ke Kapolri

pemilik kafe ngadu ke kapolri
Facebook Zhang Ya Li Li ©2021 Merdeka.com

Melansir dari akun Facebook Zhang Ya Li Li, akun tersebut mengunggah sejumlah foto dan video dari kamera pengawas. Foto dan video bukti pengeroyokan dan tindakan tak terpuji lain yang dilakukan oleh sekelompok preman.

Perilaku preman tersebut diakui telah merugikan bisnis kafe sejak lama. Bahkan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, namun tak digubris.

Akhirnya, mengadulah kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Untuk ikut bertindak tegas dan tidak terulang kembali.

"Saya memohon kepada bapak (Kapolri) dan jajaran bapak untuk memberi perlindungan kepada kami bahwa ada sekelompok preman yang sering mengganggu di tempat usaha kami di Kopitiam YS ruko mitra junction, kota Batam, Kepulauan Riau," tulisnya dalam surat terbuka.

"Jadi kami mohon kepada bapak kapolri kemana lagi kami minta perlindungan hukum. Kami merasa terganggu dan teraniaya dengan kehadiran sekelompok preman dan merugikan kami," imbuhnya.

3 dari 4 halaman

Lapor Polisi Justru Dicueki

pemilik kafe ngadu ke kapolri
Facebook Zhang Ya Li Li ©2021 Merdeka.com

Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, mengenai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Sayangnya hal ini tak diperoleh pemilik kafe.

Pemilik kafe telah melapor sejak lama. Lantas meminta perlindungan hukum ke Polsek Batam Center, Polresta Barelang, dan Polda Kepri. Tapi para preman justru makin mengganggu.

"Sehubungan hal tersebut kami sudah melaporkan baik di Polsek Batam Center, Polresta Barelang, dan Polda Kepri. Namun hingga saat ini tidak ada tanggapan bahkan sekelompok preman tersebut makin sering mengganggu di tempat usaha kami seolah-olah mereka tak takut dengan hukum," terangnya.

pemilik kafe ngadu ke kapolri
Facebook Zhang Ya Li Li ©2021 Merdeka.com

Tak berhenti di situ, mirisnya lagi saat melapor justru disebutkan tak ada pidana yang mampu mengikat para preman.

"Setiap melapor ke kantor Polisi, selalu dijawab tidak ada pidananya. Kami masyarakat tak tau dengan pasal-pasal KUHP yang bisa dikenakan bagi kelompok preman yang mendatangi tempat usaha kami," sambungnya.

4 dari 4 halaman

Preman Bikin Pelanggan Takut

pemilik kafe ngadu ke kapolri
Facebook Zhang Ya Li Li ©2021 Merdeka.com

Dalam kamera pengawas di dalam kafe, terlihat segerombolan pria duduk bercengkerama. Para preman dengan santainya mengobrol, makan dan duduk berjam-jam.

Selain itu tampak dalam video berbeda, mereka tak segan membuang sampah di lantai kafe. Membuat kondisi meja dan kursi berantakan.

"Kami sudah dirugikan oleh mereka (preman), karena tak ada yang berani datang ke kafe kami. Karena mereka datang beramai-ramai dan duduk di dalam kafe hingga berjam-jam lamanya hingga tutup," tulisnya.

Video Preman Keroyok Depan Kafe

Berikut videonya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by MajelisKopi08 (@majeliskopi08)

(mdk/kur)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami